Strategi Pemprov Kaltim Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak

Table of Contents

Gerakan Pangan Murah oleh Pemprov Kaltim sambut Imlek dan Ramadhan - ANTARA News Kalimantan Timur


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di Kota Samarinda dan sejumlah wilayah lainnya. Inisiatif strategis ini digelar sebagai langkah antisipatif menyambut perayaan Tahun Baru Imlek serta persiapan memasuki bulan suci Ramadhan 2026.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kaltim, Fahmi Himawan, menyatakan bahwa agenda ini merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat. Pelaksanaan serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.

Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pokok

Fahmi menjelaskan bahwa fokus utama GPM adalah menjaga stabilitas pasokan serta memastikan keterjangkauan harga pangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan laju inflasi yang sering kali meningkat menjelang hari besar keagamaan di wilayah Kaltim.

"GPM ini adalah gerakan nasional untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan pokok dengan harga stabil. Kami memprioritaskan komoditas yang kerap mengalami fluktuasi harga signifikan di pasar tradisional," ujar Fahmi pada Jumat di Samarinda.

Kegiatan pusat dipusatkan di halaman Kantor DPTPH Kaltim yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda. Sejak pagi hari, ratusan warga telah memadati lokasi tersebut untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga bersubsidi.

Warga terpantau rela mengantre demi mendapatkan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan telur ayam. Seluruh produk yang dijual dipastikan berada di bawah harga pasar guna meringankan beban ekonomi rumah tangga.

Momentum Krusial Menjelang Ramadhan dan Imlek

Fahmi menambahkan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan GPM kali ini sangat krusial karena bertepatan dengan dua momentum besar sekaligus. Perayaan Hari Raya Imlek dan persiapan Ramadhan biasanya memicu lonjakan permintaan barang di pasar global maupun lokal.

"Kami ingin memastikan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan ketersediaan pangan tetap terjaga dengan baik. Harapannya, harga di pasar tidak melonjak liar sehingga daya beli masyarakat tetap aman dan terjaga," imbuhnya.

Kesuksesan GPM di Kalimantan Timur didukung oleh sinergi kuat antara pemerintah provinsi dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Tercatat sedikitnya 55 partisipan terlibat aktif, mulai dari pelaku UMKM lokal hingga perusahaan plat merah.

Beberapa institusi besar yang turut berpartisipasi antara lain Perum Bulog, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Perwakilan dari berbagai kabupaten/kota, termasuk Kota Bontang, juga ikut menyukseskan gelaran pangan murah ini.

Jangkauan Wilayah dan Komoditas Tersedia

Secara keseluruhan, Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan di enam kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Timur. Beberapa daerah telah memulai rangkaian kegiatan sejak 11–12 Februari, sementara titik lainnya dilaksanakan serentak pada hari Jumat.

Berbagai bahan pangan esensial tersedia dalam jumlah mencukupi, mencakup beras SPHP, beras premium, gula pasir, dan minyak goreng. Tersedia pula telur ayam, tepung terigu, ikan segar, cabai, serta bawang merah dan bawang putih dengan kualitas terbaik.

Melalui GPM, Pemprov Kaltim berharap dapat memberikan "bantalan" ekonomi yang kuat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini juga menjadi sinyal bagi para pelaku pasar agar menjaga harga tetap kompetitif, transparan, dan tidak melakukan penimbunan.

Pemerintah menjamin bahwa stok pangan di wilayah Kalimantan Timur akan tetap tersedia dan mencukupi hingga masa Ramadhan berakhir. Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan iklim ekonomi yang stabil dan kondusif bagi seluruh warga Benua Etam.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kaltim?

Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas pasokan, memastikan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, dan menekan laju inflasi menjelang hari besar keagamaan.

Di mana lokasi utama pelaksanaan GPM di Samarinda?

Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda.

Komoditas apa saja yang dijual dalam program GPM ini?

Komoditas yang tersedia meliputi beras (SPHP dan premium), minyak goreng, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, ikan segar, cabai, serta bawang merah dan putih.

Siapa saja yang terlibat dalam penyelenggaraan GPM Kaltim?

Terdapat 55 partisipan yang terdiri dari UMKM lokal, BUMN seperti Perum Bulog, BUMD, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota di Kaltim.

Berapa banyak daerah di Kaltim yang melaksanakan GPM secara serentak?

Gerakan ini dilaksanakan di enam kabupaten/kota di Kalimantan Timur sebagai bagian dari komitmen nasional.



Ditulis oleh: Siti Aminah

Baca Juga

Loading...