Innalillahi, Warga Lebakwangi Temukan Jasad Bayi Laki-Laki di Kebun Kosong

Table of Contents

Innalilahi, Bayi Tanpa Nyawa Ditemukan Tergeletak Dengan Sehelai Kain di Lebakwangi – Kuningan Mass


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Warga Desa Mekarwangi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah lahan kosong atau kebun milik warga bernama Dasta.

Lokasi penemuan tepatnya berada di Dusun Wage, RT 23/RW 05, di mana jasad ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan tubuh yang hanya dibalut sehelai kain.

Kronologi Penemuan Jasad Bayi di Desa Mekarwangi

Kejadian tragis ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Sumiati, perempuan asal Dusun Manis, Desa Mekarwangi. Ia secara tidak sengaja menemukan bungkusan kain tersebut saat melintasi area perkebunan milik Dasta.

Sumiati yang terkejut langsung melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar dan pihak kepolisian setempat. Penemuan ini dengan cepat menyebar dan memicu kerumunan warga yang ingin mengetahui kondisi bayi tersebut secara langsung.

Kapolsek Lebakwangi, AKP Wawan Hernawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan segera menuju lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Mekarwangi untuk pemeriksaan awal di tempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, bayi tersebut diperkirakan baru lahir sekitar 7 hingga 8 jam sebelum akhirnya ditemukan warga. Kondisi fisik bayi menunjukkan tanda-tanda kelahiran yang belum lama terjadi di lokasi yang tidak steril.

Hasil Identifikasi Awal Kepolisian

Kapolsek Wawan menjelaskan bahwa saat ditemukan, masih terdapat sisa-sisa darah segar yang menempel pada tubuh bayi mungil tersebut. Namun, petugas tidak menemukan adanya plasenta atau ari-ari di sekitar lokasi penemuan jasad.

“Ada darah segar yang masih menempel di tubuh bayi, dan tidak ditemukan plasenta, yang diduga masih berada di dalam perut ibu bayi tersebut,” terang AKP Wawan kepada awak media. Dugaan sementara, bayi tersebut sengaja dibuang segera setelah proses persalinan selesai.

Setelah melakukan identifikasi awal, Polsek Lebakwangi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti tambahan. Lokasi kebun tersebut kini telah dipasangi garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Jasad bayi laki-laki itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSUD) 45 Kuningan. Langkah ini diambil untuk melakukan pemeriksaan medis mendalam guna memastikan penyebab pasti kematian sang bayi.

Penyelidikan Tim Gabungan Polres Kuningan

Proses penyelidikan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Lebakwangi dan Polres Kuningan. Unit Identifikasi Polres Kuningan beserta piket Pamapta turut dikerahkan untuk mempercepat pengungkapan kasus.

“Kami membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum 45 Kuningan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah AKP Wawan mengenai prosedur hukum yang sedang berjalan. Polisi juga mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar Dusun Wage.

Langkah pengamanan TKP menjadi prioritas utama pihak kepolisian agar tidak ada gangguan dari warga selama proses pencarian barang bukti. Polisi berharap dapat segera menemukan petunjuk mengenai identitas orang tua bayi yang tega melakukan aksi tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai perempuan hamil yang mencurigakan di wilayah tersebut untuk segera melapor. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum demi menegakkan keadilan bagi sang bayi tak berdosa.



Ditulis oleh: Rudi Hartono

Baca Juga

Loading...