Proliga 2026: Risco Herlambang: BJB Tandamata Hampir Menang!

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Laga panas kembali tersaji dalam lanjutan babak reguler Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Sabtu (17/1). Pertandingan sengit ini mempertemukan Bandung BJB Tandamata melawan Jakarta Electric PLN Mobile dalam duel yang berlangsung hingga lima set.
Bandung BJB Tandamata harus mengakui keunggulan lawan setelah pertarungan ketat yang berakhir dengan skor 2-3. Namun, hasil akhir ini tidak membuat pelatih Risco Herlambang patah semangat, justru ia memiliki pandangan yang berbeda terkait performa timnya.
Pembelaan Tegas Risco Herlambang: Bukan Nyaris Kalah, Tapi Hampir Menang
Usai laga yang menguras energi tersebut, pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang, dengan sigap memberikan pembelaan terhadap anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa timnya bukan sekadar nyaris kalah, melainkan menunjukkan potensi besar untuk meraih kemenangan.
“Kami membuktikan bahwa tim kami benar-benar nyaris menang, bukan nyaris kalah,” ujar Risco penuh keyakinan. Ia melanjutkan, “Kalau nyaris kalah berarti kami tidak punya kesempatan sama sekali untuk memenangi pertandingan.”
Risco menyoroti bahwa timnya telah menunjukkan beberapa kali potensi kuat untuk memenangi pertandingan malam itu. Meskipun pada akhirnya kekalahan harus diterima, ia tetap bersikukuh bahwa Bandung BJB Tandamata sebenarnya “hampir menang” dalam duel kontra Jakarta Electric PLN Mobile.
Faktor-faktor Kunci di Balik Performa Bandung BJB Tandamata
Pelatih Risco Herlambang juga mengungkapkan adanya kendala internal yang turut memengaruhi persiapan dan performa timnya. Salah satu pemain kunci tidak dapat memperkuat tim karena demam, membuat strategi yang telah disiapkan sedikit terganggu.
Meski demikian, Risco tak lupa mengapresiasi tinggi para pemainnya yang tetap mampu tampil maksimal. Ia menyadari bahwa Jakarta Electric PLN Mobile memiliki komposisi pemain asing berkualitas top level, sehingga perjuangan timnya patut dibanggakan dan perolehan satu poin dari pertandingan ini sangat berarti.
Jalannya pertandingan berlangsung sangat dramatis, terutama ketika kedua tim saling mengejar angka pada set kedua dan ketiga. Kehadiran Cindy Tiara Berliyan sempat menjadi pembeda, memacu semangat juang para pemain Bandung BJB Tandamata di lapangan.
Namun, kekuatan Jakarta Electric PLN Mobile yang diperkuat pemain asing berkualitas mampu bangkit pada set keempat dan memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan. Di set kelima yang krusial, konsentrasi pemain Bandung BJB Tandamata mulai goyah, disinyalir akibat kelelahan fisik yang luar biasa.
Evaluasi dan Langkah Selanjutnya Menuju Seri Kandang
Kekalahan ini membuat Bandung BJB Tandamata membawa pulang total empat poin dari rangkaian pertandingan di seri Medan. Sebelumnya, mereka sukses mengamankan tiga poin penuh usai menggilas Medan Falcons dengan kemenangan telak tiga set langsung.
Secara keseluruhan, Bandung BJB Tandamata tercatat telah mengumpulkan tujuh poin dari empat laga yang sudah mereka jalani di Proliga 2026. Mereka kini bersiap untuk menyambut seri ketiga putaran pertama yang akan digelar di depan publik sendiri di Bandung.
Risco Herlambang mengakui masih ada beberapa kesalahan yang perlu dibenahi dari timnya sebelum melakoni laga berikutnya. “Sejujurnya, memang masih ada beberapa kesalahan dari tim ini dan mudah-mudahan kita sudah bisa membenahi untuk lawan Ponska dan Pertamina besok,” tandas Risco.
Reaksi dari Kubu Jakarta Electric PLN Mobile: Kemenangan Penuh Keberuntungan
Di sisi lain, kubu Jakarta Electric PLN Mobile juga merasakan ketegangan yang sama dalam pertandingan tersebut. Pelatih Alim Suseno mengakui bahwa kemenangan timnya merupakan sebuah faktor keberuntungan di tengah jalannya laga yang sangat alot.
“Pertandingan ini benar-benar melelahkan dan menegangkan bagi kami,” tutur Alim Suseno. Ia menambahkan, “Seandainya saja kami tidak bisa mengambil kemenangan pada set kedua, maka saya pikir kita sudah sulit untuk mengejar.”
Alim Suseno bersyukur timnya berhasil mengambil kemenangan pada set kedua, yang menurutnya menjadi titik balik penting dalam pertandingan. Kemenangan ini memberikan dua poin berharga bagi Jakarta Electric PLN Mobile dalam persaingan ketat Proliga.
Saat ini, Jakarta Electric PLN Mobile baru mengantongi enam poin dari tiga pertandingan dan masih menyisakan satu laga melawan tuan rumah Medan Falcons. Alim berharap di pertandingan selanjutnya, timnya bisa meraih kemenangan yang lebih meyakinkan dan tidak hanya mengandalkan keberuntungan seperti laga melawan Bandung BJB Tandamata.
Implikasi Hasil bagi Peta Persaingan Proliga 2026
Hasil pertandingan ini sedikit mengubah peta persaingan di awal Proliga 2026, dengan kedua tim menunjukkan potensi besar namun juga tantangan yang harus diatasi. Bandung BJB Tandamata kini fokus pada perbaikan tim dan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Sementara itu, Jakarta Electric PLN Mobile berupaya memanfaatkan momentum kemenangan ini untuk terus mendulang poin dan memperbaiki performa secara keseluruhan. Para penggemar voli di Indonesia tentu menantikan kelanjutan drama sengit di Proliga 2026, terutama dengan seri ketiga yang akan segera hadir di Bandung.