AS dan Israel Serang Iran: Trump Targetkan Penghancuran Total Militer Rezim

Table of Contents
Trump talks of ‘annihilation’, ‘elimination’ as US, Israel attack Iran | Israel-Iran conflict News | Al Jazeera
AS dan Israel Serang Iran: Trump Targetkan Penghancuran Total Militer Rezim

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan dimulainya "operasi tempur besar" terhadap Iran pada hari Sabtu. Serangan gabungan yang dilakukan oleh militer AS dan Israel ini diklaim bertujuan untuk mengeliminasi ancaman mendesak dari rezim Tehran.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa langkah militer tersebut diambil untuk melindungi rakyat Amerika dari agresi Iran. Ia menyatakan bahwa fokus utama operasi ini adalah menghancurkan kemampuan militer musuh secara menyeluruh.

Target Operasi: Penghancuran Infrastruktur Militer

Presiden Trump mengeluarkan peringatan keras mengenai penghancuran total industri pertahanan Iran di berbagai sektor. Ia berjanji akan meratakan industri rudal Iran dan memusnahkan kekuatan angkatan laut negara tersebut hingga ke dasar.

Langkah ini juga dirancang untuk memastikan bahwa proksi-proksi regional tidak lagi memiliki kekuatan untuk mengganggu stabilitas dunia. Trump menegaskan pesan sederhana bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan untuk memiliki senjata nuklir selama masa kepemimpinannya.

Upaya Dekapitasi Rezim dan Keamanan Khamenei

Target Operasi: Penghancuran Infrastruktur Militer

Laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa keterlibatan Amerika Serikat dalam serangan ini bertujuan untuk melakukan "dekapitasi" terhadap rezim Iran. Serangan dilaporkan terkonsentrasi di area yang diduga menjadi tempat persembunyian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Salah satu target utama di ibu kota Tehran berada di dekat kantor resmi Ayatollah Ali Khamenei. Meski demikian, sumber Reuters melaporkan bahwa Khamenei telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman sebelum serangan dimulai.

Respons Iran dan Peringatan Internasional

Menanggapi agresi tersebut, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa mereka sedang mempersiapkan pembalasan yang sangat kuat. Tehran menjanjikan serangan balasan yang "menghancurkan" sebagai bentuk balas dendam terhadap tindakan militer Israel dan AS.

Di sisi lain, badan pengawas nuklir PBB dan intelijen AS sebelumnya belum menemukan bukti kuat bahwa Iran mengejar senjata atom. Klaim Trump mengenai program senjata nuklir Iran dianggap oleh banyak pihak sebagai narasi yang terus didorong tanpa bukti konkret.

Beberapa negara telah memperingatkan Amerika Serikat mengenai risiko jangka panjang dari serangan besar-besaran ini. Mereka mempertanyakan rencana masa depan kawasan jika struktur kepemimpinan utama Iran benar-benar berhasil digulingkan secara paksa.

Eskalasi ini memicu bunyi sirene peringatan di seluruh Israel saat negara tersebut meluncurkan apa yang mereka sebut serangan preventif. Ledakan juga dilaporkan terdengar di beberapa titik strategis di wilayah Teluk Arab seiring meningkatnya ketegangan militer.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan utama serangan AS dan Israel ke Iran menurut Donald Trump?

Tujuan utamanya adalah untuk mengeliminasi ancaman mendesak dari rezim Iran, menghancurkan industri rudal dan angkatan laut mereka, serta memastikan Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Di mana lokasi serangan yang menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran?

Serangan dilaporkan terjadi di dekat kantor Ayatollah Ali Khamenei di Tehran, namun ia dilaporkan telah dipindahkan ke lokasi aman.

Bagaimana tanggapan Iran terhadap serangan gabungan ini?

Iran menjanjikan pembalasan yang kuat dan menghancurkan terhadap Israel serta sedang mempersiapkan langkah balas dendam melalui media pemerintah mereka.

Apakah ada bukti bahwa Iran sedang membangun senjata nuklir?

Menurut laporan, baik intelijen AS maupun badan pengawas nuklir PBB belum menemukan bukti konkret bahwa Iran sedang mengejar pembuatan senjata nuklir.



Ditulis oleh: Maya Sari

Baca Juga

Loading...