Kecelakaan Tol Jagorawi Km 24: Honda City Terbalik Akibat Microsleep
/data/photo/2026/02/08/698842da0192d.jpg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan mobil sedan dan truk boks terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor pada Sabtu (7/2/2026). Insiden yang berlokasi di Km 24, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor ini mengakibatkan satu unit mobil Honda City terbalik di tengah jalan.
Pihak kepolisian melaporkan bahwa peristiwa nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB saat arus lalu lintas sedang cukup padat. Dua orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kronologi Kecelakaan dan Penyebab Microsleep
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Honda City bernomor polisi B-2503-DVS melaju dari Jakarta. Kendaraan tersebut melaju di lajur dua sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan tol.
"Pengemudi Honda City mengantuk atau mengalami microsleep sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan dan terbalik," ujar Ares saat dikonfirmasi pada Minggu (8/2/2026). Posisi akhir kendaraan sedan tersebut terpantau berada di tengah lajur dengan keempat roda menghadap ke atas.
Tak lama setelah mobil sedan tersebut terbalik, muncul truk boks Mitsubishi Colt Diesel dengan nomor polisi B-9897-SYO dari arah belakang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak dapat menghindar dan menabrak Honda City yang berada di depannya.
Tabrakan kedua ini memperparah kondisi kendaraan namun beruntung tidak menimbulkan ledakan atau kebakaran di lokasi kejadian. Petugas kepolisian segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah menerima laporan dari pengguna jalan lain.
Identitas Korban dan Kondisi Terkini
Korban luka dalam insiden ini diidentifikasi sebagai Diva Mara Hefri Siregar (21), yang merupakan pengemudi mobil Honda City. Selain Diva, seorang penumpang pria bernama Muhamad Reza (25) juga mengalami cedera akibat benturan keras tersebut.
Keduanya segera dievakuasi oleh petugas medis dan dibantu personel Satlantas ke RS Annisa Cibinong. "Meninggal dunia tidak ada, korban hanya mengalami luka dan sudah mendapatkan perawatan," tutur Ipda Ares Rahman menjelaskan kondisi terkini.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang tidak sedikit bagi para pemilik kendaraan. Berdasarkan hasil olah TKP, total kerugian materiil akibat kerusakan fisik kendaraan ditaksir mencapai angka Rp 9 juta.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas Satlantas Polres Bogor melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang. Serpihan kendaraan dan posisi mobil yang melintang sempat membuat lajur di Km 24 mengalami penyempitan sementara.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk lebih memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara jarak jauh. Gejala microsleep sering kali menjadi pemicu utama kecelakaan fatal di jalan bebas hambatan, terutama pada sore hari.
Pastikan untuk beristirahat di rest area terdekat jika merasa lelah atau mengantuk saat sedang mengemudi. Keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama guna menghindari insiden serupa yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Ditulis oleh: Eko Kurniawan