Persijap Jepara: Dua Amunisi Asing Baru Kobarkan Ambisi Kemenangan di BRI Super League
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459286/original/029348400_1767157671-Borja_Herrera.jpg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bola.com, Jakarta – Persijap Jepara menunjukkan keseriusan penuh dalam menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan sejumlah amunisi baru yang menjanjikan. Dua rekrutan asing, Borja Herrera dan Aly Ndom, telah resmi bergabung dan langsung menunjukkan antusiasme tinggi setelah melakoni sesi latihan perdana mereka.
Keduanya sama-sama memiliki ambisi besar untuk membawa klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini meraih banyak kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen. Kehadiran mereka diharapkan mampu menyuntikkan semangat dan kualitas baru dalam tim yang tengah berjuang keras.
Borja Herrera: Semangat Baru dari Tanah Spanyol
Gelandang serang berpengalaman asal Spanyol, Borja Herrera, menyatakan kegembiraannya bisa bergabung dengan Persijap untuk menyambut tantangan baru di sepak bola Indonesia. Ia merasa sangat senang dengan sambutan hangat yang diterimanya dari rekan-rekan setim, menandakan adaptasi yang positif di lingkungan barunya di Jepara.
“Setelah mengikuti sesi latihan pertama saya di Jepara, saya merasa senang bisa berada di sini dan bergabung dengan para pemain Persijap lainnya,” ujar Borja, yang sebelumnya bermain untuk klub Liga Super India, FC Goa. Pemain berusia 33 tahun ini tampak bersemangat menyambut kompetisi yang ketat.
Borja Herrera tak ragu mengutarakan target ambisiusnya bersama Laskar Kalinyamat, di bawah arahan pelatih Divaldo Alves. Ia sangat yakin bisa berkontribusi signifikan untuk mendulang lebih banyak kemenangan pada paruh kedua musim ini, demi mengangkat posisi tim dari dasar klasemen.
“Saya yakin kami bisa menjaga pikiran tetap bersih dan restart untuk menghadapi putaran kedua,” kata Borja dengan penuh keyakinan. Ia menambahkan bahwa tim akan berjuang untuk memenangkan banyak pertandingan, dan yang pasti akan sampai pada posisi yang bagus di akhir musim.
Aly Ndom: Pengalaman Liga Prancis untuk Laskar Kalinyamat
Sementara itu, gelandang asal Prancis, Aly Ndom, juga menunjukkan antusiasme serupa dalam perjalanan karier perdananya di Indonesia. Meski baru pertama kali berkarier di tanah air, pemain berusia 29 tahun ini tak sabar untuk segera berjuang bersama Laskar Kalinyamat.
“Saya juga baru datang ke sini di Indonesia, ini adalah pertama kalinya saya berada di Indonesia,” ungkap Aly, yang telah melakoni sesi latihan pertamanya. Ia mengaku telah bertemu banyak orang dan mendapatkan kesan positif dari suasana tim serta lingkungan barunya.
Seusai mengikuti sesi latihan pertamanya, Aly Ndom mendapatkan kesan yang sangat positif dan merasa cepat beradaptasi. Mantan pemain Ligue 1 Prancis bersama SM Caen dan Stade Reims ini bertekad mempersembahkan hasil terbaik bagi para penggemar setia Persijap.
Baca Juga: Pegadaian Championship: PSS Sleman Jamu Persiba, Siap Bidik Kemenangan di Kandang
“Ini latihan yang bagus bagi saya, yang baru bergabung, saya sangat menikmati latihan dan saya berharap bisa membantu Persijap untuk melakukan yang terbaik kepada para penggemar Persijap,” ujarnya penuh komitmen. Kehadirannya diharapkan membawa stabilitas di lini tengah.
Revolusi Skuad Persijap: Amunisi Lokal dan Asing Tambahan
Kedatangan Borja Herrera dan Aly Ndom melengkapi kuota empat pemain impor yang didatangkan Persijap untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Dua nama asing lainnya yang turut memperkuat Laskar Kalinyamat adalah Jose Luis Espinosa Arroyo dan Iker Guarrotxena, menjanjikan lini serang yang lebih tajam dan kreatif.
Tak hanya pemain asing, tim promosi ini juga memperkuat barisan pemain lokal dengan mendaratkan dua nama baru yang berkualitas. Mereka adalah Buyung Ismu dari Barito Putera dan Akbar Arjunsyah dari Dewa United, yang diharapkan dapat menambah kedalaman dan kekuatan skuad di berbagai lini.
Manajemen Persijap berharap besar bahwa keenam amunisi baru ini dapat secara signifikan mengatrol performa tim yang kurang memuaskan di putaran pertama. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa angin segar dan motivasi baru untuk menghadapi paruh kedua musim yang krusial, demi mencapai target yang telah ditetapkan.
Misi Berat di Putaran Kedua: Bangkit dari Juru Kunci Klasemen
Posisi Persijap Jepara di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 memang sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan perbaikan segera. Laskar Kalinyamat menutup putaran pertama sebagai juru kunci, menempati posisi terbawah dengan performa yang kurang memuaskan.
Tim ini hanya mampu mengumpulkan sembilan poin dari 17 pertandingan yang telah dilakoni, menunjukkan kesulitan besar dalam meraih kemenangan di awal musim. Lebih mengkhawatirkan lagi, Persijap tercatat tanpa kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir pada putaran pertama, sebuah rekor negatif yang harus segera diputus.
Di bawah arahan pelatih Divaldo Alves, target utama di putaran kedua adalah menjauh dari zona degradasi dan memperbaiki posisi secara drastis di klasemen. Keberadaan para pemain baru, baik asing maupun lokal, menjadi tumpuan harapan untuk merangkai hasil positif demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Optimisme tinggi dari Borja Herrera dan Aly Ndom sejalan dengan ambisi besar Persijap Jepara untuk bangkit dan menunjukkan kekuatan sesungguhnya. Seluruh elemen tim kini bersatu padu, siap berjuang keras demi meraih banyak kemenangan dan mempersembahkan kebanggaan bagi kota Jepara serta seluruh penggemar Laskar Kalinyamat.