Harlah ke-92 Ansor Lebaksiu: Tanam Pohon Selamatkan Sumber Air Sumur AGOEM

Table of Contents
Harlah ke-92 Ansor, PAC GP Ansor Lebaksiu Tanam Pohon Selamatkan Sumber Air Sumur AGOEM
Harlah ke-92 Ansor Lebaksiu: Tanam Pohon Selamatkan Sumber Air Sumur AGOEM

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Tegal, Indonesia – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, menggelar aksi nyata yang berfokus pada pelestarian lingkungan, khususnya penyelamatan sumber air bersejarah Sumur AGOEM di Desa Timbangreja. Kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan pada Ahad, 3 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk memulihkan ekosistem dan memastikan ketersediaan air bagi generasi mendatang.

Aksi yang dipusatkan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sumur AGOEM ini tidak hanya bersifat seremonial semata. Penanaman pohon ini merupakan ikhtiar ekologis yang mendalam, dirancang untuk menjaga dan memulihkan salah satu aset alam paling vital di wilayah tersebut.

Sumur AGOEM: Saksi Sejarah dan Sumber Kehidupan yang Terancam

Sumur AGOEM di Desa Timbangreja memiliki nilai historis yang kuat di samping perannya sebagai sumber air krusial bagi masyarakat setempat. Dulu, sumur ini dikenal memiliki debit air yang sangat melimpah, bahkan mampu mengalir secara alami tanpa perlu bantuan pompa mekanis.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi Sumur AGOEM mengalami penurunan drastis akibat siklus kekeringan yang semakin intens. Ketergantungan pada pompa air menjadi solusi sementara bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Investasi Masa Depan: Penanaman Pohon untuk Air yang Melimpah

Sahabat Abdul Latif, Ketua PAC GP Ansor Lebaksiu, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan strategi jangka panjang. Tujuannya adalah untuk memulihkan ekosistem yang mendukung keberlangsungan sumber air tersebut.

“Kami tidak ingin anak cucu kita nantinya hanya mendengar cerita tentang Sumur AGOEM Timbangreja,” ujar Sahabat Abdul Latif dengan nada prihatin. “Kami tidak ingin mewariskan air mata untuk generasi berikutnya; kami ingin mewariskan mata air yang melimpah.”

Beliau menambahkan bahwa penanaman pohon hari ini adalah investasi berharga untuk oksigen dan air di masa depan. Harapannya adalah mengembalikan kejayaan mata air ini agar dapat mengalir alami kembali, mengurangi ketergantungan pada teknologi pompa.

Dukungan Ulama dan Ajaran Islam tentang Pelestarian Lingkungan

Kegiatan penyelamatan Sumur AGOEM ini mendapat dukungan penuh dari jajaran syuriah dan tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) setempat. Kehadiran tokoh agama menunjukkan sinergi antara organisasi kepemudaan dan elemen keagamaan dalam merespons isu lingkungan.

Rois Syuriah PR NU Timbangreja, K. Hambali Rahmat, turut hadir dan memimpin doa bersama sebelum proses penanaman dimulai. Ia berpesan agar setiap pohon yang ditanam dapat dirawat dengan baik hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan.

KH A. Hanafi Rahmat, Katib Syuriah MWC NU Lebaksiu, turut menggarisbawahi pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian integral dari ajaran Islam. Beliau menyampaikan bahwa upaya pelestarian alam merupakan manifestasi dari prinsip hifdzul ‘alam atau menjaga lingkungan, yang merupakan tanggung jawab kolektif seluruh umat manusia.

Meningkatkan Kesadaran Lingkungan dan Komitmen Ansor

Melalui aksi penanaman pohon ini, GP Ansor Lebaksiu berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Fokus utamanya adalah pentingnya menjaga lingkungan, terutama di sekitar sumber mata air dan area resapan air.

Sumur AGOEM: Saksi Sejarah dan Sumber Kehidupan yang Terancam

Aksi ini juga menjadi wujud nyata komitmen para kader Ansor. Mereka secara aktif mengawal isu-isu sosial dan lingkungan, selaras dengan semangat Harlah ke-92 GP Ansor untuk terus berkhidmat melayani agama, bangsa, dan negara.

Keberadaan Sumur AGOEM yang kini memerlukan perhatian ekstra menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Upaya seperti yang dilakukan GP Ansor Lebaksiu ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk melakukan hal serupa.

