Penemuan Mayat Bayi di Belakang Minimarket Kuningan Gegerkan Warga Mekarwangi

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Warga Desa Mekarwangi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, mendadak gempar setelah ditemukannya sesosok mayat bayi laki-laki pada Sabtu (14/2/2026). Jasad bayi yang diduga lahir prematur tersebut ditemukan tanpa identitas di sebuah area kebun yang terletak tepat di belakang minimarket setempat.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sumiati sekitar pukul 07.00 WIB saat dirinya hendak membuang sampah. Awalnya, saksi mengira bungkusan kain yang tergeletak di tanah tersebut hanyalah sebuah boneka yang dibuang orang.
Kronologi Penemuan Jasad Bayi di Mekarwangi
Kepala Desa Mekarwangi, Karna, menjelaskan bahwa Sumiati baru menyadari bungkusan itu adalah bayi setelah melihatnya dari jarak dekat. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi terbalut kain berwarna hijau tanpa perlengkapan bayi lainnya.
"Awal mulanya ditemukan sama ibu Sumiati yang mau buang sampah. Awalnya dikira itu boneka, tapi setelah dilihat ternyata itu bayi. Nah dari situ langsung disampaikan ke warga," tutur Karna saat memberikan keterangan pada Sabtu (14/2/2026).
Setelah warga berkumpul, pihak desa segera menghubungi bidan setempat dan aparat kepolisian. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis, bayi tersebut dikonfirmasi sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan lahir dalam kondisi prematur.
Hasil Penyelidikan Polisi dan Kondisi Medis
Kapolsek Lebakwangi, AKP Wawan Hernawan, membenarkan laporan adanya penemuan mayat bayi laki-laki tersebut. Berdasarkan keterangan medis dari Puskesmas Mekarwangi, bayi diperkirakan baru dilahirkan sekitar 7 hingga 8 jam sebelum ditemukan oleh warga.
"Pada saat ditemukan, tubuh bayi masih menempel darah segar dan tidak ditemukan plasenta. Diduga plasenta tersebut masih berada di dalam perut ibu bayi," ungkap AKP Wawan Hernawan. Hal ini mengindikasikan proses persalinan dilakukan secara darurat tanpa bantuan tenaga medis profesional.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah data awal. Jasad bayi laki-laki tersebut kini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum 45 Kuningan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna kepentingan autopsi dan penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, identitas orang tua bayi masih belum diketahui. Polisi bersama tim medis terus berkoordinasi dan menelusuri data kehamilan warga di sekitar wilayah Lebakwangi untuk mengungkap pelaku di balik pembuangan bayi malang tersebut.
Ditulis oleh: Eko Kurniawan