Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Usia 35 Tahun: Akhir Perjuangan Kanker
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Kabar duka menyelimuti industri musik Tanah Air dengan berpulangnya musisi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026. Pelantun "Nuansa Bening" ini meninggal dunia di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal.
Informasi mengenai kepergiannya pertama kali disebarkan oleh Imarindo, Ikatan Manajer Artis Indonesia, melalui pesan singkat pada Sabtu sore. Pesan tersebut memohon doa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Ucapan Duka Mengalir dari Rekan Sejawat
Kepergian Vidi Aldiano segera memicu gelombang ucapan belasungkawa dari para sahabat dan rekan artis. Musisi senior Melly Goeslaw turut menyampaikan dukanya melalui unggahan di media sosial Vidi.
"Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Vidi, selamat kembali ke pangkuan Allah SWT. Insyallah Surga Firdaus tempatmu," tulis Melly Goeslaw dengan penuh haru.
Senada dengan Melly, komposer dan musisi Andi Rianto juga mengunggah kabar duka tersebut. Ia menuliskan ucapan selamat jalan singkat untuk Vidi Aldiano yang dikenal sebagai sosok inspiratif.
Hingga saat ini, pihak manajemen Vidi Aldiano masih belum memberikan konfirmasi resmi atau keterangan lebih lanjut. Berbagai media, termasuk detikpop, telah berusaha menghubungi namun belum mendapatkan respons.
Perjalanan Panjang Melawan Kanker Ginjal
Perjalanan kesehatan Vidi Aldiano mulai menjadi perhatian publik sejak tahun 2019, saat ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Penyakit ini terdeteksi secara tidak sengaja saat Vidi memeriksakan suaranya yang tiba-tiba hilang ke dokter THT pada Oktober 2019.
Dalam pemeriksaan rutin tersebut, dokter menemukan tekanan darah Vidi sangat tinggi, meskipun ia tidak memiliki riwayat hipertensi dalam keluarganya. Merasa ada yang tidak beres, Vidi memutuskan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut di Singapura.
Hasil pemeriksaan USG di Singapura menunjukkan adanya benjolan berukuran sekitar lima sentimeter di ginjal kirinya. Benjolan tersebut kemudian dikonfirmasi sebagai kanker ginjal stadium tiga, sebuah diagnosis yang mengejutkan banyak pihak.
Setelah diagnosis tersebut, Vidi menjalani operasi pengangkatan tumor dan serangkaian pengobatan intensif di Singapura. Ia sempat dinyatakan dalam kondisi membaik dan kembali aktif setelah proses perawatan yang melelahkan tersebut.
Kekambuhan dan Semangat Pantang Menyerah
Namun, harapan itu kembali diuji beberapa tahun kemudian, tepatnya sekitar tahun 2023. Vidi Aldiano mengungkapkan bahwa sel kanker kembali terdeteksi dan bahkan telah menyebar ke beberapa titik di tubuhnya.
Sejak saat itu, pelantun "Nuansa Bening" ini rutin menjalani pemeriksaan kesehatan berkala untuk memantau perkembangan penyakitnya. Setiap pembaruan kondisi yang ia bagikan menunjukkan bahwa kanker ginjal yang diidapnya masih terus berkembang, membutuhkan pengawasan medis yang sangat intensif.
Meski harus menjalani perawatan jangka panjang dan menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Vidi tetap menunjukkan semangat luar biasa. Ia terus aktif berkarier di industri musik dan terlibat dalam berbagai kegiatan publik, menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Vidi Aldiano beberapa kali menyampaikan bahwa diagnosis kanker tidak serta merta membuat hidupnya berhenti. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai pengingat untuk lebih menjaga kesehatan dan mengatur energi dalam setiap aktivitasnya.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh penggemarnya. Ia akan selalu dikenang sebagai musisi berbakat dan pribadi yang inspiratif dalam menghadapi setiap tantangan hidup.
Ditulis oleh: Rina Wulandari
