Skrining BPJS Kesehatan: Deteksi Dini Penyakit, Gratis Setiap Tahun

Table of Contents

skrining bpjs poster


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Kesehatan adalah aset paling berharga yang harus selalu kita jaga agar tetap produktif dan menikmati hidup. BPJS Kesehatan menyediakan program skrining kesehatan gratis sebagai salah satu upaya preventif penting untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini.

Melalui program ini, peserta BPJS Kesehatan dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala tanpa biaya, setidaknya satu kali dalam setahun. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong gaya hidup sehat dan memberikan kesempatan deteksi dini terhadap berbagai kondisi medis.

Apa Itu Skrining BPJS Kesehatan?

Skrining BPJS Kesehatan adalah program pemeriksaan kesehatan dasar yang ditujukan untuk mendeteksi risiko penyakit tertentu sebelum gejala muncul. Program ini merupakan bagian dari layanan promotif dan preventif yang wajib disediakan oleh BPJS Kesehatan bagi seluruh pesertanya.

Tujuannya adalah agar penanganan dapat segera dilakukan jika terdeteksi adanya risiko penyakit, sehingga mencegah kondisi menjadi lebih parah dan mengurangi beban biaya pengobatan di kemudian hari.

Manfaat Skrining Kesehatan BPJS yang Tak Boleh Dilewatkan

Melakukan skrining BPJS Kesehatan secara rutin membawa segudang manfaat bagi Anda dan keluarga. Program gratis ini adalah investasi kecil waktu yang sangat besar dampaknya untuk masa depan kesehatan.

1. Deteksi Dini Penyakit Kronis

Skrining memungkinkan identifikasi awal risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan ginjal. Dengan deteksi dini, langkah pencegahan atau penanganan dapat segera dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi komplikasi serius.

Ini sangat krusial mengingat banyak penyakit kronis seringkali tidak menunjukkan gejala di tahap awal.

2. Mencegah Komplikasi Serius

Ketika suatu kondisi kesehatan terdeteksi lebih awal, peluang untuk mencegah progresivitas penyakit menjadi lebih tinggi. Misalnya, jika tekanan darah tinggi terdeteksi, dokter dapat menyarankan perubahan gaya hidup atau pengobatan untuk mencegah stroke atau penyakit jantung.

Pencegahan komplikasi adalah kunci untuk menjaga kualitas hidup dan mengurangi risiko disabilitas.

3. Mendorong Gaya Hidup Sehat

Hasil skrining seringkali menjadi pemicu bagi seseorang untuk lebih memperhatikan pola makan dan aktivitas fisik. Kesadaran akan risiko kesehatan mendorong perubahan positif menuju gaya hidup yang lebih sehat.

Edukasi yang diberikan selama skrining juga sangat membantu peserta memahami pentingnya menjaga kesehatan secara holistik.

4. Akses Mudah dan Gratis

Semua peserta BPJS Kesehatan berhak melakukan skrining ini secara gratis satu kali dalam setahun. Anda bisa melakukannya di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat Anda terdaftar, seperti Puskesmas atau klinik pratama.

Baca Juga: Penjaminan Biaya Berobat Korban Kecelakaan Lalu Lintas oleh BPJS

Kemudahan akses ini menghilangkan hambatan finansial bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Bagaimana Cara Melakukan Skrining BPJS Kesehatan?

Melakukan skrining BPJS Kesehatan sangatlah mudah dan dapat diakses melalui beberapa metode. Informasi mengenai prosedur ini seringkali terpampang pada poster-poster edukasi di fasilitas kesehatan atau disosialisasikan secara daring.

1. Melalui Aplikasi Mobile JKN

Salah satu cara paling praktis adalah dengan mengakses fitur Skrining Kesehatan di aplikasi Mobile JKN. Anda cukup mengunduh dan masuk ke aplikasi, lalu pilih menu 'Skrining Riwayat Kesehatan'.

Ikuti panduan pengisian kuesioner yang tersedia untuk mengetahui potensi risiko kesehatan Anda.

2. Kunjungan Langsung ke Fasilitas Kesehatan

Anda juga dapat langsung mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat Anda terdaftar. Beritahukan kepada petugas bahwa Anda ingin melakukan skrining kesehatan BPJS.

Biasanya, Anda akan diminta mengisi formulir dan menjalani pemeriksaan dasar seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan wawancara singkat mengenai riwayat kesehatan.

Siapa Saja yang Dianjurkan Melakukan Skrining?

Secara umum, semua peserta BPJS Kesehatan dianjurkan untuk mengikuti program skrining ini. Namun, ada beberapa kelompok usia yang menjadi prioritas untuk jenis skrining tertentu.

Misalnya, skrining riwayat kesehatan untuk penyakit tidak menular (PTM) dianjurkan bagi peserta usia 15 tahun ke atas, sementara skrining kanker serviks dan payudara direkomendasikan untuk wanita pada usia tertentu.

Memahami Hasil Skrining dan Tindak Lanjut

Setelah melakukan skrining, Anda akan mendapatkan hasil yang menunjukkan profil risiko kesehatan Anda. Jika terdeteksi adanya risiko, petugas kesehatan akan memberikan saran atau rekomendasi tindak lanjut.

Tindak lanjut ini bisa berupa perubahan gaya hidup, pemeriksaan lanjutan, atau rujukan ke dokter spesialis untuk penanganan lebih lanjut.

Jangan tunda lagi, segera manfaatkan fasilitas skrining BPJS Kesehatan yang gratis dan tersedia setiap tahun ini. Dengan deteksi dini dan gaya hidup sehat, Anda telah mengambil langkah proaktif untuk menjaga kualitas hidup Anda di masa depan.

Ingatlah bahwa menjaga kesehatan adalah investasi terbaik yang bisa Anda lakukan untuk diri sendiri dan orang-orang terkasih.

Baca Juga

Loading...