Kronologi Warga Cirebon Bakar Motor Geng Motor Sebelum Polisi Amankan 24 Pelajar

Table of Contents

Sebelum Polisi Amankan 24 Pelajar Diduga Geng Motor Cirebon, Sejumlah Motor Dibakar Warga - Tribunjabar.id


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Aparat kepolisian Polresta Cirebon berhasil mengamankan sedikitnya 24 pelajar yang diduga kuat terafiliasi dengan kelompok geng motor. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya aksi massa yang membakar sejumlah sepeda motor milik para pelajar tersebut di lahan terbuka.

Insiden pembakaran kendaraan ini terjadi di wilayah Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kejadian mencekam tersebut sempat terekam dalam video amatir dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Video Viral Aksi Pembakaran Sepeda Motor

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat kobaran api menjulang tinggi di tengah kegelapan malam yang menghebohkan warga sekitar. Sejumlah sepeda motor tampak dalam posisi terjatuh dan dilalap api hingga hampir seluruh bagian kendaraan hangus terbakar.

Asap tebal berwarna hitam membumbung tinggi ke udara disertai suara letupan kecil dari arah api yang menyala. Beberapa warga terlihat berdiri tidak jauh dari lokasi kejadian sambil menyaksikan proses hangusnya kendaraan-kendaraan tersebut.

Suasana di lokasi kejadian tampak sangat gelap dan hanya diterangi oleh cahaya api yang berwarna oranye terang. Terdengar percakapan antarwarga di dalam video yang mempertanyakan apakah kendaraan tersebut bisa meledak saat dibakar.

"Bisa meledak tidak ya?" tanya salah seorang pria dalam rekaman video amatir tersebut. Rekannya kemudian menimpali dengan mengonfirmasi bahwa sepeda motor tersebut memang sengaja dibakar oleh warga yang geram.

Penjelasan Kasat Reskrim Polresta Cirebon

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, memberikan konfirmasi resmi terkait laporan pembakaran kendaraan bermotor tersebut. Pihaknya membenarkan bahwa informasi mengenai pembakaran motor oleh warga di wilayah Klangenan memang benar terjadi.

"Informasi tersebut memang ada dan saat ini sedang kami dalami lebih lanjut," ujar Putu kepada media pada Selasa (10/2/2026) dini hari. Kepolisian kini fokus mencari tahu latar belakang serta kronologi lengkap yang memicu amuk massa tersebut.

Pihak kepolisian juga tengah melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui jumlah pasti sepeda motor yang terdampak pembakaran. Putu menyebutkan bahwa gerombolan pelajar tersebut melintas dengan jumlah kendaraan yang cukup banyak di desa tersebut.

Berdasarkan laporan awal, diperkirakan terdapat sekitar 50 kendaraan yang melintas secara berbarengan sebelum insiden terjadi. Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan keamanan wilayah dan mengidentifikasi peran masing-masing pelajar yang diamankan.

Hingga saat ini, ke-24 pelajar yang diduga terlibat aktivitas geng motor masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon. Polisi berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk aktivitas geng motor yang meresahkan ketertiban umum di wilayah hukum Cirebon.



Ditulis oleh: Rudi Hartono

Baca Juga

Loading...