Profil Tyler dan Jack Fletcher: Bintang Kembar Masa Depan Manchester United
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Dunia sepak bola Inggris tengah menyoroti dua talenta muda yang berpotensi besar, Tyler dan Jack Fletcher, putra kembar dari manajer interim Manchester United, Darren Fletcher. Keduanya kini menjadi gelandang di klub ikonik tersebut, membawa harapan baru bagi para penggemar Setan Merah.
Si kembar yang berusia 19 tahun ini telah menarik perhatian, bahkan sempat tampil dalam beberapa pertandingan terakhir di bawah asuhan Ruben Amorim. Penampilan mereka terjadi sebelum Amorim diberhentikan sebagai pelatih kepala pada hari Senin, menandai transisi penting di Old Trafford.
Siapa Tyler dan Jack Fletcher?
Tyler dan Jack Fletcher adalah gelandang sentral yang memiliki kemampuan serbaguna di lapangan hijau. Mereka adalah produk akademi yang kini bersiap untuk mengambil langkah selanjutnya dalam karir profesional mereka.
Dengan Darren Fletcher, mantan gelandang United dan pelatih kepala U-18, kini dipromosikan sebagai manajer interim, ada spekulasi menarik tentang potensi mereka bermain di bawah bimbingan ayah mereka. Darren akan memimpin tim untuk pertandingan tandang melawan Burnley pada hari Rabu, sebuah momen yang dinantikan banyak pihak.
Perjalanan Karir Awal dan Perekrutan ke Manchester United
Kisah Tyler dan Jack di Manchester United dimulai pada Juli 2023, ketika mereka direkrut dari rival sekota, Manchester City. Transfer ini dilaporkan menelan biaya gabungan sebesar £1,25 juta, menunjukkan potensi besar yang dilihat United pada mereka.
Sebelumnya, kedua pemain ini merupakan bagian dari akademi Manchester City, namun memutuskan untuk menyeberang ke Old Trafford. Keputusan ini menunjukkan tekad kuat mereka untuk menempa jalur karir sendiri, meskipun ayah mereka merupakan legenda di klub tersebut.
Peran di Skuad Muda Manchester United dan Gaya Bermain
Di bawah arahan Travis Binnion, Jack dan Tyler telah menjadi sosok sentral dalam skuad U-21 Manchester United musim ini. Mereka berkontribusi besar pada catatan impresif tim di Premier League 2, dengan tujuh kemenangan dan hanya satu kekalahan dari delapan pertandingan di paruh kedua musim.
Meskipun hasil di kompetisi senior seperti EFL Trophy dan National League Cup belum terlalu menonjol, performa mereka di Premier League 2 menunjukkan kualitas yang tidak diragukan. Kedua saudara ini secara konsisten menunjukkan kemampuan mereka di lini tengah, menjadi motor penggerak tim.
Jack Fletcher dikenal memiliki umpan yang lebih progresif dan cenderung bermain lebih menyerang di lapangan. Dia juga memiliki fleksibilitas untuk bermain sebagai bek sayap pada beberapa kesempatan, yang bisa menjadi keuntungan untuk masuk ke skuad tim senior.
Di sisi lain, Tyler juga sangat baik dalam menguasai bola, meskipun ia belum mencetak gol musim ini, tidak seperti Jack yang sudah berhasil melakukannya. Namun, Tyler juga belum pernah diusir dari lapangan, sementara Jack pernah mendapatkan kartu merah di EFL Trophy melawan Barnsley karena memprotes keputusan wasit.
Baca Juga: Indonesia, Kenalan Brian Madjo: Wonderkid Debut di Usia 16, Dianggap 'Lebih Baik' dari Lukaku
Kedua gelandang ini memiliki kemampuan untuk bermain lebih defensif, namun Jack juga dapat beroperasi sebagai pemain sayap kanan. Kemampuan beradaptasi mereka di berbagai posisi lapangan tengah dan sisi sayap menambah nilai plus bagi perkembangan karir mereka.
Debut dan Kesempatan di Tim Senior
Tyler telah masuk daftar pemain cadangan dalam tiga pertandingan terakhir United, menunjukkan kedekatannya dengan skuad utama. Sementara itu, Jack bahkan diberi kesempatan oleh Amorim untuk bermain sebagai pemain pengganti dalam tiga pertandingan terakhir tahun 2025.
Kehadiran Jack dalam skuad Ruben Amorim untuk pertandingan tandang melawan Tottenham pada November, setelah Kobbie Mainoo cedera, sempat mengejutkan banyak pihak. Namun, hal itu juga menunjukkan bahwa Jack adalah pilihan berikutnya dalam daftar gelandang yang tersedia saat itu, membuktikan kepercayaan pelatih kepadanya.
Jalur Internasional: Inggris vs Skotlandia
Keputusan mengenai tim nasional yang akan mereka wakili juga menunjukkan kemandirian kedua saudara ini, yang didukung penuh oleh sang ayah. Meskipun keduanya memulai karir internasional dengan tim U-16 Inggris, Tyler membuat pilihan untuk beralih kewarganegaraan dan mewakili Skotlandia, negara yang pernah dibela oleh ayahnya.
Perbedaan pilihan ini menciptakan momen unik ketika Tyler dan Jack saling berhadapan di lapangan. Mereka bermain melawan satu sama lain pada November 2025 dalam kualifikasi Kejuaraan Eropa U-19 antara Skotlandia dan Inggris, sebuah pemandangan langka dalam sepak bola.
Warisan Keluarga dan Peluang Langka
Jika salah satu dari si kembar Fletcher bermain di bawah asuhan ayah mereka, Darren, selama masa interimnya sebagai manajer United, mereka akan bergabung dengan klub eksklusif. Klub ini terdiri dari putra-putra yang pernah bermain di bawah manajemen ayah mereka di Premier League.
Contohnya adalah Jamie Redknapp yang bermain di bawah ayahnya Harry di Southampton, dan mantan bek tengah United, Steve Bruce, yang melatih putranya Alex di Hull. Di Old Trafford, Sir Alex Ferguson memberikan 18 penampilan Premier League kepada putranya Darren selama paruh pertama musim 1992-93, sebuah kebetulan yang menarik.
Pada musim yang sama, Nigel Clough bermain di setiap pertandingan di bawah ayahnya Brian di Nottingham Forest, memperkuat daftar unik ini. Peluang ini akan menjadi babak baru yang menarik dalam sejarah Manchester United dan kisah keluarga Fletcher.
Masa Depan Cerah di Old Trafford
Dengan potensi yang mereka miliki dan bimbingan langsung dari Darren Fletcher, masa depan Tyler dan Jack di Manchester United terlihat sangat cerah. Mereka adalah dua talenta muda yang siap untuk meninggalkan jejak mereka di dunia sepak bola profesional.
Para penggemar United akan mengawasi dengan seksama perkembangan kedua gelandang ini, berharap mereka dapat menjadi pilar penting bagi kesuksesan klub di tahun-tahun mendatang. Kisah mereka adalah representasi nyata dari dedikasi dan warisan dalam olahraga paling populer di dunia.