Tips Menjaga Undercarriage Tetap Awet saat Bekerja di Area Pertambangan Bauksit dan Nikel

Table of Contents

PT Perkasa Sarana Utama (PSU)

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Dalam operasional pertambangan bauksit dan nikel, alat berat bekerja dalam kondisi ekstrem dengan intensitas tinggi. Salah satu komponen yang paling rentan mengalami keausan adalah undercarriage, terutama pada unit berjenis crawler seperti excavator dan bulldozer. Padahal, undercarriage menyumbang persentase biaya perawatan yang signifikan dalam siklus hidup alat berat.

Kondisi medan tambang yang abrasif, berlumpur, berbatu, serta memiliki tingkat kelembapan tinggi mempercepat keausan komponen seperti track chain, track shoe, roller, sprocket, dan idler. Oleh karena itu, strategi perawatan yang tepat menjadi kunci untuk memperpanjang umur pakai sekaligus menjaga produktivitas unit.

Berikut beberapa tips penting untuk menjaga undercarriage tetap awet saat beroperasi di area pertambangan bauksit dan nikel.

1. Lakukan Pembersihan Rutin Setelah Operasional

Material tambang seperti tanah laterit, lumpur, dan batu pecah sering menempel dan mengendap di sela-sela undercarriage. Jika tidak dibersihkan, material tersebut dapat mengeras dan meningkatkan tekanan pada komponen bergerak.

Penumpukan lumpur juga dapat menyebabkan ketegangan track menjadi tidak stabil dan mempercepat keausan roller maupun sprocket. Pembersihan rutin menggunakan alat bertekanan atau metode manual setelah jam kerja akan membantu menjaga performa undercarriage tetap optimal.

Di area tambang nikel yang cenderung basah, pembersihan menjadi semakin krusial karena kadar air tinggi dapat mempercepat proses korosi pada komponen logam.

2. Periksa dan Atur Ketegangan Track Secara Berkala

Track yang terlalu kencang akan meningkatkan tekanan pada pin dan bushing, sehingga mempercepat keausan. Sebaliknya, track yang terlalu kendur berisiko lepas atau menyebabkan keausan tidak merata.

Pemeriksaan ketegangan track sebaiknya dilakukan secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Penyesuaian tension harus mempertimbangkan kondisi medan kerja, karena area berlumpur biasanya memerlukan toleransi tertentu agar material tidak mudah terjepit.

Keseimbangan tension yang tepat akan memperpanjang umur komponen sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar karena hambatan gerak dapat diminimalkan.

3. Hindari Manuver Agresif dan Putaran Berlebihan

Teknik pengoperasian sangat memengaruhi umur undercarriage. Putaran tajam (pivot turn) yang terlalu sering dapat menyebabkan keausan tidak merata pada track shoe dan sprocket.

Operator sebaiknya mengurangi manuver berputar di tempat, terutama saat unit membawa beban berat. Pada tambang bauksit dan nikel yang memiliki permukaan keras dan berbatu, gaya gesek tinggi dapat mempercepat kerusakan jika manuver dilakukan secara agresif.

Pelatihan operator yang baik menjadi investasi penting untuk menjaga efisiensi alat berat dalam jangka panjang.

4. Lakukan Rotasi Komponen Secara Terjadwal

Rotasi track chain dan pergantian posisi roller secara berkala dapat membantu meratakan tingkat keausan. Tanpa rotasi, beberapa bagian undercarriage akan mengalami tekanan lebih besar dibandingkan bagian lainnya.

Inspeksi visual rutin terhadap keausan sprocket dan idler juga diperlukan untuk mencegah kerusakan lanjutan. Jika satu komponen aus secara ekstrem dan tidak segera diganti, komponen lain dapat terdampak dan meningkatkan biaya perbaikan secara keseluruhan.

Strategi preventive maintenance jauh lebih ekonomis dibandingkan corrective maintenance yang dilakukan setelah kerusakan parah terjadi.

5. Sesuaikan Tipe Track dengan Kondisi Medan

Area tambang bauksit umumnya memiliki tanah laterit yang keras, sedangkan tambang nikel sering kali berlumpur dan memiliki kadar air tinggi. Pemilihan tipe track shoe yang sesuai akan membantu meningkatkan daya cengkeram sekaligus mengurangi keausan.

Untuk medan lunak, track shoe yang lebih lebar dapat meningkatkan distribusi beban dan stabilitas. Sementara untuk medan berbatu, desain yang lebih kokoh dengan ketahanan aus tinggi lebih direkomendasikan.

Pemilihan spesifikasi undercarriage yang tepat sejak awal akan berdampak signifikan pada umur pakai komponen.

6. Monitoring Jam Kerja dan Beban Operasional

Penggunaan alat berat di area pertambangan biasanya berlangsung dalam sistem shift panjang. Monitoring jam kerja dan beban operasional membantu manajemen dalam menentukan jadwal inspeksi dan penggantian komponen secara tepat waktu.

Teknologi telematics modern bahkan memungkinkan pemantauan kondisi alat secara real-time, termasuk beban kerja dan potensi anomali pada sistem pergerakan. Dengan data yang akurat, keputusan perawatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Pentingnya Dukungan Unit yang Terawat dengan Baik

Dalam proyek pertambangan, downtime alat berat dapat berdampak langsung pada produktivitas dan peningkatan biaya operasional. Setiap jam unit berhenti bekerja berarti potensi kerugian, baik dari sisi target produksi maupun efisiensi bahan bakar dan tenaga kerja. Oleh karena itu, memastikan unit selalu berada dalam kondisi optimal menjadi prioritas utama dalam manajemen operasional tambang.

Bagi perusahaan yang menggunakan sistem sewa, memilih penyedia rental alat berat dengan standar perawatan tinggi menjadi faktor krusial. Unit yang memiliki riwayat maintenance terdokumentasi dengan baik, inspeksi berkala, serta prosedur pengecekan sebelum mobilisasi akan lebih siap menghadapi kondisi kerja ekstrem di tambang bauksit maupun nikel yang abrasif dan berat.

Salah satu mitra yang telah berpengalaman dalam menyediakan dukungan tersebut adalah PT Perkasa Sarana Utama (PSU). Sejak tahun 2004, PSU menghadirkan layanan sewa dan rental alat berat untuk berbagai sektor industri, termasuk pertambangan. Dengan komitmen terhadap kualitas unit dan sistem perawatan yang terstandarisasi, PSU menyediakan excavator, bulldozer, serta unit crawler lainnya yang dirawat secara rutin agar siap beroperasi di medan kerja yang menantang.

Melalui dukungan teknis yang responsif serta kesiapan unit yang optimal, risiko downtime akibat kerusakan komponen—termasuk undercarriage—dapat ditekan secara signifikan. Kolaborasi dengan penyedia rental yang profesional bukan hanya soal ketersediaan alat, tetapi juga tentang menjaga keberlanjutan produktivitas proyek dalam jangka panjang.

Baca Juga

Loading...