Dukungan Wali Kota Kupang untuk Perayaan Nyepi 2026 yang Toleran
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap rangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Pernyataan resmi ini disampaikan saat menerima audiensi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang di Ruang Kerja Wali Kota pada Selasa (24/2).
Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda keagamaan dan sosial yang telah disusun oleh Panitia Perayaan Nyepi Tahun 2026. Christian Widodo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kelancaran seluruh tahapan upacara demi kekhidmatan umat Hindu di Ibu Kota NTT.
Rangkaian Kegiatan dan Aksi Sosial Lintas Agama
Ketua PHDI Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana, memaparkan bahwa rangkaian kegiatan akan dimulai sejak tanggal 1 Maret 2026 mendatang. Agenda pembuka meliputi aksi donor darah serta program Saka Bhoga Sevanam yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal.
Program Saka Bhoga Sevanam merupakan aksi sosial berupa pembagian takjil atau makanan berbuka puasa kepada umat Muslim di Masjid Al Fitrah Oesapa. Inisiatif ini dirancang sebagai simbol nyata persaudaraan dan toleransi yang telah lama mengakar kuat di Kota Kupang.
“Kami ingin memperkuat kebersamaan di mana teman-teman Hindu berbagi dengan saudara-saudara Muslim,” ungkap Ketua Panitia Nyepi, I Wayan Gede Astawa, S.Sos., MM. Pihaknya memastikan dukungan dana penuh untuk kegiatan tersebut agar pesan kerukunan tersampaikan secara luas kepada publik.
Rencana Pawai Ogoh-Ogoh dan Pengaturan Lokasi
Memasuki inti perayaan, upacara Melasti dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret, diikuti oleh Pawai Ogoh-Ogoh dan Taur Kesanga pada 18 Maret. Panitia saat ini sedang meninjau dua alternatif lokasi untuk pelaksanaan pawai budaya yang selalu dinanti masyarakat tersebut.
Opsi pertama adalah kawasan Jalan El Tari, sementara opsi kedua mengarah ke kawasan Taman Nostalgia (Tamnos) dan Patung Kirab Remaja. Wali Kota Kupang menyambut baik rencana penggunaan Taman Nostalgia karena dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal.
“Jika di depan Taman Nostalgia memadai, silakan saja karena kawasan itu merupakan ikon kota kita,” tegas dr. Christian Widodo. Ia mengingatkan agar aspek keamanan, lebar jalan, serta kenyamanan peserta diperhitungkan secara matang agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Fasilitas Pemerintah dan Anggaran Kesejahteraan Rakyat
Selain dukungan teknis, Pemerintah Kota Kupang memastikan alokasi anggaran melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tetap tersedia secara rutin. Wali Kota bahkan memberikan izin khusus penggunaan Aula Rumah Jabatan sebagai lokasi pelaksanaan Dharmasanti Nyepi Tahun 2026.
“Silakan gunakan Aula Rumah Jabatan tanpa perlu sewa tempat agar perayaan berjalan lebih bermakna,” ujar Wali Kota dalam kesempatan tersebut. Fasilitas ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap peran komunitas Hindu dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
Melalui kolaborasi ini, Perayaan Nyepi 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda ritual keagamaan semata bagi umat Hindu. Lebih dari itu, kegiatan ini diproyeksikan menjadi cerminan wajah toleransi dan penggerak ekonomi kreatif bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan rangkaian Perayaan Nyepi 2026 di Kota Kupang dimulai?
Rangkaian perayaan akan dimulai pada 1 Maret 2026 dengan agenda donor darah dan aksi sosial Saka Bhoga Sevanam.
Di mana lokasi Pawai Ogoh-Ogoh 2026 akan dilaksanakan?
Ada dua alternatif lokasi, yaitu kawasan Jalan El Tari atau kawasan Taman Nostalgia (Tamnos) Kupang.
Apa itu program Saka Bhoga Sevanam?
Saka Bhoga Sevanam adalah aksi sosial pembagian takjil untuk umat Muslim di Masjid Al Fitrah Oesapa sebagai bentuk toleransi dari umat Hindu.
Bagaimana dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap acara Dharmasanti?
Wali Kota Kupang memfasilitasi penggunaan Aula Rumah Jabatan secara gratis untuk pelaksanaan Dharmasanti Nyepi 2026.
Ditulis oleh: Sri Wahyuni
