CBF Bahas Pemangkasan Degradasi & Aturan Promosi Liga Brasil
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) secara resmi telah memutuskan untuk memasukkan agenda krusial mengenai pengurangan jumlah degradasi dan promosi dalam Kejuaraan Brasil. Keputusan ini datang setelah serangkaian diskusi mengenai Fair Play keuangan dan perwasitan yang diselenggarakan CBF baru-baru ini.
Dalam pertemuan dengan klub-klub Série B pada Kamis ini, organisasi tersebut mengumumkan niatnya untuk mempelajari perubahan format degradasi saat ini dari empat tim menjadi hanya tiga. Proposal ini merupakan tuntutan lama dari para eksekutif Série A dan telah dibahas sejak masa pemerintahan konfederasi sebelumnya.
Perubahan Degradasi: Tuntutan Lama Série A
Di bawah kepemimpinan Samir Xaud, CBF kini mengindikasikan bahwa isu ini akan diprioritaskan, meskipun belum ada tanggal pasti untuk implementasinya. Model dengan empat tim terdegradasi telah berlaku sejak tahun 2004, memberikan tantangan signifikan bagi klub-klub di kasta tertinggi.
Pengurangan jumlah tim yang terdegradasi diharapkan dapat memberikan stabilitas finansial dan performa yang lebih baik bagi klub-klub Série A. Ini juga berpotensi mengurangi tekanan ekstrem di akhir musim, memungkinkan tim untuk fokus pada pengembangan jangka panjang.
Format Promosi Baru: Sistem Playoff Mulai 2026
Selain perubahan degradasi, pada hari Kamis yang sama, CBF juga mengumumkan perubahan format promosi, setidaknya selama empat slot promosi masih dipertahankan. Mulai musim 2026, hanya dua tim teratas dari Série B yang akan dipromosikan langsung ke Série A.
Tim peringkat ketiga dan keempat Série B akan diwajibkan untuk memainkan babak playoff dua leg. Mereka masing-masing akan menghadapi tim peringkat keenam dan kelima Série B untuk memperebutkan dua slot promosi tersisa, menambah intensitas persaingan di papan tengah.
Topik Kontroversial Lain: Lapangan Sintetis dan Pemain Asing
Dua topik kontroversial lainnya juga diperkirakan akan segera masuk meja diskusi CBF. Salah satunya adalah penggunaan lapangan sintetis, yang sering menjadi perdebatan karena dampaknya terhadap gaya bermain dan potensi cedera pemain.
Topik kedua adalah kemungkinan pengurangan batas pemain asing, yang saat ini sembilan pemain per pertandingan. Usulan ini bertujuan untuk melindungi dan memfasilitasi pengembangan atlet muda Brasil, memastikan mereka mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain di liga domestik.
Ditulis oleh: Siti Aminah