Waspada! Truk Boks Terbalik di Tol Jagorawi Km 24 Karena Aquaplaning

Table of Contents

Truk Boks Terbalik di Tol Jagorawi Arah Jakarta, Diduga Alami Aquaplaning


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk boks terjadi di ruas Tol Jagorawi, tepatnya di Km 24 wilayah Bogor, Jawa Barat. Truk pengangkut barang tersebut dilaporkan terbalik setelah pengemudi kehilangan kendali, diduga kuat akibat fenomena aquaplaning.

Peristiwa nahas ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara akan bahaya berkendara dalam kondisi jalan basah. Kondisi jalan yang licin setelah hujan dapat memicu situasi berbahaya seperti yang dialami truk boks ini.

Kronologi Kecelakaan Truk Boks di Tol Jagorawi

Kecelakaan ini terjadi pada hari Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 06.48 WIB pagi hari. Menurut keterangan dari Kainduk Tol Jagorawi, Kompol Ahmad Jajuli, faktor utama yang menyebabkan kecelakaan adalah aquaplaning.

Jajuli menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika truk boks melaju dari arah Bogor dengan tujuan menuju Jakarta. Kendaraan tersebut sedang berada di lajur 1 saat kejadian terjadi.

“Kendaraan berjalan di lajur 1 mengalami aquaplaning sehingga kendaraan out of control kebalik,” tegas Kompol Ahmad Jajuli. Hilangnya kendali akibat aquaplaning secara tiba-tiba membuat truk boks tidak dapat dikendalikan oleh pengemudi.

Posisi akhir kendaraan sangat mengkhawatirkan, dengan roda sebelah kanan truk boks menghadap ke atas di lajur satu. Petugas kepolisian dan unit terkait segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Memahami Aquaplaning: Ancaman Tak Terlihat di Jalan Basah

Aquaplaning merupakan istilah teknis dalam dunia berkendara yang merujuk pada kondisi ban kendaraan kehilangan kontak dengan permukaan jalan. Hal ini terjadi karena terhalang oleh lapisan atau genangan air yang cukup tebal.

Fenomena ini menyebabkan ban tidak lagi mencengkeram aspal, melainkan “mengambang” di atas air, sehingga pengemudi kehilangan kemampuan untuk mengemudi, mengerem, atau berbelok. Kondisi ini sangat berbahaya dan sering terjadi pada musim hujan, di mana banyak genangan air terbentuk dari sisa-sisa curah hujan.

Kedalaman genangan air, kecepatan kendaraan, kondisi ban, dan tekanan angin ban adalah beberapa faktor krusial yang mempengaruhi kemungkinan terjadinya aquaplaning. Ban dengan tapak yang sudah aus atau tekanan angin yang tidak ideal akan lebih rentan mengalami kondisi ini.

Dampak dan Penanganan Awal di Lokasi Kejadian

Kejadian terbaliknya truk boks ini menyebabkan gangguan pada lalu lintas di sekitar Km 24 Tol Jagorawi arah Jakarta. Untungnya, penanganan oleh petugas dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.

Petugas di lapangan segera melakukan evakuasi kendaraan yang terbalik untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas kembali. Kejadian ini juga menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi potensi penyebab lain selain aquaplaning.

Tips Mencegah Aquaplaning dan Menjaga Keselamatan Berkendara

Kecelakaan ini menjadi pengingat serius bagi kita semua tentang pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di musim hujan. Ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari aquaplaning dan meningkatkan keselamatan.

Pertama, periksa selalu kondisi ban kendaraan Anda, pastikan tapak ban masih dalam kondisi baik dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang aus atau kurang angin akan sangat mengurangi kemampuan mencengkeram jalan basah.

Kedua, kurangi kecepatan saat berkendara di jalan basah atau saat melewati genangan air. Kecepatan tinggi secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya aquaplaning karena ban memiliki lebih sedikit waktu untuk membuang air.

Ketiga, jaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk memberi Anda waktu reaksi yang lebih panjang jika terjadi hal yang tidak terduga. Hindari pengereman mendadak atau manuver setir yang tajam saat melintasi genangan air.

Keempat, jika Anda merasa kendaraan mulai kehilangan kendali karena aquaplaning, lepaskan pedal gas secara perlahan dan pegang kemudi lurus. Hindari pengereman mendadak yang justru bisa memperburuk situasi.

Kesimpulan: Waspada Demi Perjalanan Aman

Insiden truk boks yang terbalik di Tol Jagorawi Km 24 akibat aquaplaning pada Selasa pagi, 20 Januari 2026, ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Kesadaran akan bahaya aquaplaning dan langkah-langkah pencegahannya sangat vital untuk keselamatan di jalan.

Dengan persiapan yang matang dan sikap berkendara yang hati-hati, risiko kecelakaan dapat diminimalisir secara signifikan. Mari jadikan setiap perjalanan aman dan lancar dengan selalu mengutamakan keselamatan.


Ditulis oleh: Rina Wulandari

Baca Juga

Loading...