Alternatif Marco Palestra: Inter Milan Bidik Wesley dan Guga

Table of Contents
Wesley and Guga added to Inter’s list of Palestra alternatives, Chalobah offered
Alternatif Marco Palestra: Inter Milan Bidik Wesley dan Guga

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Klub raksasa Serie A Italia, Inter Milan, kini tengah gencar melakukan perburuan intensif untuk mendatangkan bek sayap kanan baru setelah dipastikan gagal mendapatkan tanda tangan bintang muda berbakat asal Italia, Marco Palestra. Langkah cepat ini terpaksa diambil oleh manajemen Nerazzurri guna menambal lubang krusial di lini pertahanan mereka sebelum kompetisi domestik dan Eropa musim depan resmi bergulir.

Kegagalan memboyong Palestra dipicu oleh keputusan mendadak sang pemain yang lebih memilih untuk berlabuh ke klub Premier League Inggris, Chelsea, pada bursa transfer musim panas kali ini. Pemain muda berusia 21 tahun yang hak kepemilikannya dipegang oleh Atalanta tersebut ditebus oleh kubu The Blues dengan nilai transfer fantastis yang diperkirakan melebihi angka 50 juta Euro.

Nilai transfer pemain bertahan masa depan Gli Azzurri tersebut dilaporkan berpotensi melonjak hingga mencapai angka 60 juta Euro apabila seluruh klausul bonus penampilan terpenuhi secara akumulatif. Di Stamford Bridge, talenta muda ini dikabarkan bakal menerima kontrak berdurasi lima hingga enam tahun dengan total gaji mencapai 30 juta Euro sepanjang masa baktinya.

Dampak Kegagalan Transfer Marco Palestra dan Hengkangnya Denzel Dumfries

Kehilangan target utama seperti Palestra tentu menjadi pukulan yang sangat telak bagi pemilik Inter Milan yang sebelumnya telah mengalokasikan dana segar sebesar 50 juta Euro. Situasi sulit di lini belakang ini kian diperparah setelah bek sayap kanan utama mereka, Denzel Dumfries, resmi hengkang ke raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid.

Manajemen Los Blancos sukses mengamankan tanda tangan pemain internasional Belanda tersebut setelah mengaktifkan klausul rilisnya yang bernilai 20 juta Euro pada awal bulan ini. Kepergian Dumfries memaksa manajemen La Beneamata untuk segera memutar otak dan membelanjakan dana transfer yang terkumpul secara efektif demi menjaga kestabilan skuad.

Kabar baiknya adalah manajemen Inter Milan kini memiliki modal yang cukup besar sebesar 70 juta Euro untuk dibelanjakan sebelum mereka memutuskan menjual pemain lainnya. Angka tersebut diperoleh dari penggabungan dana anggaran transfer Palestra sebesar 50 juta Euro serta hasil penjualan klausul rilis Dumfries sebesar 20 juta Euro.

Evaluasi Pilihan Bek Sayap Kanan Mewah oleh Nerazzurri

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh harian olahraga terkemuka Corriere dello Sport, Inter Milan sempat dikabarkan tertarik untuk merekrut gelandang muda berbakat Real Madrid, Nico Paz. Pemain didikan akademi Los Blancos tersebut dihargai sekitar 60 juta Euro, sebuah opsi alternatif mewah setelah Palestra batal mendarat di San Siro.

Walaupun opsi merekrut gelandang baru cukup menggiurkan, prioritas utama pelatih dan manajemen Inter tetap tertuju pada pengisian posisi bek kanan yang kini lowong. Beberapa media olahraga di Italia melaporkan bahwa manajemen klub saat ini sedang mengevaluasi sejumlah opsi bek sayap kelas atas yang tersedia di pasar transfer.

Dampak Kegagalan Transfer Marco Palestra dan Hengkangnya Denzel Dumfries

Nama-nama populer seperti Andrea Cambiaso dari Juventus serta bintang Nottingham Forest, Dan Ndoye, kini masuk dalam radar pemantauan dengan nilai pasar masing-masing di kisaran 40 juta Euro. Demi memuluskan langkah transfer tersebut, Inter Milan dilaporkan siap memasukkan nama gelandang dinamis Davide Frattesi sebagai bagian dari kesepakatan tukar tambah pemain.

Masuknya Nama Wesley dan Guga dalam Radar Bidikan

Selain kedua nama tersebut, bek kanan milik Fiorentina berkebangsaan Brasil, Dodo, juga terus dikaitkan sebagai alternatif potensial yang masuk dalam daftar belanja jangka pendek klub. Namun, laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport pada hari Kamis mengungkapkan bahwa bek AS Roma, Wesley, kini menjadi opsi paling realistis.

Pemain serbabisa asal Brasil tersebut baru saja menunjukkan performa gemilang saat mencetak gol kedua bagi Serigala Ibu Kota dalam laga Serie A melawan Fiorentina di Stadio Olimpico pada 4 Mei 2026. Meskipun Roma diwajibkan menjual beberapa pemain sebelum akhir bulan demi mematuhi regulasi Financial Fair Play, negosiasi transfer ini diprediksi berjalan alot.

Pelatih Gian Piero Gasperini dikabarkan tetap bersikeras menganggap bek sayap serbabisa asal Brasil tersebut sebagai aset yang tidak boleh dijual menjelang partisipasi mereka di Liga Champions. Di tengah kebuntuan tersebut, media Italia juga mengklaim bahwa bek kanan berpengalaman Fluminense berusia 27 tahun bernama Guga telah ditawarkan kepada pihak Nerazzurri.

Pemain yang sempat menarik perhatian saat membela Fluminense melawan Chelsea di semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA pada 8 Juli 2025 di MetLife Stadium ini memiliki keunggulan paspor Portugal. Kepemilikan paspor ganda Uni Eropa tersebut membuat proses transfer Guga menjadi lebih mudah karena tidak akan memakan kuota pemain non-Uni Eropa Inter.

Opsi Penguatan Lini Pertahanan Tengah dan Alternatif Lain

Sementara itu untuk memperkuat sektor pertahanan tengah, Inter Milan masih menempatkan palang pintu Udinese, Oumar Solet, sebagai target utama mereka di sisa bursa transfer. Kendati demikian, laporan terbaru menyebutkan bahwa bek serbabisa Chelsea, Trevoh Chalobah, juga telah ditawarkan kepada Inter meski sang pemain kini sedang didekati secara intensif oleh Como.

Masuknya nama-nama baru seperti Wesley, Guga, dan Chalobah menunjukkan bahwa manajemen Inter Milan tidak ingin gegabah dalam menentukan pilihan di pasar transfer musim panas. Evaluasi mendalam terus dilakukan oleh jajaran direksi olahraga klub demi memastikan bahwa rekrutan baru nanti benar-benar sesuai dengan skema taktis yang diterapkan pelatih.

Dengan tenggat waktu bursa transfer yang semakin mendekat, para pendukung setia Nerazzurri tentunya berharap manajemen dapat segera meresmikan kedatangan para pemain baru ke San Siro. Keberhasilan dalam perburuan pemain bertahan ini diyakini akan menjadi kunci krusial bagi Inter Milan dalam mempertahankan gelar domestik dan bersaing di kancah Eropa.

Baca Juga

Loading...