Presiden Trump Umumkan Serangan Militer Besar ke Iran: Targetkan Fasilitas Nuklir

Table of Contents
Trump Announces Strikes on Iran - NOTUS — News of the United States
Presiden Trump Umumkan Serangan Militer Besar ke Iran: Targetkan Fasilitas Nuklir

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Presiden Donald Trump mengumumkan pada Sabtu dini hari bahwa militer Amerika Serikat tengah melancarkan operasi tempur besar-besaran untuk menggempur Iran. Kampanye pengeboman masif ini secara khusus menargetkan program nuklir, pengembangan rudal, dan kekuatan Angkatan Laut Iran.

Operasi militer tersebut dilaporkan dimulai tepat setelah pukul 01.00 ET dengan serangan awal oleh Israel yang kemudian diikuti oleh kekuatan udara Amerika Serikat. Trump menyampaikan detail operasi ini melalui video berdurasi delapan menit yang diunggah di platform Truth Social pada pukul 02.30 dini hari.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa tujuan utama serangan adalah melindungi rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman mendesak dari rezim Iran. Ia menyebut kepemimpinan Iran saat ini sebagai kelompok kejam yang membahayakan pasukan AS, pangkalan luar negeri, dan sekutu global.

Seruan untuk Perubahan Rezim di Teheran

Selain aksi militer, Presiden Trump juga memberikan dorongan terbuka kepada rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka sendiri. Ia menyatakan bahwa momen ini mungkin menjadi satu-satunya kesempatan bagi generasi saat ini setelah bertahun-tahun meminta bantuan Amerika.

Keputusan untuk menyerang diambil setelah Trump merasa frustrasi dengan lambatnya proses negosiasi terkait program nuklir yang dilakukan oleh perunding kedua negara. Pada Jumat sore, Trump sempat mengutarakan ketidaksenangannya terhadap iktikad baik pemerintah Iran yang dianggap tidak mencapai kemajuan signifikan.

Seruan untuk Perubahan Rezim di Teheran

Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, sebenarnya telah terbang ke Washington untuk memediasi dan mencegah terjadinya eskalasi militer ini. Albusaidi menyatakan kepada CBS News bahwa negosiasi sebenarnya telah mencapai terobosan penting guna memastikan Iran tidak pernah memiliki bom nuklir.

Ancaman Rudal Ballistik dan Keamanan Regional

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Marco Rubio memberikan peringatan keras mengenai besarnya jumlah rudal balistik jarak pendek yang dimiliki oleh Iran. Rubio menegaskan bahwa Iran menolak untuk merundingkan program rudal tersebut, yang dianggap sebagai ancaman langsung bagi pangkalan AS di kawasan tersebut.

Rezim Iran yang telah berkuasa selama hampir 50 tahun kini menghadapi tantangan terberat setelah selamat dari tekanan berbagai presiden Amerika sebelumnya. Trump menegaskan bahwa kampanye militer ini akan memastikan program rudal Iran benar-benar hancur total dan tidak bersisa.

Sebelumnya pada Juni lalu, AS sempat melakukan serangan terbatas ke fasilitas pengayaan nuklir di Fordo, Natanz, dan Isfahan. Meskipun Gedung Putih mengklaim situs tersebut telah hancur, penilaian intelijen saat itu menunjukkan program nuklir Iran hanya mengalami kerusakan sebagian.

Utusan khusus Steve Witkoff awal pekan ini memperingatkan bahwa Iran kemungkinan hanya berjarak satu minggu dari kepemilikan material bom tingkat industri. Menutup pengumumannya, Trump memperingatkan publik Amerika mengenai potensi adanya korban jiwa dalam misi yang ia sebut sebagai tugas mulia demi masa depan.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan serangan militer terhadap Iran dimulai?

Serangan dimulai pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 ET, diawali oleh serangan Israel dan diikuti oleh militer Amerika Serikat.

Apa saja target utama dalam operasi tempur ini?

Target utama mencakup fasilitas program nuklir, lokasi pengembangan rudal balistik, dan infrastruktur Angkatan Laut Iran.

Mengapa Presiden Trump memutuskan untuk melancarkan serangan?

Serangan dilakukan karena frustrasi atas negosiasi nuklir yang lambat serta ancaman mendesak dari rudal Iran terhadap pasukan dan sekutu AS.

Di mana lokasi fasilitas nuklir yang pernah diserang sebelumnya?

Fasilitas nuklir yang menjadi sasaran sebelumnya berada di Fordo, Natanz, dan Isfahan pada bulan Juni lalu.



Ditulis oleh: Rizky Ramadhan

Baca Juga

Loading...