Gantikan Adam Przybek, I Made Wirawan Comeback Perkuat Persib di Usia 44 Tahun

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional saat penjaga gawang legendaris I Made Wirawan kembali terlihat mengenakan seragam bertanding dalam laga lanjutan antara Persib Bandung melawan Persita Tangerang. Penjaga gawang veteran yang identik dengan nomor punggung 15 tersebut resmi melangsungkan comeback sebagai pemain aktif setelah sempat menyatakan pensiun beberapa musim yang lalu.
Kemunculan kembali Made Wirawan di daftar susunan pemain Maung Bandung menjadi sorotan utama mengingat usianya yang kini telah menginjak 44 tahun, sebuah angka yang sangat langka bagi pesepak bola profesional di kasta tertinggi. Keputusan dramatis ini diambil oleh manajemen dan staf pelatih guna memperkuat kedalaman skuat di sektor pertahanan pada putaran kedua kompetisi Super League 2025/26.
Alasan Bojan Hodak Mengaktifkan Kembali Sang Legenda
Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, secara resmi memutuskan untuk mendaftarkan kembali I Made Wirawan sebagai pemain aktif pada bursa transfer Januari yang baru saja ditutup. Langkah strategis ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai respons atas dinamika perubahan komposisi pemain asing yang terjadi di tubuh tim kebanggaan Bobotoh tersebut.
Sebelum keputusan ini diambil, Made Wirawan sebenarnya sudah menikmati peran barunya sebagai asisten pelatih kiper di bawah arahan Luizinho Passos dan Mario Jozic sejak akhir musim 2022/23. Namun, dedikasi dan kondisi fisik Made yang tetap terjaga membuat tim pelatih yakin bahwa sang veteran masih mampu memberikan kontribusi nyata di dalam lapangan saat dibutuhkan.
Pencoretan Adam Przybek dan Regulasi Kuota Pemain Asing
Faktor utama yang melatarbelakangi kembalinya Made Wirawan adalah pencoretan penjaga gawang asing Adam Przybek dari skuat utama untuk sisa musim Super League tahun ini. Przybek dinilai gagal menunjukkan performa yang konsisten sejak awal musim dan kesulitan menggeser dominasi Teja Paku Alam sebagai kiper nomor satu di bawah mistar gawang Persib.
Selain masalah performa, manajemen Persib Bandung juga harus berhitung secara cermat mengenai kuota pemain asing yang ditetapkan oleh otoritas liga demi mengakomodasi kebutuhan posisi lain. Kedatangan pemain kelas dunia seperti Layvin Kurzawa dan penyerang Sergio Castel memaksa tim harus mengorbankan satu slot pemain asing agar tidak melanggar regulasi pendaftaran pemain.
Pergeseran Fokus Strategi di Bursa Transfer Januari
Keputusan untuk mencoret Adam Przybek menjadi jalan keluar paling logis bagi tim pelatih untuk menyeimbangkan lini serang dan lini pertahanan dalam mengejar gelar juara. Dengan masuknya Sergio Castel sebagai ujung tombak baru, Persib kini memiliki daya gedor yang lebih menakutkan, terutama setelah profil mantan top scorer Liga 3 Prancis itu disebut-sebut sebagai striker terbaik klub saat ini.
Di sisi lain, posisi yang ditinggalkan Przybek memerlukan pelapis yang berpengalaman dan sudah memahami filosofi bermain Persib tanpa harus membebani slot pemain asing tambahan. I Made Wirawan hadir sebagai solusi instan yang sempurna karena ia tidak memerlukan waktu adaptasi lagi dan sudah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan seluruh elemen di skuat Maung Bandung.
Transformasi Peran: Dari Pelatih Kembali ke Lapangan Hijau
Sejak memutuskan gantung sepatu pada akhir Liga 1 musim 2022/23, Made Wirawan sebenarnya telah bertransformasi menjadi mentor bagi kiper-kiper muda Persib melalui perannya sebagai asisten pelatih. Ia bekerja bahu membahu dengan Luizinho Passos untuk mengasah kemampuan Teja Paku Alam dan rekan-rekan lainnya dalam menjaga kesucian gawang dari serangan lawan.
