Rotasi Jabatan Eselon II Majalengka: Eman Suherman Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com – Bupati Majalengka, Eman Suherman, secara resmi telah melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka pada Rabu, 13 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan strategis yang ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya karena telah memasuki masa pensiun, memastikan kelancaran roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Acara sakral pengambilan sumpah jabatan ini dilangsungkan di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka. Hadir dalam acara tersebut jajaran penting seperti Wakil Bupati Majalengka, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta sejumlah tamu undangan penting lainnya yang turut menyaksikan prosesi penting ini.
Pergantian Kepemimpinan di Tiga OPD Strategis
Pergantian kepemimpinan ini menyentuh tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran vital dalam pelayanan publik. Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapedalitbang), kini dipercaya untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Posisi ini sebelumnya diisi oleh Lalan Suherlan yang telah resmi memasuki masa purna tugas.
Sementara itu, tampuk kepemimpinan di Bapedalitbang kini beralih ke Arif Daryana. Arif sebelumnya telah menorehkan jejaknya sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM). Perpindahan ini diharapkan membawa angin segar dan inovasi baru dalam perencanaan dan pengembangan daerah.
Jabatan penting lainnya yang mengalami perubahan adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Posisi ini kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya mengabdikan diri sebagai Asisten Daerah III di Sekretariat Daerah (Setda) Majalengka. Disdukcapil merupakan garda terdepan pelayanan administratif kependudukan bagi masyarakat.
Rotasi Jabatan: Dinamika Organisasi dan Peningkatan Pelayanan
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka, Eman Suherman, menekankan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian integral dari dinamika sebuah organisasi pemerintahan. Hal ini penting dilakukan demi terus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kesegaran birokrasi agar tetap responsif terhadap tantangan zaman.
Menurut Bupati, jabatan yang diberikan bukanlah sekadar sebuah penghargaan atas kinerja semata. Lebih dari itu, amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, loyalitas yang tinggi, serta integritas tanpa cela. Kinerja dan moralitas menjadi kunci utama.
“Pelantikan hari ini merupakan sebuah kebutuhan organisasi yang mendesak, terutama dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik yang optimal bagi seluruh warga Majalengka,” ujar Bupati Eman Suherman dengan tegas. Ia berharap para pejabat yang baru saja dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan mulai bekerja dengan cepat.
Manajemen Talenta Jadi Landasan Mutasi Perdana
Menariknya, Bupati mengungkapkan bahwa mutasi jabatan kali ini merupakan hasil perdana dari penerapan mekanisme Manajemen Talenta. Sistem ini sendiri telah diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka pada bulan Desember 2025 lalu, menandai langkah maju dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur.
Manajemen Talenta bertujuan untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan individu-individu yang memiliki potensi terbaik pada posisi yang paling sesuai. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem birokrasi yang lebih profesional dan berkinerja tinggi.
Bupati juga secara khusus menyoroti pentingnya profesionalisme bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN). Hal ini menjadi semakin krusial di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah yang kompleks dan dinamis. Ia menekankan perlunya penguatan koordinasi antar-OPD untuk mewujudkan sinergi yang kuat.
Tanggung Jawab Amanah dan Pelayanan Konkret
Seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka diminta untuk senantiasa menjaga kekompakan dan bekerja berdasarkan target serta capaian yang terukur. Hal ini penting agar setiap program dan kebijakan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Secara spesifik, Bupati Eman Suherman berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat. Kepercayaan ini harus dibuktikan melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan sangat responsif terhadap setiap kebutuhan dan aspirasi warga.
“Jabatan itu adalah amanah yang harus diemban dengan penuh kesadaran. Jangan hanya terfokus pada pencapaian posisi, melainkan tunjukkanlah kinerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Mereka menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya dalam pidato yang menginspirasi.
Arahan Khusus untuk Kepala BKAD dan Disiplin ASN
Kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) yang baru dilantik, Bupati memberikan instruksi khusus terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pengelolaan ini harus senantiasa berpedoman pada prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi yang ketat.
Selain itu, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka juga kembali diingatkan untuk senantiasa menjaga disiplin kerja dan etika birokrasi. Semangat melayani masyarakat harus selalu dikedepankan, berbanding terbalik dengan keinginan untuk dilayani.
Prosesi pelantikan berjalan dengan khidmat dan penuh makna, diakhiri dengan pemberian ucapan selamat. Jajaran pimpinan, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, hingga para tamu undangan, turut memberikan apresiasi dan dukungan kepada ketiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru saja dilantik, menandai dimulainya babak baru dalam pelayanan publik di Majalengka.
