Ranji Quarterfinal: Mumbai vs Karnataka, Pertarungan Sengit Tiket Semifinal
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Mumbai, Indonesia – Dua tim tersukses dalam sejarah Ranji Trophy, Mumbai dan Karnataka, akan saling berhadapan dalam perempat final yang sangat dinantikan. Pertarungan sengit ini dijadwalkan berlangsung di MCA Ground, BKC, mulai Jumat, menjanjikan tontonan kriket domestik tingkat tinggi.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan prestise antara dua kekuatan kriket India. Kedua belah pihak bertekad untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen prestisius ini.
Strategi Karnataka: Mengincar Gawang Awal
Kapten Karnataka, Devdutt Padikkal, menekankan pentingnya mengamankan gawang awal untuk menghentikan momentum pemukul Mumbai. Ia memahami betul bagaimana pemukul Mumbai bisa bertahan lama di lapangan.
Padikkal berharap unit bowlingnya, termasuk Prasidh Krishna dan Shreyas Gopal, tampil agresif sejak awal pertandingan. "Kita harus mendapatkan gawang-gawang awal karena begitu mereka sudah nyaman, sangat sulit untuk mengeluarkan mereka," kata Padikkal.
Badai Cedera dan Penyakit Melanda Skuad Mumbai
Tim Mumbai, yang telah 42 kali menjadi juara, menghadapi tantangan signifikan dengan absennya beberapa pemain kunci. Sarfaraz Khan dirawat di rumah sakit karena demam viral pada Kamis, dan keputusannya untuk bermain akan diambil sebelum tos.
Selain itu, Suved Parkar, yang mencetak dua setengah abad di pertandingan sebelumnya, tidak dapat berpartisipasi. Pemukul tangan kanan itu mengalami cedera jari dan harus menjalani operasi.
Absennya Sarfaraz dan Parkar berarti beban batting akan bertumpu pada Yashasvi Jaiswal dan Siddhesh Lad. Ini memaksa Mumbai untuk kembali merombak urutan batting mereka.
Performa Kunci dari Jaiswal dan Lad
Jaiswal telah menunjukkan performa cemerlang musim ini dengan satu abad dan satu setengah abad melawan Rajasthan dalam satu-satunya pertandingan yang ia mainkan. Sementara itu, Siddhesh Lad juga dalam performa terbaiknya, mengumpulkan 737 run dalam tujuh pertandingan.
Lad memiliki rata-rata 92.12, termasuk lima abad. Prestasinya ini menjadikannya pemukul Mumbai ketiga yang mencapai lima abad dalam satu musim Ranji, setelah Rusi Modi dan Sachin Tendulkar.
Kekuatan Batting dan Bowling Karnataka
Di sisi lain, Karnataka mendapatkan dorongan besar dengan kembalinya Karun Nair, pencetak skor tertinggi mereka musim ini. Nair telah mengumpulkan 614 run dalam enam pertandingan dengan rata-rata 87.71, termasuk dua abad dan dua setengah abad.
Kehadiran pemukul timnas India seperti Devdutt Padikkal, KL Rahul, dan Mayank Agarwal juga akan menjadi ancaman serius. Mereka akan membuat hidup sulit bagi lini bowling Mumbai.
Pemain muda R Smaran juga tampil luar biasa musim ini, menjadi pencetak run tertinggi kedua Karnataka dengan 605 run. Lini bowling Karnataka akan berhadapan dengan lini bowling Mumbai yang dipimpin Shardul Thakur, Tushar Deshpande, Shams Mulani, dan Tanush Kotian yang baru pulih dari cedera.
Optimisme Kapten di Tengah Perubahan Skuad
Kapten Mumbai, Shardul Thakur, yang sendiri kembali beraksi setelah absen karena cedera, tetap optimistis. Ia percaya setiap pemain yang masuk ke dalam skuad akan siap menghadapi tantangan.
"Persiapan kami untuk babak gugur dimulai sejak off-season," kata Shardul. Ia menambahkan bahwa siapa pun yang diturunkan diharapkan untuk tampil maksimal.
Padikkal ingin Karnataka membawa momentum positif dari pertandingan grup terakhir mereka melawan Punjab. Di laga itu, ia memimpin dengan 120 run tak terkalahkan saat timnya mengejar target 250 run hanya dalam 27.5 over.
"Setiap pemain melangkah maju untuk kami melawan Punjab," ujar Padikkal. Ia berharap karakter-karakter kuat ini akan muncul dan tampil baik untuk tim di babak gugur.
Mengejar Gelar Ranji yang Lama Dinantikan
Kedua kapten menegaskan tidak akan ada penurunan intensitas di lapangan, sebagaimana yang selalu terjadi dalam pertemuan sebelumnya. Pertarungan ini adalah kesempatan bagi Karnataka untuk meraih gelar Ranji pertama mereka sejak musim 2014–15.
Antisipasi tinggi menyelimuti pertandingan ini, dengan para penggemar berharap untuk menyaksikan pertandingan kriket yang penuh gairah dan persaingan sengit.
Ditulis oleh: Eko Kurniawan