Serangan AS dan Israel ke Iran Picu Ledakan di Timur Tengah
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Amerika Serikat dan Israel secara resmi meluncurkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran yang memicu ledakan di berbagai wilayah strategis. Operasi gabungan ini menargetkan pusat pertahanan serta infrastruktur sipil di Teheran dan beberapa provinsi lainnya secara bersamaan.
Ledakan keras dilaporkan terdengar jelas di area University Street dan Jomhouri di ibu kota Iran menurut laporan kantor berita Fars. Koresponden Al Jazeera di lokasi melaporkan kepulan asap tebal mulai menyelimuti langit kota Teheran sesaat setelah serangan terjadi.
Serangan udara ini juga menjangkau wilayah Seyyed Khandan di utara Teheran serta provinsi Ilam di bagian barat Iran. Pihak militer Israel telah mengonfirmasi keterlibatan mereka dalam rangkaian serangan udara yang menyasar titik-titik militer di wilayah tersebut.
Dampak Serangan dan Korban Jiwa
Sebuah serangan mematikan dilaporkan menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di Provinsi Hormozgan, Iran selatan. Kantor berita resmi IRNA melaporkan sedikitnya 40 orang tewas akibat rudal yang mengenai fasilitas pendidikan anak-anak tersebut.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa agresi ini menargetkan berbagai situs militer, pertahanan, serta infrastruktur sipil di banyak kota. Pemerintah Iran mengecam keras tindakan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan yang akan memicu konsekuensi serius bagi stabilitas kawasan.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa operasi tempur gabungan ini bertujuan untuk melenyapkan ancaman mendesak dari rezim Iran. Ia menegaskan bahwa langkah militer diambil demi membela rakyat Amerika dan sekutunya dari potensi ancaman di masa depan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menambahkan bahwa aksi bersama ini dirancang khusus untuk menghapus ancaman eksistensial terhadap negara Israel. Netanyahu juga memuji kepemimpinan Trump dalam mengambil keputusan bersejarah untuk menyerang target-target sensitif di dalam wilayah Iran.
Eskalasi di Wilayah Teluk Arab
Menanggapi agresi tersebut, pihak Teheran melalui media pemerintah menyatakan sedang menyiapkan aksi balasan yang diklaim akan berdampak sangat menghancurkan. Pejabat senior Iran memperingatkan bahwa seluruh aset Amerika dan Israel di Timur Tengah kini telah menjadi target yang sah.
Iran segera meluncurkan rudal balasan yang memicu ledakan di wilayah utara Israel dan beberapa negara Teluk Arab tetangga. Sistem pertahanan udara Israel bekerja keras mencegat proyektil yang datang di tengah bunyi sirene keadaan darurat yang meraung-raung.
Fasilitas militer di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain turut menjadi sasaran serangan rudal balasan dari pihak Iran. Pangkalan udara Al Udeid di Qatar dan markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain dilaporkan termasuk dalam daftar target utama.
Kementerian Pertahanan Qatar mengklaim telah berhasil menggagalkan sejumlah serangan yang mengarah langsung ke wilayah teritorial mereka. Namun, kantor berita resmi UEA melaporkan satu orang tewas di Abu Dhabi akibat jatuhnya serpihan rudal yang berhasil dicegat.
Kondisi Darurat dan Penutupan Ruang Udara
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah dipindahkan ke lokasi rahasia yang aman setelah area kantornya di Teheran menjadi sasaran. Gangguan komunikasi seluler juga terjadi secara luas di ibu kota Iran yang menghambat koordinasi darurat bagi warga sipil.
Otoritas Bandara Israel secara resmi mengumumkan penutupan ruang udara bagi seluruh penerbangan sipil untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan. Warga diinstruksikan untuk tetap berada di dekat perlindungan bom seiring dengan meningkatnya intensitas baku tembak di wilayah udara regional.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Siapa yang meluncurkan serangan terhadap Iran?
Serangan terhadap Iran dilakukan secara gabungan oleh militer Amerika Serikat dan Israel.
Di mana saja lokasi ledakan terjadi di Iran?
Ledakan dilaporkan terjadi di Teheran (termasuk University Street, Jomhouri, dan Seyyed Khandan), Provinsi Ilam, serta Minab di Provinsi Hormozgan.
Apakah ada korban jiwa dari serangan ini?
Ya, sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas akibat serangan di sebuah sekolah dasar putri di Minab, Iran, dan satu orang tewas di Abu Dhabi, UEA.
Bagaimana reaksi negara-negara Teluk Arab?
Beberapa negara Teluk seperti Qatar dan UEA melaporkan adanya serangan rudal dari Iran yang menargetkan pangkalan militer AS di wilayah mereka.
Ditulis oleh: Putri Permata
