9 Keputusan Terbodoh Super Bowl, Diingat dalam Rematch Patriots vs Seahawks

Table of Contents

Seahawks-Patriots Super Bowl rematch recalls the 9 dumbest decisions in the Big Game's history


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Ketika perbincangan mengenai Super Bowl muncul, kita cenderung memikirkan momen gemilang dan strategi cemerlang yang membentuk sejarah olahraga Amerika. Namun, seiring dengan kilauan kemenangan, ada pula serangkaian keputusan mengejutkan yang justru menjadi sorotan, terutama saat mengenang kembali pertandingan Patriots vs Seahawks yang ikonik.

Kembalinya memori Super Bowl XLIX antara Seahawks dan Patriots secara tidak langsung mengingatkan kita pada beberapa keputusan paling konyol dalam sejarah ajang olahraga akbar ini. Blunder-blunder ini, baik yang dilakukan oleh pelatih berkaliber Hall of Fame maupun pemain biasa, telah membentuk narasi unik tentang ketegangan dan drama di panggung terbesar NFL.

Blunder Krusial di Super Bowl XLIX: Seattle Seahawks vs. New England Patriots

Pada momen krusial Super Bowl XLIX, jam pertandingan menunjukkan 1:01 tersisa saat Seahawks berada di garis 1 yard New England, tertinggal 28-24. Dengan running back andalannya, Marshawn Lynch, yang sudah berlari 102 yard dari 24 percobaan dan membawa tim ke posisi emas, keputusan selanjutnya menjadi misteri.

Alih-alih menyerahkan bola kepada 'Beast Mode', pelatih Seahawks Pete Carroll memutuskan untuk melakukan umpan pendek di tengah lapangan, yang ironisnya berujung pada intersepsi game-clinching oleh defensive back Patriots Malcolm Butler. Keputusan ini menuai kritik tajam, termasuk dari kolumnis Seattle Times Jerry Brewer, yang menyebutnya sebagai "panggilan terburuk dalam sejarah Super Bowl".

Kesalahan Kickoff Desmond Howard: Green Bay Packers vs. New England Patriots, Super Bowl XXXI

Desmond Howard, yang terdaftar sebagai wide receiver Green Bay Packers pada tahun 1996, secara mengejutkan dinobatkan sebagai MVP Super Bowl XXXI tanpa satu pun tangkapan bola. Ini terjadi berkat kecerobohan tim khusus Patriots yang menendang bola langsung ke tangannya pada kickoff dengan 3:27 tersisa di kuarter ketiga.

Dengan reputasinya sebagai return man berbahaya yang telah mencetak tiga punt touchdown di musim reguler dan satu di playoff, Vinatieri dari Patriots justru menendang langsung ke arah Howard dari garis 1 yard. Howard kemudian berlari sejauh 99 yard untuk mencetak touchdown, menempatkan Patriots dalam posisi sulit yang tidak dapat mereka pulihkan, meskipun pelatih Bill Parcells tahu bahaya Howard.

Intimidasi Jack Lambert: Pittsburgh Steelers vs. Dallas Cowboys, Super Bowl X

Menjelang jeda babak pertama Super Bowl X, Steelers tertinggal 10-7 ketika kicker Roy Gerela melewatkan percobaan field goal dari jarak 19 yard. Safety Dallas Cliff Harris secara sinis menepuk helm Gerela, memprovokasi kemarahan middle linebacker Pittsburgh Jack Lambert.

Blunder Krusial di Super Bowl XLIX: Seattle Seahawks vs. New England Patriots

Lambert segera mencengkeram Harris dan melemparkannya ke tanah, sebuah tindakan yang oleh safety Steelers Mike Wagner digambarkan sebagai pesan menggelegar bahwa "tidak ada yang akan mengintimidasi Pittsburgh Steelers." Insiden ini secara tak terduga memicu momentum bagi Steelers, saat offense Cowboys justru "mencetak poin lebih banyak untuk Pittsburgh daripada diri mereka sendiri" di 28 menit berikutnya, termasuk sebuah punt yang diblokir menghasilkan safety bagi Steelers, yang pada akhirnya membalikkan keadaan. ESPN bahkan menobatkannya sebagai momen Super Bowl terbesar ke-13.

