Info Gangguan Aliran Air Perumda Tirta Jati Cirebon 10 Februari 2026

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Jati Kabupaten Cirebon mengumumkan rencana gangguan aliran air yang akan terjadi pada 10 Februari 2026. Langkah ini dilakukan sehubungan dengan adanya pemeliharaan infrastruktur vital di wilayah pelayanan Cabang Sumber.
Berdasarkan informasi resmi, gangguan distribusi ini dijadwalkan akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga proses perbaikan selesai. Pihak manajemen mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk melakukan langkah antisipasi dengan menampung air bersih secukupnya.
Penyebab utama terhentinya aliran air ini adalah adanya agenda perbaikan pipa distribusi jenis PVC berdiameter 250 mm (Ø250). Pekerjaan teknis tersebut berlokasi di titik Cisaat yang merupakan jalur distribusi utama bagi beberapa kawasan pemukiman.
Kondisi ini merupakan bagian dari upaya Perumda Tirta Jati untuk menjaga keandalan jaringan pipa demi pelayanan jangka panjang. Manajemen menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan selama masa pengerjaan berlangsung.
Daftar Wilayah Terdampak Gangguan di Cabang Sumber
Gangguan aliran air akan berdampak signifikan pada sejumlah perumahan besar, salah satunya adalah Perumahan GSI untuk area Blok 4, 5, 6, 7, dan 8. Selain itu, warga di Perumahan TTI Blok 1, 2, dan 3 juga akan mengalami penghentian sementara pasokan air bersih.
Sektor usaha dan fasilitas publik juga tercatat masuk dalam daftar area terdampak, termasuk PT Sari Guna Prima Tirta (Cleo). Aktivitas perdagangan di Pasar Sumber, khususnya Blok I, II, dan IV, diprediksi akan mengalami kendala distribusi serupa.
Wilayah pemukiman lainnya yang diwajibkan bersiap adalah Perumahan TSI, Toya Regency, serta seluruh area perumahan di kawasan Saba. Petugas lapangan dipastikan akan bekerja secara maksimal untuk mempercepat durasi perbaikan pipa di lapangan.
Pihak PDAM menyarankan agar masyarakat mulai melakukan penghematan penggunaan air sejak sehari sebelum jadwal pengerjaan dilakukan. Hal ini bertujuan agar cadangan air di bak penampungan rumah tangga mencukupi untuk kebutuhan mendasar seperti memasak dan mandi.
Panduan Hemat Air dan Antisipasi Layanan Terhenti
Masyarakat diingatkan untuk selalu memastikan keran air dalam posisi tertutup rapat jika sedang tidak digunakan atau saat aliran terhenti. Tindakan sederhana ini sangat krusial untuk mencegah pemborosan air dan menjaga agar tagihan bulanan tetap terkontrol dengan baik.
Salah satu metode antisipasi yang efektif adalah menampung air hujan atau air bersih menggunakan wadah besar seperti ember atau tandon. Pastikan wadah penampungan tersebut memiliki tutup yang rapat agar kualitas air tetap terjaga dan terhindar dari kotoran atau jentik nyamuk.
Selain itu, pelanggan diharapkan rutin melakukan pengecekan mandiri pada instalasi pipa di dalam rumah untuk mendeteksi potensi kebocoran. Jika ditemukan rembesan atau kerusakan pada saluran, segera laporkan kepada kantor Perumda Tirta Jati agar mendapat penanganan profesional.
Gunakanlah air secara efisien dan prioritaskan hanya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak selama periode gangguan berlangsung. Dengan kesadaran kolektif dalam menjaga sumber daya air, dampak dari pemeliharaan pipa di Cisaat ini dapat diminimalisir bersama.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan gangguan air di Kabupaten Cirebon akan terjadi?
Gangguan dijadwalkan pada tanggal 10 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.
Apa penyebab gangguan aliran air Perumda Tirta Jati?
Gangguan terjadi karena adanya perbaikan pipa distribusi PVC berdiameter 250 mm di wilayah Cisaat.
Area mana saja yang termasuk wilayah terdampak?
Wilayah terdampak meliputi Perumahan GSI, TTI, TSI, Toya Regency, Saba, Pasar Sumber (Blok I, II, IV), dan PT Sari Guna Prima Tirta (Cleo).
Bagaimana cara mengantisipasi gangguan air ini?
Pelanggan disarankan menampung air sebelum jam 08.00 WIB, mematikan keran saat tidak digunakan, dan mengecek kebocoran pipa rumah.
Ditulis oleh: Agus Pratama