Implikasi Jangka Panjang dan Harapan untuk Masa Depan

Dengan menanam pohon di sekitar RTH Sumur AGOEM, GP Ansor Lebaksiu berinvestasi pada masa depan ekologis wilayahnya. Pohon memiliki peran vital dalam siklus air, membantu penyerapan air hujan ke dalam tanah, mengurangi erosi, serta menjaga kelembaban tanah.

Kembalinya debit air alami Sumur AGOEM bukan hanya masalah teknis, tetapi juga menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat Timbangreja. Kelimpahan air merupakan fondasi bagi sektor pertanian, rumah tangga, dan ekosistem lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-92 GP Ansor yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Semangat satu abad pengabdian GP Ansor tercermin dalam aksi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi bumi pertiwi.

Peran GP Ansor dalam Isu Sosial dan Lingkungan

Gerakan Pemuda Ansor, sebagai salah satu organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia, terus menunjukkan perannya dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Termasuk dalam advokasi dan aksi nyata terkait isu-isu sosial dan lingkungan.

Penanaman pohon di Lebaksiu ini menegaskan kembali komitmen Ansor dalam menjaga kelestarian alam. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Islam Rahmatan lil 'Alamin yang menekankan pentingnya merawat ciptaan Tuhan.

Keberhasilan program seperti ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak. Harapannya, Sumur AGOEM dapat kembali menjadi sumber air yang melimpah, menjadi saksi bisu pengabdian generasi Ansor yang peduli terhadap masa depan.

Seruan untuk Perawatan dan Pelestarian Berkelanjutan

Doa dan harapan yang dipanjatkan oleh para tokoh NU dalam acara tersebut menjadi penegas pentingnya perawatan pohon yang telah ditanam. Pertumbuhan pohon-pohon ini akan memakan waktu, dan keberlanjutan program pelestarian lingkungan membutuhkan komitmen jangka panjang.

Masyarakat Timbangreja, khususnya generasi muda, diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam merawat area RTH Sumur AGOEM. Kesadaran kolektif ini krusial untuk memastikan bahwa upaya yang telah dilakukan tidak sia-sia.

Melalui inisiatif seperti ini, GP Ansor Lebaksiu tidak hanya merayakan hari lahir organisasinya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.


Artikel ini dipublikasikan pada Selasa, 5 Mei 2026, pukul 11:00 WIB, melaporkan peristiwa yang terjadi pada Ahad, 3 Mei 2026.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan utama kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh PAC GP Ansor Lebaksiu?

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjaga dan memulihkan ekosistem sumber mata air bersejarah Sumur AGOEM di Desa Timbangreja, serta memastikan ketersediaan air bagi masyarakat di masa depan.

Mengapa Sumur AGOEM memerlukan perhatian khusus dari segi lingkungan?

Sumur AGOEM mengalami penurunan debit air yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir akibat siklus kekeringan, yang menyebabkan masyarakat harus menggunakan pompa untuk memenuhi kebutuhan air. Penanaman pohon bertujuan untuk memulihkan kondisi ekologis yang mendukung sumber air tersebut.

Siapa saja yang mendukung kegiatan penanaman pohon ini?

Kegiatan ini mendapat dukungan dari jajaran syuriah dan tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) setempat, termasuk Rois Syuriah PR NU Timbangreja K. Hambali Rahmat dan Katib Syuriah MWC NU Lebaksiu KH A. Hanafi Rahmat.

Bagaimana ajaran Islam berkaitan dengan upaya pelestarian lingkungan seperti penanaman pohon?

KH A. Hanafi Rahmat menegaskan bahwa pelestarian alam merupakan bagian dari prinsip 'hifdzul ‘alam' (menjaga lingkungan) dalam ajaran Islam, yang menjadi tanggung jawab bersama umat manusia.

Apa harapan PAC GP Ansor Lebaksiu dari kegiatan ini?

GP Ansor Lebaksiu berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya sumber mata air dan daerah resapan, dapat meningkat. Selain itu, aksi ini juga menjadi wujud komitmen kader Ansor dalam mengawal isu sosial dan lingkungan.

Kapan peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor yang diperingati dalam kegiatan ini?

Peringatan Hari Lahir (Harlah) yang diperingati adalah Harlah ke-92 GP Ansor.

Di mana lokasi spesifik kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan?

Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sumur AGOEM, Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

Baca Juga

Loading...