Mengungkap Fakta: Apakah Mola Mola Layak Santap?

Table of Contents

Apakah mola mola enak dimakan?


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Ikan mola mola, atau dikenal juga sebagai ocean sunfish, seringkali menimbulkan pertanyaan seputar kelayakan konsumsinya di kalangan masyarakat. Secara umum, ikan raksasa yang unik ini tidak dianggap sebagai pilihan santapan populer dan bahkan dilindungi di banyak wilayah, termasuk di perairan Indonesia.

Alasan utamanya berkaitan dengan status konservasi, tekstur daging yang tidak biasa, serta potensi kandungan zat tertentu. Penting bagi kita untuk memahami mengapa ikan mola mola lebih baik dibiarkan hidup di habitat aslinya daripada menjadi hidangan di meja makan.

Status Konservasi Mola Mola di Indonesia dan Dunia

Mola mola merupakan salah satu spesies ikan yang rentan dan dilindungi di berbagai negara. Di Indonesia, ikan ini termasuk dalam daftar satwa laut yang dilindungi karena populasinya yang semakin menurun akibat ancaman seperti penangkapan tidak disengaja dan polusi.

Perlindungan ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut, mengingat peran penting mola mola dalam rantai makanan dan keanekaragaman hayati. Penangkapan atau konsumsi mola mola dapat berujung pada konsekuensi hukum yang serius di banyak yurisdiksi.

Status Konservasi Mola Mola di Indonesia dan Dunia

Mengapa Daging Mola Mola Tidak Populer untuk Konsumsi?

Selain status konservasinya, daging mola mola juga tidak menarik bagi sebagian besar pecinta kuliner. Teksturnya cenderung kenyal dan gelatin, seringkali digambarkan kurang menggugah selera dibandingkan ikan pada umumnya.

Rasa dagingnya sendiri dinilai hambar, bahkan beberapa laporan menyebutkan adanya kandungan parasit yang tinggi. Faktor-faktor ini secara kolektif menjadikan mola mola bukan pilihan utama sebagai sumber pangan.

Risiko dan Konsekuensi Mengonsumsi Mola Mola

Mengonsumsi ikan mola mola yang dilindungi tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi membawa risiko kesehatan. Meskipun tidak secara langsung beracun seperti ikan fugu, mola mola dapat membawa parasit.

Lebih jauh lagi, mendukung konsumsi spesies yang rentan akan memperburuk ancaman terhadap populasi mereka. Oleh karena itu, menjaga kelestarian mola mola di habitat alami adalah pilihan terbaik untuk ekosistem dan manusia.

Dengan demikian, pertanyaan mengenai kelezatan mola mola dapat dijawab dengan tegas bahwa ikan ini lebih berharga sebagai bagian dari kehidupan laut daripada sebagai sumber makanan. Apresiasi terhadap mola mola seyogyanya diwujudkan melalui upaya konservasi dan edukasi.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu ikan mola mola?

Ikan mola mola, atau <em>ocean sunfish</em>, adalah salah satu ikan bertulang terbesar di dunia, dikenal dengan bentuk tubuhnya yang pipih dan bulat serta sirip punggung dan dubur yang menonjol.

Apakah mola mola dilindungi di Indonesia?

Ya, mola mola termasuk dalam daftar spesies laut yang dilindungi di Indonesia dan banyak negara lain karena populasinya yang rentan terhadap ancaman.

Bagaimana rasa dan tekstur daging mola mola?

Daging mola mola umumnya digambarkan memiliki tekstur kenyal dan gelatin, serta rasa yang hambar, sehingga tidak populer untuk konsumsi.

Di mana mola mola banyak ditemukan?

Mola mola ditemukan di perairan beriklim sedang dan tropis di seluruh dunia, seringkali terlihat di kedalaman atau dekat permukaan untuk berjemur.



Ditulis oleh: Doni Saputra

Baca Juga

Loading...