Serangan AS dan Israel ke Iran: Trump Umumkan Operasi Tempur Besar

Table of Contents
The Latest: US and Israel attack Iran as Trump says US begins 'major combat operations' :: WRAL.com
Serangan AS dan Israel ke Iran: Trump Umumkan Operasi Tempur Besar

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan militer besar-besaran ke wilayah Iran pada hari Sabtu waktu setempat. Serangan pertama dilaporkan menyasar area di dekat kantor Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran.

Media lokal Iran melaporkan bahwa serangan udara terjadi hampir di seluruh penjuru negeri secara serentak. Kepulan asap tebal mulai terlihat membumbung tinggi dari pusat ibu kota tak lama setelah ledakan pertama terdengar.

Klaim Operasi Tempur oleh Donald Trump

Presiden Donald Trump mengonfirmasi keterlibatan militer Amerika Serikat melalui sebuah video yang diunggah di media sosial. Beliau menyatakan bahwa Amerika Serikat telah resmi memulai "operasi tempur besar" di wilayah Iran.

Trump menegaskan langkah ini diambil karena Iran dianggap terus melanjutkan pengembangan program nuklir mereka secara rahasia. Selain itu, AS menuduh Iran berencana mengembangkan rudal balistik jarak jauh yang mampu menjangkau daratan Amerika.

Dampak Sipil dan Kepanikan di Teheran

Kondisi di utara Teheran dilaporkan mengalami kekacauan setelah warga berbondong-bondong menyerbu supermarket untuk membeli stok makanan. Bahan pokok seperti roti, telur, susu, dan air minum dalam kemasan mulai menghilang dari rak toko.

Antrean panjang juga terlihat di berbagai stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di seluruh wilayah kota tersebut. Di Jalan Raya Soleimani, kemacetan luar biasa terjadi pada rute dari barat menuju timur akibat warga yang berusaha mengungsi.

Klaim Operasi Tempur oleh Donald Trump

Reaksi Diplomatik dan Kecaman Internasional

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak berdasar. Pakistan mendesak agar semua pihak segera menghentikan eskalasi dan kembali ke meja diplomasi demi resolusi damai.

Sementara itu, Uni Eropa mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan penahanan diri secara maksimal dari semua pihak yang terlibat. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menekankan pentingnya menjaga keselamatan nuklir di kawasan tersebut.

Serangan Balasan dan Korban Jiwa

Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan operasi balasan bertajuk "Truthful Promise 4" terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Mereka mengklaim telah menyerang markas Armada ke-5 AS di Bahrain serta pangkalan militer di Qatar dan Uni Emirat Arab.

Laporan dari kantor berita IRNA menyebutkan lima siswi tewas akibat serangan udara yang mengenai sebuah sekolah di Minab, Provinsi Hormozgan. Di sisi lain, satu warga sipil di Uni Emirat Arab tewas akibat terkena serpihan rudal dari serangan balasan Iran.

Lumpuhnya Transportasi Udara Regional

Eskalasi militer ini berdampak langsung pada jadwal penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. Maskapai besar seperti Emirates, Qatar Airways, dan Lufthansa telah membatalkan seluruh jadwal penerbangan mereka ke wilayah konflik.

Otoritas penerbangan sipil di Suriah dan Qatar juga mengumumkan penutupan wilayah udara mereka untuk sementara waktu. Hal ini menyebabkan gangguan besar bagi jutaan penumpang yang transit melalui pusat perjalanan internasional di Dubai dan Doha.



Ditulis oleh: Rina Wulandari

Baca Juga

Loading...