Serangan AS-Israel ke Iran: Begini Respon Keras Pemimpin Dunia
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Sabtu lalu, dunia dikejutkan oleh serangan besar-besaran yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Operasi militer ini menandai eskalasi baru di kawasan Timur Tengah yang telah lama berada dalam ketegangan diplomatik.
Presiden Trump menegaskan bahwa serangan tersebut bertujuan utama untuk melenyapkan program nuklir Iran secara permanen. Selain itu, ia menyatakan langkah ini diambil guna mendorong perubahan pemerintahan setelah jalur negosiasi menemui jalan buntu.
Kementerian Luar Negeri Iran segera merespons dengan melayangkan permintaan resmi kepada Dewan Keamanan PBB. Mereka mendesak tindakan segera untuk menghadapi apa yang disebut sebagai pelanggaran terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Sikap Inggris dan Jerman Terhadap Eskalasi
Pemerintah Inggris menyatakan secara tegas bahwa mereka tidak berpartisipasi dalam serangan udara yang dilakukan oleh sekutunya tersebut. London menekankan bahwa prioritas utama mereka adalah mencegah eskalasi konflik yang dapat meluas menjadi perang regional.
Inggris juga telah meningkatkan kemampuan pertahanan di Timur Tengah demi menjamin keselamatan seluruh warganya di sana. Mereka tetap mendukung solusi negosiasi agar Iran tidak pernah diizinkan mengembangkan senjata nuklir di masa depan.
Di sisi lain, juru bicara pemerintah Jerman mengungkapkan bahwa pihak Israel telah memberikan informasi terlebih dahulu sebelum serangan dilancarkan. Informasi awal ini memungkinkan Berlin untuk segera memetakan situasi keamanan di kawasan tersebut secara lebih cepat.
Kanselir Friedrich Merz saat ini sedang memantau perkembangan situasi dengan sangat teliti melalui koordinasi bersama mitra-mitra Eropa. Merz juga dijadwalkan akan bertemu langsung dengan Presiden Trump di Washington pada pekan depan untuk membahas krisis ini.
Diplomasi Uni Eropa dan Solidaritas Arab Saudi
Kaja Kallas, diplomat tinggi Uni Eropa, melaporkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan menteri luar negeri Israel. Ia juga berkoordinasi dengan mitra-mitra Arab guna mengeksplorasi berbagai jalur diplomatik untuk meredam ketegangan yang kian memanas.
Pimpinan eksekutif Uni Eropa, Ursula von der Leyen dan Antonio Costa, mengeluarkan pernyataan bersama yang cukup kuat. Mereka menekankan pentingnya menghindari tindakan yang dapat merusak rezim non-proliferasi global serta memicu kekacauan lebih lanjut.
Dari Lebanon, para pemimpin menyerukan kepada seluruh pihak untuk memprioritaskan kesejahteraan warga sipil di tengah ancaman perang. Pernyataan ini dinilai sebagai peringatan bagi kelompok Hizbullah agar tidak menyeret Lebanon ke dalam pusaran konflik Iran.
Arab Saudi mengecam keras laporan adanya serangan balasan Iran yang menyasar negara-negara tetangga seperti Bahrain dan Kuwait. Riyadh menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan nasional bangsa-bangsa Arab di kawasan Teluk.
Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan solidaritas penuh dan menjanjikan segala sumber daya untuk mendukung negara-negara saudara tersebut. Mereka berkomitmen membantu langkah apa pun yang diambil demi mempertahankan integritas wilayah dan keamanan nasional masing-masing.
Pemerintah Swiss menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan ini dan mendesak penghormatan penuh terhadap hukum internasional. Mereka meminta semua pihak menahan diri secara maksimal guna melindungi populasi sipil dari dampak buruk konfrontasi militer.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa alasan utama Amerika Serikat menyerang Iran?
Presiden Trump menyatakan serangan bertujuan untuk menghancurkan program nuklir Iran dan mendorong perubahan pemerintahan setelah negosiasi gagal mencapai kesepakatan.
Bagaimana sikap Inggris terhadap serangan ini?
Inggris tidak berpartisipasi dalam serangan tersebut dan fokus pada upaya de-eskalasi serta perlindungan warga negaranya di Timur Tengah.
Apa respon Arab Saudi terhadap situasi ini?
Arab Saudi mengecam ancaman serangan balasan Iran terhadap negara-negara Arab dan menyatakan solidaritas penuh untuk menjaga kedaulatan wilayahnya.
Ditulis oleh: Maya Sari
