Kronologi Honda Brio Terbakar di Krucuk Cirebon, Diduga Korsleting

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Insiden kebakaran mobil melanda sebuah Honda Brio berwarna putih di Perempatan Krucuk, Kota Cirebon, pada Rabu (4/2/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi tepat di tengah kepadatan arus lalu lintas saat jam berangkat kerja.
Kobaran api yang muncul tiba-tiba memicu kepanikan warga dan pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Kemacetan panjang pun tidak terhindarkan akibat posisi mobil yang berhenti di tengah persimpangan jalan.
Laporan Warga dan Respon Cepat Petugas Damkar
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon menerima laporan mengenai insiden tersebut sekitar pukul 07.20 WIB. Informasi kebakaran pertama kali disampaikan oleh seorang warga bernama Tika Tineke Dwi kepada petugas.
Menanggapi laporan itu, petugas segera bergerak menuju lokasi kejadian yang berada tepat di depan Gerai Telkomsel. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), api terlihat sudah membumbung tinggi melalap badan kendaraan.
Kasi Kesiapsiagaan DPKP Kota Cirebon, Nurjaman, mengonfirmasi pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk memadamkan api. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dan tujuh orang personel diterjunkan ke lokasi.
Petugas langsung melakukan lokalisir area agar api tidak menyambar kendaraan lain yang terjebak kemacetan. Upaya pemadaman dilakukan dengan intensif mengingat posisi mobil yang sangat dekat dengan fasilitas publik.
Penyebab Kebakaran dan Taksiran Kerugian
Kesigapan petugas di lapangan membuahkan hasil hingga api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 08.00 WIB. Setelah api padam, petugas masih melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara api.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, dugaan kuat penyebab kebakaran adalah kegagalan sistem kelistrikan. Arus pendek pada rangkaian kabel kendaraan disinyalir menjadi pemicu awal timbulnya api.
“Penyebab kebakaran diduga konsleting listrik arus pendek,” ujar Nurjaman saat memberikan keterangan kepada media. Ia juga memastikan bahwa pengemudi dan penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini, kerugian materiil yang diderita pemilik mobil cukup besar. Nurjaman memperkirakan total kerugian mencapai Rp 250 juta mengingat kondisi mobil yang rusak berat.
Dampak Lalu Lintas dan Himbauan Keselamatan
Insiden ini sempat melumpuhkan arus kendaraan dari arah jalur Pantura menuju pusat Kota Cirebon selama beberapa saat. Petugas kepolisian terlihat membantu pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan pasca-evakuasi kendaraan.
Pihak Damkar menghimbau seluruh pemilik kendaraan untuk rutin mengecek kondisi kelistrikan mobil secara berkala. Hal ini sangat penting guna mencegah risiko kebakaran yang dipicu oleh korsleting listrik di masa mendatang.
Ditulis oleh: Rizky Ramadhan