RSUD Sumedang Hadirkan Layanan Operasi Parkinson SBL Pertama di Jawa Barat

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah Sumedang kini resmi menyediakan layanan operasi Stereotactic Brain Lesion (SBL). Inovasi medis ini ditujukan khusus untuk penanganan gangguan gerak kronis, termasuk penyakit Parkinson.
Direktur RSUD Sumedang, dr. Enceng, mengonfirmasi bahwa fasilitas ini merupakan yang pertama tersedia di wilayah Jawa Barat. Menurutnya, prosedur bedah saraf jenis ini masih tergolong sangat jarang dilakukan di berbagai rumah sakit di Indonesia.
Keberhasilan Perdana Operasi SBL di Sumedang
Layanan mutakhir ini telah berhasil diterapkan kepada seorang pasien yang menderita gangguan gerak selama delapan tahun terakhir. Sebelum menjalani operasi, pasien tersebut dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik yang cukup signifikan.
Bahkan, selama satu bulan terakhir sebelum tindakan medis, pasien hanya mampu terbaring di tempat tidur tanpa aktivitas. Gangguan gerak yang dialami telah melumpuhkan fungsi motorik pada bagian tangan dan kaki secara menyeluruh.
Tindakan bedah saraf canggih ini dilakukan secara langsung oleh dr. Ari Setia Handoko, Sp.BS. Beliau merupakan dokter spesialis bedah saraf yang saat ini aktif menjalankan praktik di RSUD Umar Wirahadikusumah.
Jadwal praktik dr. Ari Setia Handoko dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui sistem layanan daring rumah sakit. Kemudahan akses ini diharapkan mampu mempercepat penanganan bagi warga yang membutuhkan konsultasi spesialis.
Target Pasien dan Gejala yang Ditangani
Operasi SBL ini diperuntukkan bagi pasien dengan gangguan gerak stereotip, seperti tremor berat yang mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini sering kali menyebabkan penderita kesulitan dalam melakukan hal sederhana seperti menulis atau menggambar.
Salah satu pasien yang telah ditangani diketahui berprofesi sebagai notaris yang mengalami hambatan gerak dalam pekerjaannya. Pasien tersebut tidak lagi mampu membuat lingkaran atau menulis akibat gemetar hebat dan hilangnya keseimbangan saat berjalan.
Rincian Biaya dan Penjaminan BPJS Kesehatan
Terkait aspek finansial, dr. Enceng menyebutkan bahwa biaya operasi secara mandiri mencapai kisaran angka Rp74 juta. Biaya tersebut mencerminkan kompleksitas dan peralatan khusus yang digunakan selama prosedur bedah saraf berlangsung.
Pihak rumah sakit saat ini tengah mendiskusikan kemungkinan pembiayaan prosedur ini melalui skema penjaminan BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku dan indikasi medis yang ditetapkan pihak penjamin.
Diskusi tersebut dianggap krusial mengingat biaya operasi yang cukup tinggi bagi sebagian besar lapisan masyarakat umum. Penjaminan biaya diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan bagi seluruh warga Jawa Barat yang membutuhkannya.
Masyarakat yang memiliki indikasi gangguan gerak disarankan untuk segera melakukan konsultasi awal dengan spesialis bedah saraf. Langkah ini penting untuk memastikan kelayakan tindakan medis serta memperjelas rincian aspek pembiayaan yang akan ditempuh.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu operasi Stereotactic Brain Lesion (SBL)?
SBL adalah prosedur bedah saraf yang menargetkan area spesifik di otak untuk mengobati gangguan gerak seperti tremor dan Parkinson.
Di mana layanan operasi Parkinson SBL tersedia di Jawa Barat?
Saat ini layanan tersebut tersedia di RSUD Umar Wirahadikusumah (RSUD Sumedang), Jawa Barat.
Berapa estimasi biaya operasi Parkinson di RSUD Sumedang?
Biaya operasi secara mandiri diperkirakan mencapai sekitar Rp74 juta.
Apakah operasi Parkinson di RSUD Sumedang ditanggung BPJS?
Saat ini pihak RSUD Sumedang masih mendiskusikan penjaminan biaya tersebut dengan pihak BPJS Kesehatan sesuai indikasi medis.
Ditulis oleh: Dewi Lestari