Pipin Mansur Aripin Jabat Sekretaris Disdikbud Kuningan: Fokus Inovasi Pendidikan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan kini memasuki era baru dengan dilantiknya Pipin Mansur Aripin, M.Pd sebagai Sekretaris Disdikbud. Penunjukan ini menandai pergantian estafet kepemimpinan administrasi yang sebelumnya dipegang oleh Rusmadi, M.Si, yang kini mengemban tugas baru sebagai Camat Ciwaru.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa angin segar serta inovasi dalam tata kelola pendidikan di wilayah Kuningan. Pipin Mansur Aripin dikenal sebagai sosok yang matang dan berpengalaman di lingkungan Disdikbud.
Profil dan Pengalaman Sekretaris Baru: Memahami Seluk-Beluk Pendidikan
Pipin Mansur Aripin bukanlah nama asing di jajaran Disdikbud Kabupaten Kuningan, dengan rekam jejak yang solid di berbagai posisi strategis. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), sebuah posisi yang sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang dinamika internal lembaga serta kebutuhan riil di lapangan, khususnya terkait peningkatan kualitas sumber daya pendidik. Keahliannya dalam mengelola dan mengembangkan potensi guru dan tenaga kependidikan akan sangat vital dalam perannya yang baru.
Estafet Kepemimpinan di Disdikbud: Membangun Keberlanjutan
Serah terima jabatan yang berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2025 siang, menjadi titik awal konsolidasi bagi seluruh jajaran Disdikbud Kuningan. Momentum ini menegaskan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan baik sekaligus memperkenalkan arah baru.
Dalam kesempatan tersebut, Pipin Mansur Aripin menegaskan bahwa peran seorang sekretaris tidak hanya terbatas pada tugas-tugas administratif semata. Sebaliknya, posisi ini memiliki fungsi strategis sebagai penghubung krusial antara kebijakan pimpinan dan implementasi di tingkat pelaksana teknis di satuan pendidikan.
Fokus Awal: Kesinambungan Program dan Peningkatan Layanan Birokrasi
Mengawali amanah barunya, Pipin Mansur Aripin menyoroti beberapa fokus utama yang akan menjadi prioritas. Salah satunya adalah menjaga kesinambungan program-program unggulan yang telah berjalan demi stabilitas dan kemajuan pendidikan di Kuningan.
Di samping itu, ia juga berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas layanan birokrasi pendidikan agar lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih efisien dan berorientasi pada solusi untuk seluruh insan pendidikan.
Revolusi Pelayanan Birokrasi: Sederhana, Cepat, dan Solutif
Pipin Mansur Aripin memiliki visi yang jelas mengenai efisiensi pelayanan di Disdikbud. Ia mengungkapkan bahwa pelayanan birokrasi harus menjadi semakin sederhana, cepat, dan mampu memberikan solusi konkret bagi setiap permasalahan yang dihadapi insan pendidikan.
Baca Juga: Badung Education Fair: Pemkab Badung Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Inovasi
Pendekatan ini akan memangkas prosedur yang rumit dan mempercepat proses, memastikan bahwa dukungan administratif tidak menjadi penghambat, melainkan fasilitator bagi kemajuan pendidikan. Hal ini sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi yang lebih modern dan berorientasi pada hasil.
Strategi Kunci: Sinkronisasi Kebijakan dan Kolaborasi Nasional
Aspek penting lain yang ditekankan oleh Pipin adalah keselarasan antara arah kebijakan daerah dengan program-program nasional di sektor pendidikan. Sinkronisasi ini menjadi fondasi agar inisiatif lokal dapat bersinergi secara optimal dengan visi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Melalui harmonisasi ini, program-program daerah tidak akan berjalan sendiri, tetapi akan saling menguatkan dengan kebijakan pemerintah pusat. Ini akan menciptakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan, memaksimalkan dampak positif bagi peserta didik.
Membangun Kepercayaan dari Akar Rumput: Pentingnya Komunikasi Personal
Pipin Mansur Aripin juga menaruh perhatian besar pada pentingnya komunikasi yang efektif dan pendekatan personal dengan para pemangku kepentingan di lapangan. Koordinasi intensif dengan kepala sekolah, pengawas, dan tenaga pendidik dianggap sebagai langkah strategis.
Langkah ini bertujuan untuk membangun kepercayaan yang kuat dan soliditas kerja di antara semua elemen pendidikan. Ia meyakini bahwa kesuksesan program pendidikan sangat bergantung pada keterhubungan dan kekompakan seluruh unsur di lapangan, bukan hanya pada kebijakan semata.
Visi ke Depan: Memperkuat Tata Kelola dan Kualitas Pendidikan Kuningan
Dengan amanah barunya, Pipin Mansur Aripin diharapkan mampu memperkuat tata kelola Disdikbud secara menyeluruh. Selain itu, ia diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh Kabupaten Kuningan.
Kepemimpinannya diharapkan membawa inovasi berkelanjutan, memastikan bahwa Disdikbud Kuningan terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing. Tantangan ke depan akan dijawab dengan strategi yang komprehensif dan kolaboratif.
Pergantian kepemimpinan ini juga terjadi bersamaan dengan penunjukan pejabat lain di lingkungan pemerintah daerah Kuningan. Sri Ucu Sukmawati kini dipercaya memimpin Prokompim Setda, Meylina Husniati mengemban amanah Kabid Kawasan Permukiman, serta Dicky Mahardika memimpin Pembinaan PAUD dan Dikmas di Disdikbud Kuningan. Ketua IGTKI-PGRI Kuningan pun telah menyatakan apresiasi dan kesiapan berkolaborasi dengan Kabid PAUD Dikmas yang baru, menandakan semangat kolaborasi di berbagai sektor.