Update Harga BBM Pertamina Dex Maret 2026: Daftar Lengkap Tarif Terbaru di SPBU
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamina Dex terhitung mulai awal Maret 2026. Penyesuaian ini menyasar produk non-subsidi guna mengikuti fluktuasi harga minyak mentah di pasar global serta nilai tukar mata uang.
Harga Pertamina Dex kini dibanderol Rp14.500 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya per 9 Maret 2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar Rp1.000 dibandingkan harga pada Februari 2026 yang berada di posisi Rp13.500 per liter.
Daftar Tarif Terbaru BBM di SPBU Pertamina
Meskipun terjadi kenaikan pada produk tertentu, pemerintah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan tarif. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di seluruh Indonesia.
Selain Pertamina Dex, varian non-subsidi lainnya seperti Pertamax Green 95 juga dipatok pada angka Rp12.900 per liter. Penyesuaian ini berlaku serentak di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan biaya distribusi serta operasional perusahaan.
Pertamina menjelaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen sebelumnya. Regulasi tersebut mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum di SPBU.
Penyesuaian Harga di SPBU Swasta
Fenomena kenaikan harga tidak hanya melanda Pertamina, melainkan juga penyedia bahan bakar swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo Energy. Perusahaan-perusahaan tersebut terpantau melakukan penyesuaian tarif pada produk diesel dan bensin mereka sejak awal bulan.
Shell V-Power Diesel kini dipasarkan dengan harga Rp14.620 per liter di jaringan SPBU milik perusahaan asal Belanda tersebut. Sementara itu, BP-AKR menetapkan harga BP Ultimate Diesel pada angka Rp14.620 per liter untuk bersaing di segmen pasar diesel premium.
Vivo Energy Indonesia turut merilis tarif baru untuk produk unggulannya, yakni Vivo Diesel Primus seharga Rp14.610 per liter. Produk bensin mereka seperti Revvo 92 dijual seharga Rp12.390, sedangkan Revvo 95 berada di angka Rp12.930 per liter.
Faktor Pemicu Kenaikan Harga BBM
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi salah satu pemicu utama. Mengingat sebagian besar transaksi minyak mentah menggunakan mata uang asing, biaya impor pun otomatis akan terdampak signifikan.
Selain faktor kurs, kondisi geopolitik dunia yang memengaruhi harga minyak mentah global juga menjadi variabel penentu yang dominan. Ketidakpastian pasokan seringkali memaksa penyedia jasa energi menyesuaikan margin keuntungan serta biaya logistik distribusi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau rincian harga terbaru melalui aplikasi resmi atau kanal informasi perusahaan sebelum melakukan pengisian. Pemilihan jenis BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin sangat disarankan demi menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Penggunaan bahan bakar berkualitas seperti Pertamina Dex diharapkan dapat menekan emisi gas buang karena kandungan sulfurnya yang rendah. Dengan transparansi informasi ini, konsumen diharapkan dapat mengatur anggaran transportasi mereka secara lebih bijak di tengah fluktuasi energi global.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa harga terbaru Pertamina Dex pada Maret 2026?
Harga Pertamina Dex per Maret 2026 adalah Rp14.500 per liter, naik dari harga bulan sebelumnya yang sebesar Rp13.500 per liter.
Apakah harga Pertalite dan Solar subsidi juga ikut naik?
Tidak, pemerintah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan pada periode ini.
Apa saja faktor yang menyebabkan harga BBM non-subsidi berubah?
Harga BBM non-subsidi dipengaruhi oleh harga minyak mentah dunia, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, serta biaya distribusi dan operasional.
Berapa harga BBM diesel di SPBU swasta seperti Shell dan Vivo?
Shell V-Power Diesel dijual seharga Rp14.620 per liter, sementara Vivo Diesel Primus dibanderol Rp14.610 per liter.
Ditulis oleh: Rina Wulandari
