Dony Bupati Sumedang Resmi Gabung Gerindra, Disambut Langsung Sekjen Sugiono

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir secara resmi menyatakan hengkang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Langkah politik strategis ini dikonfirmasi melalui prosesi penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) pada Jumat (13/2) malam.
Penyerahan KTA tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, di hadapan publik. Momentum bersejarah ini berlangsung di area terbuka Alun-alun Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dengan disaksikan ribuan warga.
Kehadiran Tokoh Penting dalam Penyambutan Dony
Sejumlah tokoh elit Partai Gerindra turut hadir mendampingi Sugiono dalam menyambut bergabungnya pemimpin Kabupaten Sumedang tersebut. Terlihat di lokasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa ikut memberikan dukungan.
Selain tokoh daerah, hadir pula Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait yang kini telah menjadi bagian dari keluarga besar Gerindra. Kehadiran deretan tokoh ini menandakan pentingnya posisi Dony Ahmad Munir dalam peta politik partai pimpinan Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Sugiono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keputusan Dony untuk memperkuat barisan Partai Gerindra. Ia meyakini bahwa sinergi ini akan membawa perubahan positif bagi pembangunan di wilayah Sumedang dan sekitarnya.
"Dengan bergabungnya Pak Dony ke Partai Gerindra, pembangunan kesejahteraan kemakmuran masyarakat di kabupaten ini semakin meningkat," ujar Sugiono. Ia menekankan bahwa prioritas utama partai adalah memastikan tingkat kehidupan warga Kabupaten Sumedang menjadi jauh lebih baik.
Visi Perjuangan dan Kepemimpinan Prabowo Subianto
Sugiono menambahkan bahwa bagi Gerindra, politik bukan sekadar mengejar kekuasaan melainkan sebuah jalan pengabdian. Ia menilai semangat Dony dalam memajukan daerah sangat seirama dengan filosofi perjuangan yang selama ini diusung oleh partai.
"Bahwa kader Partai Gerindra bukan politisi, melainkan pejuang yang terjun ke kancah politik untuk kemaslahatan," tegas Sugiono. Pernyataan tersebut sekaligus mengukuhkan posisi Dony sebagai pejuang pembangunan baru di internal partai berlambang kepala garuda itu.
Dony Ahmad Munir sendiri mengungkapkan bahwa sosok Presiden RI sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi alasan utama kepindahannya. Ia mengagumi karakter kepemimpinan Prabowo yang dinilai sangat visioner dan memiliki ketegasan dalam bekerja.
"Saya melihat Bapak Prabowo sebagai pemimpin yang pekerja keras dan memiliki kesungguhan hati membangun negara," ungkap Dony. Baginya, visi besar Prabowo dalam menjaga ketahanan nasional dan ekonomi kerakyatan sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini.
Rekam Jejak Politik Dony Ahmad Munir
Keputusan Dony untuk berpindah haluan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang dan diskusi panjang dengan berbagai tokoh masyarakat. Ia juga menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai nasionalisme dan kemandirian bangsa yang menjadi fondasi utama Partai Gerindra.
Sebelum bergabung dengan Gerindra, Dony Ahmad Munir merupakan kader senior di PPP dan telah menjabat sebagai Bupati Sumedang sejak 2018. Pengalamannya di dunia legislatif juga sangat mumpuni, tercatat ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD tingkat kabupaten hingga provinsi.
Kini, di periode keduanya sebagai kepala daerah, Dony diharapkan mampu mengintegrasikan program pemerintah daerah dengan visi nasional Partai Gerindra. Langkah ini diprediksi akan memperkuat basis dukungan Gerindra di wilayah Jawa Barat menjelang kontestasi politik mendatang.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan Dony Ahmad Munir resmi bergabung dengan Gerindra?
Dony Ahmad Munir resmi bergabung pada Jumat (13/2) malam melalui penyerahan KTA di Alun-alun Sumedang.
Siapa yang menyerahkan KTA Gerindra kepada Dony?
KTA diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono.
Apa alasan utama Dony pindah dari PPP ke Gerindra?
Dony tertarik pada sosok Prabowo Subianto yang visioner dan tegas, serta komitmen Gerindra terhadap nasionalisme dan ekonomi kerakyatan.
Siapa saja tokoh yang hadir dalam acara tersebut?
Tokoh yang hadir antara lain Dedi Mulyadi (Gubernur Jabar), Buky Wibawa (Ketua DPRD Jabar), dan Maruarar Sirait (Menteri Perumahan).
Ditulis oleh: Eko Kurniawan