20 November 2015 Weton Apa? Mengungkap Hari Pasaran Jawa
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bagi masyarakat Jawa, tanggal lahir tidak hanya menunjukkan hari dan bulan dalam kalender Masehi, tetapi juga memiliki padanan dalam sistem penanggalan Jawa yang dikenal sebagai weton. Weton ini merupakan kombinasi antara hari dalam siklus mingguan (Saptawara) dan hari pasaran dalam siklus pancawara, yang diyakini membawa pengaruh pada karakter dan perjalanan hidup seseorang. Untuk tanggal 20 November 2015, weton yang berlaku adalah Jumat Kliwon.
Apa Itu Weton dalam Kalender Jawa?
Weton adalah sebuah konsep penting dalam budaya Jawa yang menggabungkan tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, dll.) dengan lima hari pasaran (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi). Kombinasi ini menghasilkan 35 kemungkinan weton yang berbeda, masing-masing dengan nilai neptu dan makna filosofisnya sendiri. Sistem ini telah digunakan secara turun-temurun untuk berbagai keperluan, mulai dari menentukan watak, mencari jodoh, hingga merencanakan acara penting.
Setiap weton dipercaya memiliki karakteristik unik berdasarkan neptu (nilai numerik) dari hari dan pasarannya. Nilai neptu ini kemudian digunakan dalam primbon Jawa untuk meramalkan kecocokan, nasib, atau bahkan mencari hari baik untuk hajatan. Oleh karena itu, pertanyaan mengenai weton pada suatu tanggal tertentu seringkali muncul dari keingintahuan akan makna di baliknya.
Menentukan Weton untuk Tanggal 20 November 2015
Untuk mengetahui weton pada tanggal 20 November 2015, kita merujuk pada konversi kalender Masehi ke kalender Jawa. Proses ini melibatkan pencocokan hari Masehi dengan sistem siklus Saptawara dan Pancawara yang berlaku pada periode tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tanggal 20 November 2015 jatuh pada hari Jumat dalam kalender Masehi, yang berpasangan dengan pasaran Kliwon dalam kalender Jawa.
Dengan demikian, weton untuk 20 November 2015 adalah Jumat Kliwon. Weton ini adalah salah satu weton yang paling dikenal dan sering dibicarakan dalam budaya Jawa, memiliki konotasi dan kepercayaan tersendiri di kalangan masyarakat. Kehadiran weton ini memberikan sebuah dimensi budaya yang kaya terhadap penanda waktu.
Makna Weton Jumat Kliwon
Weton Jumat Kliwon sering dikaitkan dengan beberapa karakteristik khusus menurut primbon Jawa. Orang yang lahir pada Jumat Kliwon umumnya dianggap memiliki sifat yang menawan, karismatik, dan pandai bergaul. Mereka juga dipercaya memiliki kemampuan spiritual yang kuat atau kepekaan terhadap hal-hal gaib, menjadikannya salah satu weton yang paling dihormati dan juga kadang ditakuti.
Selain karakter individu, Jumat Kliwon juga sering dianggap sebagai hari yang sakral atau penuh energi mistis dalam kepercayaan Jawa. Banyak tradisi dan ritual yang dilakukan pada malam Jumat Kliwon, mulai dari tirakatan hingga ziarah. Pemahaman akan weton ini membantu kita mengapresiasi kekayaan budaya dan sistem pengetahuan tradisional yang diwariskan oleh nenek moyang.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu weton dalam budaya Jawa?
Weton adalah sistem penanggalan tradisional Jawa yang menggabungkan tujuh hari dalam seminggu (Saptawara) dengan lima hari pasaran (Pancawara: Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi). Kombinasi ini menghasilkan 35 siklus hari yang berbeda, masing-masing dipercaya memiliki karakteristik dan makna filosofisnya sendiri.
Bagaimana cara menentukan weton suatu tanggal?
Weton ditentukan dengan mengkonversi tanggal Masehi ke dalam sistem kalender Jawa. Ini melibatkan pencocokan hari Masehi dengan hari Saptawara dan Pancawara yang berlaku pada tanggal tersebut. Ada tabel konversi khusus atau perhitungan primbon yang digunakan untuk mendapatkan kombinasi weton yang tepat.
Mengapa weton penting bagi masyarakat Jawa?
Weton memiliki peran sentral dalam kehidupan masyarakat Jawa untuk berbagai keperluan, seperti menentukan watak atau sifat individu, meramalkan kecocokan jodoh, mencari hari baik untuk memulai usaha atau pernikahan, hingga memahami peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan.
Apa makna umum dari Weton Jumat Kliwon?
Menurut primbon Jawa, orang yang lahir pada Weton Jumat Kliwon seringkali digambarkan sebagai individu yang karismatik, menawan, dan memiliki spiritualitas tinggi atau kepekaan terhadap hal-hal gaib. Weton ini juga kerap dianggap sebagai hari yang sakral dan penuh energi mistis.
Ditulis oleh: Siti Aminah