Chris Perkins: Gila Jika Dolphins Pertahankan Tua Tagovailoa di Musim 2026

Table of Contents

Chris Perkins: It would be crazy for Dolphins to bring back Tua


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - MIAMI GARDENS, Fla. – Analis olahraga Chris Perkins dengan tegas menyatakan bahwa Miami Dolphins tidak seharusnya membawa kembali quarterback Tua Tagovailoa untuk musim 2026. Pernyataan ini muncul di tengah sikap nonkomital manajemen Dolphins mengenai masa depan sang quarterback.

Meskipun rezim baru Miami, yang dipimpin oleh General Manager Jon-Eric Sullivan, pelatih Jeff Hafley, dan koordinator ofensif Bobby Slowik, telah memberikan pujian kepada Tua—pemain Pro Bowl 2023 yang pernah dianggap sebagai penyelamat waralaba—Perkins bersikeras bahwa gagasan untuk mempertahankannya adalah keputusan yang 'gila'. Ini menandakan perlunya perubahan fundamental bagi tim.

Pelepasan dari Masa Lalu

Perubahan besar yang dilakukan Dolphins belakangan ini bertujuan untuk melepaskan diri dari masa lalu tim. Mantan General Manager Chris Grier, mantan pelatih Mike McDaniel, dan Tua Tagovailoa secara kolektif mewakili era yang dianggap gagal tersebut.

Faktor-faktor seperti kurangnya mobilitas Tua, risiko cedera yang terus-menerus, dan kemungkinan tidak adanya wide receiver cepat Tyreek Hill, semuanya berkontribusi pada kesulitan Dolphins musim lalu. Perkins mempertanyakan apakah permasalahan ini akan terselesaikan musim depan.

Performa Kontra Tim Kaliber Playoff

Pelepasan dari Masa Lalu

Salah satu kelemahan terbesar Tua adalah ketidakmampuannya tampil prima melawan tim-tim berkaliber playoff. Selama musim 2023-24, ketika Dolphins seharusnya bisa melaju jauh di playoff, Tua mencatat rekor 2-10 melawan tim playoff dengan 15 touchdown dan 14 intersepsi.

Ia juga gagal mengangkat performa rekan setimnya; baik Tyreek Hill maupun Jaylen Waddle tidak mencatatkan permainan 100 yard melawan tim playoff dalam rentang 12 pertandingan tersebut. Keterbatasan ini menjadi penghalang utama bagi ambisi Dolphins.

Implikasi Finansial dan Awal yang Baru

Meskipun ada pujian dari staf pelatih, Perkins menilai ini sebagai upaya untuk menjaga nilai tukar Tua. Kontrak empat tahun senilai $212 juta yang diberikan setelah musim 2023 menjadi beban finansial besar.

Perkins menyarankan Dolphins untuk melepas Tua dengan menjadikannya potongan pasca-1 Juni, meski itu berarti menyerap $67 juta dead money musim ini dan $32 juta musim depan. Langkah ini esensial bagi Sullivan dan Hafley untuk mendapatkan awal yang benar-benar baru, melepaskan diri dari 'harapan palsu' dan 'mimpi yang hancur' yang diasosiasikan dengan rezim sebelumnya.

Masa Depan Dolphins Tanpa Tua

Coach Hafley telah menyatakan bahwa Dolphins mempertimbangkan semua opsi untuk quarterback awal tahun depan, baik dari daftar pemain saat ini, agen bebas, maupun draf. Ini menunjukkan pendekatan yang cermat dalam mencari pemimpin baru.

Tua Tagovailoa, meskipun telah berusaha sebaik mungkin, tidak dapat dipertahankan bahkan sebagai cadangan karena berpotensi menjadi gangguan. Untuk alasan bisnis dan demi keberlanjutan tim, Dolphins harus secara definitif melangkah maju dan berpisah dengan masa lalu.



Ditulis oleh: Agus Pratama

Baca Juga

Loading...