Sejarah 10 Maret 2025: Peringatan HUT PARFI dan Hari Hakim Perempuan

Table of Contents
Selain Senin Legi atau Manis dan Hari PARFI, 10 Maret 2025 Memperingati Hari Apa dalam Sejarah? - Suara Merdeka Banyumas
Sejarah 10 Maret 2025: Peringatan HUT PARFI dan Hari Hakim Perempuan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Tanggal 10 Maret 2025 bukan sekadar hari biasa yang bertepatan dengan weton Senin Legi atau Senin Manis dalam penanggalan Jawa. Di balik penanggalan tersebut, terdapat catatan sejarah penting yang diperingati baik di tingkat nasional maupun internasional.

Berdasarkan catatan sejarah, tanggal ini menjadi momentum refleksi atas perjuangan seni budaya dan hak asasi manusia. Berbagai organisasi dan lembaga dunia memberikan penghormatan khusus terhadap peristiwa yang terjadi pada tanggal ini.

HUT PARFI: Tonggak Kebangkitan Film Nasional

Bagi industri kreatif Indonesia, 10 Maret memiliki arti istimewa sebagai hari lahirnya Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI). Organisasi profesi ini resmi didirikan pada tahun 1956 sebagai wadah perjuangan para aktor dan aktris tanah air.

Pembentukan PARFI dipelopori oleh tokoh-tokoh besar seperti Usmar Ismail, Djamaludin Malik, dan Suryo Sumanto. Kehadiran mereka bertujuan untuk memperkuat solidaritas serta melindungi kepentingan para insan film dalam berkarya.

Hingga saat ini, PARFI terus berupaya mendorong pertumbuhan perfilman nasional agar semakin kompetitif. Organisasi ini memiliki visi besar untuk membawa film Indonesia mendapat pengakuan lebih luas di kancah internasional.

HUT PARFI: Tonggak Kebangkitan Film Nasional

Eksistensi PARFI selama puluhan tahun menjadi bukti dedikasi seniman dalam memajukan budaya visual bangsa. Tantangan di era digital kini menjadi fokus utama bagi organisasi ini dalam menjaga relevansi industri kreatif.

Hari Hakim Perempuan Internasional dan Kesetaraan Gender

Selain peringatan di dalam negeri, dunia internasional memperingati Hari Hakim Perempuan Internasional setiap tanggal 10 Maret. Peringatan ini merupakan inisiasi global untuk menyoroti peran penting perempuan dalam sistem peradilan hukum.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menetapkan peringatan ini melalui Resolusi 75/274 pada tahun 2021. Sejak tahun 2022, masyarakat dunia mulai memperingatinya secara serentak untuk mendorong inklusivitas di ruang sidang.

Tujuan utama dari perayaan ini adalah untuk mewujudkan hukum yang lebih adil dan representatif bagi semua kalangan. Kehadiran hakim perempuan dinilai mampu memberikan perspektif yang lebih komprehensif dalam pengambilan keputusan hukum.

Meski diskriminasi gender mulai berkurang, data menunjukkan jumlah hakim perempuan masih lebih sedikit dibanding pria. Oleh karena itu, 10 Maret menjadi pengingat penting untuk terus memperjuangkan kesetaraan di posisi strategis peradilan.

Dengan demikian, 10 Maret 2025 membawa pesan kuat tentang pentingnya apresiasi terhadap seni dan penegakan keadilan global. Masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap sejarah dan kontribusi nyata para tokoh di bidangnya masing-masing.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) didirikan?

PARFI didirikan pada tanggal 10 Maret 1956 oleh tokoh perfilman Indonesia.

Siapa saja tokoh penting dalam pendirian PARFI?

Tokoh-tokoh penting di balik berdirinya PARFI antara lain Usmar Ismail, Djamaludin Malik, dan Suryo Sumanto.

Mengapa ada peringatan Hari Hakim Perempuan Internasional?

Peringatan ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya kehadiran perempuan di sistem peradilan guna mewujudkan hukum yang lebih adil, inklusif, dan representatif.

Sejak kapan Hari Hakim Perempuan Internasional mulai diperingati?

Peringatan ini ditetapkan oleh PBB pada 2021 melalui Resolusi 75/274 dan mulai diperingati secara resmi sejak tahun 2022.



Ditulis oleh: Siti Aminah

Baca Juga

Loading...