Kalah Lagi, Madura United di Ujung Tanduk Ancaman Degradasi Liga Super
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Madura United semakin terdesak di papan bawah klasemen sementara Liga Super setelah menelan kekalahan kandang 1-2 dari Malut United pada pekan ke-24. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026), memperpanjang tren negatif tuan rumah yang belum meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir.
Hasil minor ini membuat tim berjuluk "Laskar Sape Kerrab" tersebut tertahan di urutan ke-14 dengan koleksi 20 poin dari 4 kemenangan, 8 imbang, dan 12 kekalahan. Posisi mereka kini sangat rentan tergeser ke zona merah karena hanya terpaut tipis dari Persijap Jepara (19 poin) dan PSBS Biak (18 poin).
Dominasi Malut United dan Brace David da Silva
Dalam laga yang hanya disaksikan sekitar 500 penonton tersebut, Malut United tampil dominan sejak awal babak pertama. Penyerang andalan mereka, David da Silva, membuka keunggulan pada menit ke-31 setelah memanfaatkan asis matang dari Tyronne Del Pino.
Memasuki babak kedua, David da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58 melalui umpan silang Frets Butuan. Dengan dua gol ini, Da Silva mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sementara bagi Malut United dengan total 13 gol musim ini.
Madura United yang tampil pincang tanpa Junior Brandao dan Pedro Monteiro baru bisa merespons pada menit ke-78 lewat gol Lulinha. Gol balasan yang lahir dari asis Fransiskus Alesandro tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan muka tuan rumah dari kekalahan keenam sejak awal tahun.
Komentar Carlos Parreira dan Situasi Kritis Tim
Seusai laga, pelatih Madura United, Carlos Eduardo Biasi Parreira, mengakui timnya sedang berada dalam tekanan psikologis yang berat. Strategi yang telah dipersiapkan matang tidak berjalan sesuai rencana setelah lawan mencetak gol lebih dulu di babak pertama.
"Di babak pertama, kami sempat membuat beberapa peluang, tetapi lawan justru membuat gol yang meruntuhkan strategi," ujar Parreira. Ia menekankan bahwa sepuluh laga tersisa harus dijalani layaknya partai final demi menghindari degradasi ke Liga 2 musim depan.
Berbanding terbalik dengan Madura, pelatih Malut United Hendri Susilo menyatakan kepuasannya atas performa tim tamu. Tambahan tiga poin membuat "Laskar Kie Raha" kini kokoh di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan raihan 44 poin.
Statistik Pertandingan Pekan ke-24
Berdasarkan ringkasan pertandingan, Madura United sebenarnya menguasai jalannya babak kedua dengan penguasaan bola mencapai 67 persen. Namun, efektivitas serangan tetap menjadi kendala utama karena hanya mampu mengonversi satu gol dari total 10 tembakan.
Kini, nasib Madura United berada di ujung tanduk, terutama jika Persijap dan PSBS Biak berhasil memenangkan laga mereka pekan ini. Jika tidak segera bangkit, status sebagai salah satu tim elite di Indonesia bisa saja sirna jika mereka terjerembab ke kasta kedua.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa skor akhir pertandingan Madura United vs Malut United?
Pertandingan berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu, Malut United.
Siapa pencetak gol dalam laga tersebut?
Dua gol Malut United dicetak oleh David da Silva (31', 58'), sementara gol tunggal Madura United dicetak oleh Lulinha (78').
Di posisi mana Madura United saat ini di klasemen Liga Super?
Madura United berada di peringkat ke-14 dengan koleksi 20 poin dari 24 pertandingan.
Kapan dan di mana pertandingan tersebut dilaksanakan?
Pertandingan dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jawa Timur.
Ditulis oleh: Sri Wahyuni
