Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Ini Riwayat Penyakitnya
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Dunia hiburan Tanah Air berduka atas berpulangnya penyanyi berbakat Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026). Musisi yang lahir pada 29 Maret 1990 tersebut meninggal dunia di usia 35 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker.
Vidi diketahui telah menghadapi masalah kesehatan serius ini selama beberapa tahun terakhir dalam hidupnya. Kabar kepergiannya memicu gelombang duka dari rekan sesama musisi, keluarga, hingga para penggemar setianya.
Awal Mula Diagnosis Kanker Ginjal di Tahun 2019
Perjalanan medis suami Sheila Dara Aisha ini bermula saat ia didiagnosis mengidap kanker ginjal pada Desember 2019. Penemuan penyakit tersebut terjadi secara tidak sengaja setelah ia menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Singapura.
"Kemarin itu tiba-tiba gua dapat telepon dari dokter Singapura, dia langsung bilang ini ginjal kiri gue ada sebuah benjolan sebesar 5 cm," tutur Vidi dalam arsip pernyataannya. Setelah pemeriksaan lanjutan, dokter memastikan bahwa benjolan tersebut adalah massa tumor ganas atau kanker.
Sebagai langkah penanganan cepat, pelantun lagu "Status Palsu" ini harus menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri. Prosedur medis ini membuat Vidi harus bertahan hidup dengan hanya mengandalkan satu ginjal selama sisa hidupnya.
"Sekarang saya hanya punya satu ginjal, tapi ini hidup, jalanin saja," ungkapnya saat itu dengan nada optimis. Pasca-operasi, ia tetap diwajibkan menjalani pemantauan kesehatan secara rutin untuk mencegah penyebaran sel kanker.
Perjuangan Melawan Metastasis dan Efek Kemoterapi
Meskipun sempat kembali aktif di industri musik, Vidi memberikan kabar mengejutkan pada tahun 2023 mengenai kondisi kesehatannya. Ia mengungkapkan melalui media sosial bahwa sel kanker telah menyebar atau bermetastasis ke beberapa titik bagian tubuh lainnya.
Kondisi ini mengharuskan Vidi menjalani perawatan yang jauh lebih intensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jadwal pengobatannya menjadi lebih padat dan membutuhkan perhatian medis khusus setiap bulannya.
Memasuki tahun 2025, Vidi sempat mengakui bahwa periode tersebut merupakan masa yang sangat berat dalam perjuangannya. Ia bahkan sempat mempertimbangkan untuk menghentikan prosedur kemoterapi yang selama ini ia jalani secara rutin.
"Jujur, masih berat rasanya untuk memproses tahun 2025 ini," tulis Vidi dalam salah satu unggahan emosionalnya di akun Instagram. Ia juga menceritakan bagaimana pengobatan tersebut mengubah kondisi fisiknya, termasuk kulit yang tampak memucat secara signifikan.
Dedikasi Terakhir dan Warisan Karya Musik
Di tengah kondisi fisik yang menurun, Vidi Aldiano tetap berupaya menunjukkan dedikasinya yang luar biasa terhadap dunia musik. Ia bahkan sempat berencana untuk merilis album baru pada tahun 2026 sebelum akhirnya memutuskan mengambil jeda total.
Keputusan untuk beristirahat dilakukan agar ia bisa fokus sepenuhnya pada proses pemulihan dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, takdir berkata lain ketika ia akhirnya mengembuskan napas terakhir pada akhir pekan pertama di bulan Maret.
Kepergian Vidi Aldiano tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menjadi pengingat akan ketangguhan seorang pejuang kanker. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai musisi inspiratif yang tetap berkarya di tengah keterbatasan fisik dan perjuangan melawan penyakitnya.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan Vidi Aldiano meninggal dunia?
Vidi Aldiano meninggal dunia pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Apa penyakit yang diderita Vidi Aldiano?
Vidi Aldiano menderita penyakit kanker ginjal yang pertama kali didiagnosis pada tahun 2019.
Kapan Vidi Aldiano pertama kali mengumumkan kanker ginjalnya?
Ia pertama kali mengumumkan kondisinya kepada publik pada Desember 2019 setelah menjalani pemeriksaan di Singapura.
Bagaimana kondisi ginjal Vidi Aldiano setelah operasi tahun 2019?
Setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura, Vidi Aldiano hanya hidup dengan satu ginjal yang berfungsi.
Ditulis oleh: Rina Wulandari