Strategi Umpan Gagal Kyle Shanahan: Atlanta Falcons vs. New England Patriots, Super Bowl LI

Atlanta Falcons memimpin 28-20 di Super Bowl LI, sebuah keunggulan signifikan setelah sempat unggul 28-3 atas Patriots. Dengan sisa 4:38 menit dan posisi menguntungkan setelah tangkapan luar biasa Julio Jones di garis 22 yard New England, Falcons berada di ambang kemenangan dan berkesempatan mengunci pertandingan dengan sebuah field goal 40 yard.

Namun, pada percobaan kedua, setelah Devonta Freeman kehilangan satu yard, quarterback Atlanta Matt Ryan memilih formasi shotgun tanpa running back di belakangnya, mengindikasikan niat untuk mengumpan. Keputusan ini berakibat fatal: Trey Flowers dari Patriots dengan mudah menembus pertahanan Falcons dan melakukan sack terhadap Ryan untuk kerugian 12 yard, diikuti dengan hukuman holding pada Jake Matthews yang membuat mereka keluar dari jangkauan field goal, membuka jalan bagi Patriots untuk menyamakan kedudukan dan memenangkan pertandingan di perpanjangan waktu.

"Kooky Play" Garo Yepremian: Miami Dolphins vs. Washington Redskins, Super Bowl VII

Miami Dolphins tahun 1972 dikenang karena musim sempurna mereka yang tak terkalahkan, namun momen Super Bowl VII nyaris ternoda oleh sebuah permainan yang lucu sekaligus ceroboh. Dengan Miami memimpin Washington 14-0 di akhir kuarter keempat, pelatih Don Shula memutuskan untuk menendang field goal dari jarak 34 yard untuk meraih kemenangan 17-0 yang "puitis".

Upaya kicker Garo Yepremian diblokir oleh Bill Brundige dari Washington, namun bola memantul kembali ke arah Yepremian. Alih-alih jatuh di atas bola untuk mengamankan penguasaan, Yepremian mencoba melempar bola yang malah terlepas dari tangannya, lalu memukulnya ke udara, yang akhirnya ditangkap oleh Mike Bass dari Washington dan dikembalikan untuk touchdown. Meskipun Dolphins pada akhirnya bertahan dan memenangkan pertandingan, komentar legendaris dari penyiar NBC Curt Gowdy yang menyebutnya "kooky play" tetap abadi.

Tempo Lambat Philadelphia Eagles: Super Bowl XXXIX

Pada Super Bowl XXXIX, Philadelphia Eagles menghadapi defisit 10 poin dari Patriots dan memulai sebuah serangan dari garis 20 yard mereka sendiri dengan sisa waktu 5:40 menit. Waktu tersebut seharusnya cukup untuk mencetak dua touchdown yang dibutuhkan, namun mereka menunjukkan tempo bermain yang sangat lambat.

Setelah umpan pendek pertama Donovan McNabb kepada L.J. Smith, jam menunjukkan 5:36, namun Eagles baru siap untuk melakukan snap berikutnya pada 5:10, membuang lebih dari 20 detik yang sangat berharga. Kelambatan ini terus berlanjut, mengikis waktu berharga yang krusial untuk melakukan comeback, sebuah keputusan aneh yang sering disebut sebagai salah satu blunder pengelolaan waktu terburuk dalam sejarah Super Bowl.

Blunder-blunder ini, dari keputusan pelatih hingga kesalahan pemain di bawah tekanan, menunjukkan bahwa bahkan di panggung terbesar, kesalahan manusiawi tetap tak terhindarkan. Kisah-kisah ini tidak hanya menambah drama Super Bowl, tetapi juga mengukir peringatan abadi tentang bagaimana satu keputusan dapat mengubah arah sejarah.

Momen-momen ini, yang sering kali sama berkesan dengan kemenangan spektakuler, terus diperbincangkan oleh penggemar, menyoroti sisi tak terduga dari pertandingan akbar yang selalu kita nantikan setiap tahunnya. Rematch Patriots-Seahawks dan Super Bowl lainnya akan terus memicu perdebatan tentang keputusan "terbodoh" ini.



Ditulis oleh: Maya Sari

Baca Juga

Loading...