Pengalaman Made yang pernah membawa Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia tahun 2014 menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh Bojan Hodak dalam menjaga mentalitas ruang ganti. Kehadirannya di bangku cadangan maupun di lapangan memberikan rasa aman dan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain belakang yang lebih muda.
Persaingan Sehat di Sektor Penjaga Gawang Persib
Meskipun kini berstatus sebagai pemain, Made Wirawan harus bersaing secara profesional dengan Teja Paku Alam yang tetap menjadi pilihan utama di bawah asuhan pelatih kiper Mario Jozic. Persaingan sehat ini diharapkan dapat memacu performa kedua kiper tersebut untuk selalu memberikan yang terbaik bagi tim di setiap pertandingan sisa musim ini.
Teja Paku Alam sendiri merespons positif kehadiran seniornya tersebut kembali di lapangan sebagai rekan setim, yang dianggapnya sebagai kesempatan belajar lebih banyak dari sosok panutan. Sinergi antara kiper senior dan kiper berpengalaman di usia emas ini menjadikan sektor pertahanan Persib salah satu yang paling solid di liga.
Kesiapan Fisik I Made Wirawan di Usia 44 Tahun
Banyak pihak meragukan kemampuan fisik Made Wirawan di usia kepala empat, namun tes medis dan performa di sesi latihan membuktikan bahwa dirinya masih kompetitif. Made secara konsisten mengikuti program latihan fisik yang ketat selama menjabat sebagai asisten pelatih, sehingga proses transisi kembali menjadi pemain tidak memakan waktu lama.
Kembalinya Made Wirawan dalam laga melawan Persita Tangerang menjadi bukti nyata bahwa disiplin atletik yang tinggi dapat memperpanjang usia karier seorang pesepak bola profesional. Momen ini juga menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia mengenai pentingnya menjaga gaya hidup sehat dan profesionalitas di dalam maupun di luar lapangan.
Masa Depan Persib Bandung di Super League 2025/26
Dengan skuat yang lebih seimbang setelah pergerakan di bursa transfer Januari, Persib Bandung kini menatap optimistis putaran kedua kompetisi dengan target tinggi. Kehadiran kombinasi pemain veteran seperti Made Wirawan dan bintang internasional baru diharapkan mampu membawa stabilitas performa hingga akhir musim.
Manajemen Persib menegaskan bahwa langkah mengaktifkan kembali Made Wirawan adalah keputusan murni taktis yang sudah didiskusikan secara mendalam antara staf pelatih dan petinggi klub. Sekarang, publik sepak bola tinggal menunggu apakah sang kiper berusia 44 tahun tersebut akan kembali menunjukkan aksi-aksi penyelamatan gemilangnya di bawah mistar gawang Maung Bandung.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa I Made Wirawan kembali bermain padahal sudah pensiun?
I Made Wirawan kembali bermain karena didaftarkan ulang oleh pelatih Bojan Hodak pada bursa transfer Januari untuk mengisi slot yang ditinggalkan Adam Przybek dan menjaga kedalaman skuat.
Berapa usia I Made Wirawan saat melakukan comeback di musim 2025/26?
I Made Wirawan saat ini telah menginjak usia 44 tahun, menjadikannya salah satu pemain tertua yang aktif di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Siapa kiper asing yang dicoret Persib untuk memberikan tempat bagi pemain lain?
Persib Bandung mencoret penjaga gawang asal Polandia, Adam Przybek, demi memenuhi regulasi kuota pemain asing setelah mendatangkan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel.
Apa peran I Made Wirawan sebelum diaktifkan kembali sebagai pemain?
Sebelum kembali menjadi pemain, I Made Wirawan menjabat sebagai asisten pelatih kiper membantu Luizinho Passos dan Mario Jozic di staf kepelatihan Persib Bandung.
Siapa kiper utama Persib Bandung saat ini?
Teja Paku Alam tetap menjadi pilihan utama sebagai kiper nomor satu Persib Bandung, sementara I Made Wirawan bertindak sebagai pelapis sekaligus mentor.
Ditulis oleh: Sri Wahyuni