Strategi Jangka Panjang Persib: Bojan Hodak Ungkap Alasan Pinjamkan Hehanussa Bersaudara
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475303/original/033960200_1768564555-Hehanussa.jpg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bandung – Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, secara terbuka membeberkan alasan di balik keputusan klub meminjamkan dua pemainnya, Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, ke tim Persik Kediri. Keduanya akan membela Macan Putih hingga akhir musim BRI Super League 2025/2026, sebuah langkah strategis yang diambil Maung Bandung.
Pelatih berkebangsaan Kroasia ini menjelaskan bahwa tujuan utama peminjaman Hehanussa bersaudara adalah untuk memberikan mereka kesempatan lebih banyak mendapatkan menit bermain di level kompetitif. Hodak berharap, dengan lebih banyak tampil di lapangan, kedua pemain ini dapat mengasah kemampuan dan kembali menemukan performa terbaiknya.
Strategi Pengembangan Pemain ala Bojan Hodak
Bojan Hodak, yang dikenal dengan pendekatannya yang pragmatis, sangat optimistis terhadap potensi Rezaldi dan Al Hamra di masa depan. Ia tidak menutup kemungkinan bahwa setelah masa peminjaman usai, keduanya bisa kembali menjadi bagian penting dan vital bagi skuad utama Persib Bandung. Ini merupakan bagian dari filosofi pengembangan pemain jangka panjang yang diterapkan di klub.
Peminjaman pemain merupakan praktik umum dalam sepak bola modern, khususnya untuk memastikan pemain muda atau yang baru pulih cedera mendapatkan waktu bermain reguler. Strategi ini memungkinkan pemain untuk tetap berkembang tanpa harus duduk di bangku cadangan, sekaligus menjaga kedalaman skuad di masa mendatang.
Rezaldi Hehanussa: Dari Pilar Juara hingga Minim Menit
Mengenai Rezaldi Hehanussa, Bojan Hodak mengungkapkan riwayat panjang kebersamaan mereka yang sudah terjalin selama tiga musim terakhir. Rezaldi sempat menjadi pilihan utama dan tampil sangat baik pada musim pertama Hodak di Persib, bahkan berkontribusi besar saat tim meraih gelar juara.
Namun, nasib berkata lain di musim berikutnya, di mana Rezaldi dilanda cedera yang cukup serius sehingga membuatnya absen dalam waktu lama. Akibat cedera tersebut, di musim ini Rezaldi sangat minim mendapatkan kesempatan bermain, sebuah situasi yang tidak ideal bagi seorang pemain profesional.
Kontrak Rezaldi Hehanussa dengan Persib diakui Bojan Hodak akan berakhir pada akhir musim ini, sehingga kebutuhan akan menit bermain menjadi sangat krusial bagi kelanjutan kariernya. Hodak menegaskan bahwa Rezaldi memahami situasi ini dan jika ia mampu tampil impresif selama di Persik, pintu Persib akan selalu terbuka lebar.
Baca Juga: Williams Lugo: Kepingan Krusial Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026
“Dia mengerti itu dan jika dia bermain bagus di sana. Saya selalu senang untuk membawanya kembali karena dia memang bek kiri yang bagus,” kata Bojan Hodak usai memimpin latihan pada Sabtu (17/1/2026), menunjukkan penghargaan tinggi Hodak terhadap kualitas Rezaldi.
Tantangan dan Harapan untuk Al Hamra Hehanussa
Situasi berbeda sedikit dialami oleh Al Hamra Hehanussa, yang menurut Bojan Hodak sedikit kurang beruntung sejak bergabung dengan Maung Bandung. Sebuah kesalahan dalam pertandingan pramusim ternyata berdampak signifikan pada mental dan kepercayaan dirinya, membuatnya kesulitan untuk kembali ke performa terbaik.
Setelah insiden tersebut, peluang Al Hamra untuk dimainkan di skuad utama sangat terbatas, sehingga ia juga sangat membutuhkan menit bermain untuk kembali menemukan ritme permainannya. Bojan berharap Al Hamra dapat kembali menunjukkan penampilan apik seperti musim sebelumnya, yang menjadi alasan Persib merekrutnya.
Harapan untuk Masa Depan dan Dinamika Bursa Transfer
Dengan peminjaman kedua pemain ke Persik Kediri, Persib Bandung berharap keduanya dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengembangkan diri. Bojan Hodak menekankan bahwa pintu kembali ke Persib tetap terbuka lebar bagi Rezaldi dan Al Hamra, asalkan mereka mampu menunjukkan performa yang konsisten dan memuaskan.
Di sisi lain, meskipun telah melepas dua pemain ke klub lain, Persib Bandung belum memberikan konfirmasi mengenai potensi penambahan kekuatan pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Manajemen klub tampaknya masih selektif dalam mencari pemain baru yang benar-benar bisa menambah daya saing skuad.
Keputusan Bojan Hodak untuk meminjamkan Rezaldi dan Al Hamra mencerminkan strategi klub yang fokus pada pengembangan pemain dan manajemen skuad yang cerdas. Ini bukan hanya tentang mengisi kekosongan, tetapi juga tentang investasi jangka panjang pada talenta muda dan pemain yang membutuhkan kesempatan untuk bersinar kembali.
Langkah ini menegaskan bahwa Persib Bandung tidak hanya berorientasi pada hasil instan, melainkan juga memikirkan keberlanjutan dan kekuatan tim di masa depan. Dengan memberikan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan menit bermain, Persib berharap dapat memiliki kedalaman skuad yang lebih solid di musim-musim mendatang.