Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv Picu Kepanikan Warga dan Tentara Israel

Table of Contents
Warga & Tentara Israel Lari Panik Kocar-kacir Diserang Rudal Iran - Wartabanjar
Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv Picu Kepanikan Warga dan Tentara Israel

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Rangkaian serangan rudal Iran dilaporkan menghantam sejumlah titik di Tel Aviv, Israel, pada Minggu dini hari (1/3/2026). Serangan mendadak ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sipil maupun personel militer Israel Defense Forces (IDF).

Berdasarkan laporan yang dihimpun, sejumlah bangunan di pusat kota Tel Aviv mengalami kerusakan parah akibat hantaman proyektil tersebut. Suasana kota seketika mencekam dengan bunyi sirene peringatan udara yang meraung-raung di seluruh penjuru wilayah.

Kepanikan Massal di Bunker Perlindungan

Sejumlah rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan warga berebut masuk ke dalam bunker perlindungan bawah tanah. Dalam situasi kacau tersebut, aksi saling dorong tidak terhindarkan karena warga berupaya menyelamatkan diri secepat mungkin.

Salah satu video bahkan menunjukkan momen dramatis seorang pria yang menarik paksa beberapa orang lainnya agar bisa segera masuk ke area aman. Ketakutan warga memuncak seiring dengan suara ledakan yang terdengar beruntun di langit Tel Aviv.

Tidak hanya warga sipil, rekaman visual juga menangkap momen sejumlah tentara IDF yang lari kocar-kacir mencari perlindungan. Kejadian ini menjadi sorotan internasional karena menunjukkan skala serangan yang sulit diantisipasi sepenuhnya oleh sistem pertahanan udara setempat.

Respon Warga Gaza dan Latar Belakang Konflik

Kepanikan Massal di Bunker Perlindungan

Berbanding terbalik dengan situasi di Tel Aviv, warga di Jalur Gaza dilaporkan menyambut serangan rudal tersebut dengan sorak-sorai. Mereka menyaksikan langsung lintasan rudal Iran di langit malam yang bertepatan dengan waktu sahur di wilayah tersebut.

Eskalasi besar ini merupakan buntut dari serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026). Operasi militer tersebut dilaporkan menghantam sebuah sekolah dasar (SD) putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan.

Televisi pemerintah Iran, mengutip laporan dari AFP, menyatakan sedikitnya 40 orang tewas akibat hantaman rudal di sekolah tersebut. Tragedi kemanusiaan ini terjadi pada pagi hari saat para siswi sedang melaksanakan aktivitas belajar mengajar.

Upaya Evakuasi dan Update Korban di Minab

Anadolu Agency turut melaporkan bahwa sedikitnya 45 orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis. Petugas penyelamat masih terus bekerja keras melakukan proses evakuasi di lokasi reruntuhan bangunan sekolah di Iran selatan.

Otoritas setempat memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan besar akan terus bertambah seiring berlanjutnya pendataan. Serangan balasan dari Iran ini menandai babak baru ketegangan militer yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di perbatasan dan kota-kota besar kedua negara masih dalam status siaga tinggi. Komunitas internasional terus memantau perkembangan situasi guna mencegah terjadinya perang terbuka yang lebih luas.



Ditulis oleh: Rizky Ramadhan

Baca Juga

Loading...