Schneider Electric Lampaui Target SSI 2021-2025: Dorong Transisi Energi Nasional
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Schneider Electric resmi mengumumkan keberhasilan program Schneider Sustainability Impact (SSI) periode 2021–2025 dengan pencapaian yang melampaui target utama global. Program strategis ini mencatatkan kemajuan signifikan pada pilar iklim, sosial, dan tata kelola guna mendukung masa depan berkelanjutan.
Perusahaan global tersebut berhasil membantu pelanggan menghemat serta menghindari emisi sebesar 862 juta ton CO2 hingga akhir 2025 mendatang. Angka ini secara impresif melewati target awal yang ditetapkan sebelumnya sebesar 800 juta ton emisi karbon dioksida.
Keberlanjutan Sebagai Strategi Bisnis Utama
Keberlanjutan kini bukan sekadar kewajiban moral, melainkan telah menjadi strategi bisnis utama yang mendorong kinerja operasional perusahaan. Langkah ini terbukti meningkatkan daya saing industri di tengah tuntutan transisi energi global yang semakin mendesak bagi banyak pihak.
Melalui inisiatif Zero Carbon Project, Schneider Electric sukses memobilisasi sekitar 1.000 pemasok strategis untuk mengurangi jejak karbon mereka secara kolektif. Kolaborasi intensif ini menghasilkan penurunan emisi CO2 operasional dari para pemasok hingga mencapai angka signifikan sebesar 56 persen.
Pada aspek sosial, perusahaan berkomitmen penuh dalam menciptakan standar kondisi kerja yang adil, merata, dan juga aman. Sebanyak 98 persen dari total pemasok strategis kini telah memenuhi persyaratan ketat Decent Work yang ditetapkan oleh standar internal perusahaan.
Dampak Nyata Program Access to Energy
Program Access to Energy juga mencatatkan sejarah baru dengan memperluas akses energi bersih bagi lebih dari 61 juta orang. Capaian ini melampaui target awal sebesar 50 juta penerima manfaat di berbagai wilayah terpencil di seluruh penjuru dunia.
Selain akses fisik, pengembangan kompetensi sumber daya manusia turut menjadi fokus utama Schneider Electric yang dijalankan secara konsisten sejak tahun 2009. Lebih dari satu juta orang telah menerima pelatihan profesional di bidang manajemen energi untuk mendukung kemandirian teknologi masa depan.
Martin Setiawan, selaku President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, menekankan bahwa penyelesaian SSI merupakan perjalanan transformasi nyata bagi Indonesia. Beliau menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh setiap langkah transisi hijau demi memperkuat ketahanan industri di pasar domestik.
Menuju Target Transisi Energi 2030
Donald Situmorang, Strategy, Sustainability and Government Relations Director Schneider Electric, menambahkan bahwa keberhasilan program ini adalah tonggak sejarah yang krusial. Modal prestasi ini menjadi landasan utama bagi perusahaan untuk melangkah menuju target besar 2030 dalam agenda transisi energi nasional.
Komitmen lokal juga diwujudkan melalui pelaksanaan lebih dari 500 inisiatif keberlanjutan lokal di berbagai negara tempat perusahaan beroperasi sejak tahun 2021. Sinergi antara visi global dan aksi lokal ini menjadi kunci utama Schneider Electric dalam memimpin industri menuju era net-zero.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu program Schneider Sustainability Impact (SSI)?
SSI adalah program keberlanjutan Schneider Electric periode 2021-2025 yang fokus pada pencapaian target iklim, sosial, dan tata kelola (ESG).
Berapa banyak emisi CO2 yang berhasil dikurangi Schneider Electric?
Schneider Electric membantu pelanggan menghemat dan menghindari 862 juta ton emisi CO2, melampaui target awal 800 juta ton.
Berapa banyak orang yang mendapatkan akses energi bersih melalui program ini?
Melalui inisiatif Access to Energy, perusahaan telah memberikan akses energi bersih kepada lebih dari 61 juta orang di seluruh dunia.
Apa target Schneider Electric selanjutnya setelah SSI 2025?
Keberhasilan ini menjadi modal utama untuk melangkah menuju target keberlanjutan tahun 2030 dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
Ditulis oleh: Eko Kurniawan
