Mendukung Kedaulatan Musik, Cita Svara Indonesia Gandeng Wamen Kebudayaan
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, secara resmi membuka acara peluncuran komunitas Cita Svara Indonesia (CSI) di Jakarta Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) ini digelar di CC Café, Kemang, sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Musik Nasional.
Diskusi musik bertajuk "Beda Masa Satu Rasa" ini menjadi ajang pertemuan lintas generasi bagi para pelaku ekosistem musik tanah air. CSI hadir sebagai wadah bagi musisi dan profesional industri untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kedaulatan budaya musik Indonesia.
Sinergi Ekosistem dan Peluncuran Cita Svara Indonesia
Harry Koko Santoso, tokoh showbiz senior sekaligus inisiator CSI, menegaskan bahwa komunitas ini bertujuan membawa musik lokal ke panggung global. Ia bersama Connie Constantia dan Peter Momor menekankan pentingnya menyatukan energi untuk menghadapi tantangan industri musik yang semakin dinamis.
Komunitas CSI didukung oleh para praktisi yang telah aktif berkecimpung di dunia musik sejak era 1980-an hingga 1990-an. Sejumlah nama besar seperti Oleg Sanchabakhtiar, Jimmy Turangan, hingga Gideon Momongan turut memperkuat struktur komunitas yang memiliki visi memajukan bangsa melalui musik ini.
Tantangan Digital dan Inovasi Musisi Masa Depan
Dalam sambutannya, Wamen Giring Ganesha mengingatkan bahwa tantangan musisi dewasa ini jauh lebih kompleks dibandingkan dekade sebelumnya. Para pelaku industri dituntut tidak hanya piawai dalam berkarya, tetapi juga menguasai aspek manajemen citra dan strategi media sosial.
Giring juga menyoroti potensi besar platform digital seperti YouTube dan Spotify dalam memperluas jangkauan musisi daerah ke audiens internasional. Menurutnya, fenomena jutaan penonton pada musik berbahasa daerah membuktikan bahwa kebhinekaan adalah kekuatan besar Indonesia di pentas dunia.
Artis dan grup musik masa kini harus memahami sektor bisnis kreatif lainnya, termasuk pengembangan merchandise dan kolaborasi dengan berbagai merek. Sinergi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, dan media massa menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem yang sehat.
Menjaga Kedaulatan Budaya Lewat Hari Musik Nasional
Momen peluncuran CSI ini juga menjadi pengingat sejarah penetapan Hari Musik Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Maret. Momentum bersejarah tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 10 Tahun 2013 yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Penetapan tersebut bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat serta memberikan motivasi lebih bagi para insan musik di seluruh pelosok negeri. CSI berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah agar musik Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan disegani di mancanegara.
Melalui kolaborasi strategis, CSI berharap musisi Indonesia mampu berbicara lebih lantang dalam persaingan pasar global yang semakin kompetitif. Kedaulatan ekonomi dan budaya harus dirasakan langsung oleh para pelaku aktif yang menjadi garda terdepan industri kreatif nasional.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan Hari Musik Nasional diperingati?
Hari Musik Nasional diperingati setiap tanggal 9 Maret, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No.10 Tahun 2013.
Apa tujuan utama dibentuknya Cita Svara Indonesia (CSI)?
CSI bertujuan menjadi elemen sinergi untuk menggali potensi musik Indonesia sebagai industri, mendorong kolaborasi musisi, dan memperjuangkan kedaulatan musik di pentas dunia.
Siapa saja tokoh yang terlibat dalam peluncuran CSI?
Peluncuran tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, serta inisiator seperti Harry Koko Santoso, Connie Constantia, dan Peter Momor.
Di mana lokasi acara peluncuran Cita Svara Indonesia diadakan?
Acara diadakan di CC Café di Nancy’s Place, Jalan Ampera Raya, Kemang, Jakarta Selatan.
Ditulis oleh: Budi Santoso
