Perempuan Berdaya: Edukasi Perencanaan Keluarga Fondasi Masa Depan

Table of Contents
Sambut Hari Perempuan Internasional, Edukasi Perencanaan Keluarga Jadi Pilihan untuk Wujudkan Perempuan Berdaya
Perempuan Berdaya: Edukasi Perencanaan Keluarga Fondasi Masa Depan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - JAKARTA, Indonesia – Menyambut Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret, PT Kalbe Farma Tbk mengambil langkah konkret dalam upaya pemberdayaan perempuan. Perusahaan ini mendukung penuh edukasi perencanaan keluarga sebagai salah satu hak fundamental yang harus dimiliki setiap wanita.

Pandangan bahwa perempuan berdaya adalah perempuan yang memiliki kendali atas tubuh dan masa depannya menjadi landasan utama inisiatif ini. Kemampuan untuk merencanakan kehamilan secara sadar dan bertanggung jawab merupakan bentuk nyata dari kontrol tersebut.

Hak Reproduksi dan Kontrol atas Masa Depan

Perencanaan keluarga jauh melampaui isu kesehatan semata, melainkan merupakan hak reproduksi perempuan yang mendasar. Keputusan kapan dan bagaimana seorang perempuan akan hamil adalah bentuk kedaulatan atas diri sendiri.

dr. Karen Denisa, Medical Associate Manager Kalbe Farma, menegaskan pandangan ini dalam keterangannya pada Kamis (5/3/2025). "Yang menjalani kehamilan, perubahan hormon, hingga risiko medis adalah perempuan itu sendiri," ujarnya.

Perencanaan kehamilan memungkinkan ibu untuk mempersiapkan kondisi fisik, status gizi, dan jarak kehamilan yang aman secara optimal. Secara mental, kehamilan yang direncanakan juga meningkatkan kesiapan dan rasa percaya diri ibu.

Dampak Kehamilan Tidak Terencana di Indonesia

Hak Reproduksi dan Kontrol atas Masa Depan

Data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2022 menunjukkan angka kehamilan tidak direncanakan di Indonesia mencapai 10,7 hingga 15,5 persen dari total kehamilan. Ini berarti, satu hingga dua dari setiap sepuluh kehamilan terjadi tanpa persiapan matang.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak serius pada kesehatan fisik dan mental ibu, serta kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Risiko medis seperti anemia, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah bayi menjadi perhatian utama.

Oleh karena itu, edukasi yang komprehensif dan akses mudah terhadap alat kontrasepsi menjadi sangat krusial. Kedua faktor ini menjadi kunci untuk mengurangi angka kehamilan yang tidak direncanakan.

Membangun Generasi Sehat dan Berkualitas

Perencanaan keluarga berfungsi sebagai fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan. Kehamilan yang direncanakan memungkinkan perempuan untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental dengan maksimal.

Selain itu, jarak kelahiran yang aman juga efektif mencegah komplikasi baik pada ibu maupun bayi, menjamin kesehatan keduanya. Kesiapan ekonomi dan dukungan keluarga juga turut menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

Dengan demikian, perencanaan keluarga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dan masa depan bangsa. Ini adalah langkah strategis menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.



Ditulis oleh: Eko Kurniawan

Baca Juga

Loading...