Terungkap! Weton 17 Juli 1984: Hari Pasaran dan Maknanya

Table of Contents

17 juli 1984 weton apa


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bagi masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, mengetahui weton kelahiran merupakan hal penting yang sering dicari untuk memahami karakter atau merencanakan acara sakral. Tanggal 17 Juli 1984, jika dikonversi ke dalam kalender Jawa, jatuh pada weton Selasa Legi dengan total neptu 8.

Penentuan weton ini berdasarkan kombinasi hari dalam seminggu dan hari pasaran dalam siklus lima hari Jawa, yang masing-masing memiliki nilai neptunya sendiri.

Memahami Weton, Neptu, dan Hari Pasaran

Weton adalah penanggalan atau hari kelahiran seseorang menurut perhitungan kalender Jawa yang merupakan gabungan dari tujuh hari dalam seminggu (Senin, Selasa, dst.) dan lima hari pasaran (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi). Kombinasi ini menghasilkan 35 kemungkinan weton yang berbeda.

Setiap hari dan hari pasaran memiliki nilai numerik yang disebut neptu, yang kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan neptu weton seseorang. Neptu weton inilah yang sering digunakan dalam primbon Jawa untuk berbagai ramalan atau perhitungan.

Perhitungan Weton untuk 17 Juli 1984

Memahami Weton, Neptu, dan Hari Pasaran

Untuk tanggal 17 Juli 1984, langkah pertama adalah menentukan hari dan pasaran dalam kalender Jawa. Berdasarkan konversi, 17 Juli 1984 adalah hari Selasa dan pasaran Legi.

Nilai neptu untuk hari Selasa adalah 3, sementara nilai neptu untuk pasaran Legi adalah 5. Dengan demikian, neptu weton untuk 17 Juli 1984 (Selasa Legi) adalah 3 + 5 = 8.

Makna Weton Selasa Legi dalam Tradisi Jawa

Weton Selasa Legi dengan neptu 8 sering dihubungkan dengan karakteristik tertentu dalam primbon Jawa. Orang yang lahir pada weton ini umumnya dianggap memiliki watak yang jujur dan berhati-hati dalam bertindak.

Mereka cenderung berpegang teguh pada prinsip dan memiliki sifat yang mandiri, namun terkadang juga bisa keras kepala jika sudah memiliki pendirian. Sisi positif lainnya adalah mereka dikenal sebagai pribadi yang setia dan pekerja keras.

Pentingnya Weton dalam Budaya dan Kehidupan Sehari-hari

Di Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat Jawa, weton memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan. Ia tidak hanya digunakan untuk mengetahui watak atau karakter seseorang, tetapi juga untuk menentukan kecocokan jodoh, hari baik untuk pernikahan, atau bahkan tanggal memulai usaha.

Meskipun zaman terus berkembang, tradisi perhitungan weton tetap lestari sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Jawa yang kaya makna dan filosofi.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu weton dalam budaya Jawa?

Weton adalah hari kelahiran seseorang menurut perhitungan kalender Jawa, yang menggabungkan hari dalam seminggu (Senin-Minggu) dengan hari pasaran (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi). Ini menjadi dasar untuk berbagai ramalan atau penentuan hari baik.

Bagaimana cara menghitung weton kelahiran seperti 17 Juli 1984?

Untuk menghitung weton, pertama-tama konversikan tanggal lahir Gregorian ke kalender Jawa untuk mengetahui hari (misalnya Selasa) dan hari pasaran (misalnya Legi). Kemudian, jumlahkan nilai neptu dari hari dan pasaran tersebut untuk mendapatkan total neptu weton.

Apa makna dari nilai neptu dalam weton?

Nilai neptu adalah angka yang diberikan kepada setiap hari dan hari pasaran dalam kalender Jawa. Total neptu weton (jumlah neptu hari dan pasaran) digunakan dalam primbon Jawa untuk memprediksi karakteristik seseorang, kecocokan jodoh, atau menentukan hari baik untuk berbagai keperluan.

Mengapa weton 17 Juli 1984 adalah Selasa Legi?

Berdasarkan konversi kalender Gregorian ke kalender Jawa, tanggal 17 Juli 1984 jatuh pada hari Selasa dengan pasaran Legi. Hari Selasa memiliki neptu 3 dan pasaran Legi memiliki neptu 5, sehingga total neptunya adalah 8.

Apakah weton hanya digunakan untuk mengetahui karakter?

Tidak, weton memiliki fungsi yang lebih luas dalam tradisi Jawa. Selain untuk mengetahui karakter atau watak seseorang, weton juga sering digunakan untuk menentukan kecocokan dalam pernikahan, mencari hari baik untuk acara penting, atau bahkan memprediksi masa depan seseorang berdasarkan primbon.



Ditulis oleh: Maya Sari

Baca Juga

Loading...