Persebaya vs Malut United: Laskar Kie Raha Waspadai Racikan Tavares di GBT

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - SURABAYA – Pekan ke-17 BRI Super League musim 2025-2026 akan menyajikan duel sengit antara Persebaya Surabaya dan Malut United FC. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (10/1/2026) sore, menjanjikan tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola.
Kick-off pertandingan penutup paruh pertama musim ini akan dimulai pada pukul 15:30 WIB, atau pukul 17:30 WIT bagi warga Ternate dan sekitarnya. Kedua tim membawa motivasi tinggi, dengan Malut United berambisi mempertahankan tren positif dan Persebaya bertekad menutup paruh musim dengan kemenangan maksimal di kandang.
Potensi Kejutan dari Bajul Ijo di Bawah Tavares
Meskipun Malut United FC saat ini menduduki peringkat ke-4 klasemen sementara dengan 34 poin, di atas Persebaya yang berada di posisi ke-7 dengan 25 poin, Bajul Ijo patut diwaspadai. Kehadiran allenatore baru, Bernardo Tavares, membawa angin segar dan potensi kebangkitan bagi tim kebanggaan warga Surabaya.
Laga ini akan menjadi debut Bernardo Tavares sebagai pelatih Persebaya, sebuah faktor yang bisa meningkatkan semangat juang para pemain. Coach Hendri Susilo, pelatih kepala Malut United, secara khusus menyoroti potensi motivasi ekstra dari Persebaya di bawah racikan Tavares.
Persebaya sendiri tengah dalam tren positif, mencatat sembilan laga tanpa kekalahan, meliputi tiga kemenangan dan enam hasil imbang. Dua kemenangan terakhir mereka atas Madura United (1-0) dan Persijap Jepara (4-0) menjadi bukti peningkatan performa tim tuan rumah.
Konsistensi Laskar Kie Raha dan Ancaman di Kandang Lawan
Di sisi lain, Malut United FC datang dengan catatan yang sangat impresif, tak terkalahkan dalam 11 laga beruntun, dengan sembilan kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka juga menjadi tim dengan koleksi poin tandang terbanyak hingga pekan ke-16, mengumpulkan 17 poin dari laga-laga di markas lawan.
Meski demikian, pelatih Hendri Susilo menegaskan pentingnya fokus dan persiapan matang bagi anak asuhnya. “Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi siap; kami datang untuk bermain tanpa beban dan semoga para pemain bisa menjalankan game plan dengan baik sehingga mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya dalam sesi jumpa pers.
Baca Juga: Jadwal & Live Streaming Indonesia U-23 vs Laos: Kualifikasi Piala Asia 2026
Laskar Kie Raha juga menunjukkan produktivitas gol yang luar biasa, menjadi tim tersubur di liga bersama Persija Jakarta dengan total 32 gol. Gol-gol tersebut disumbangkan oleh sembilan pemain berbeda, menunjukkan kekuatan merata di lini serang mereka.
Sejarah Pertemuan dan Kisah David Da Silva
Musim lalu, Persebaya gagal meraih kemenangan atas Malut United. Pada pertemuan pertama di Gelora Kie Raha, kedua tim bermain imbang 0-0, sementara di markas Bajul Ijo, Laskar Kie Raha sukses mencuri kemenangan telak 0-2 berkat gol Jr Brandao dan gol bunuh diri Ardi Idrus.
Pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi striker Malut United, David Da Silva, yang pernah membela Persebaya pada musim 2017-2018 dan 2019-2021. Da Silva menyatakan respeknya terhadap Persebaya dan kenangan manisnya di Gelora Bung Tomo.
“Saya melihat Persebaya begitu kuat saat bermain di Gelora Bung Tomo. Namun, fokus saya sekarang bersama Malut United, saya menghormati jersey ini dan akan memberikan kemampuan terbaik pada laga besok,” tegas striker jangkung yang telah mencetak 7 gol bersama Malut United ini.
Strategi dan Dukungan Suporter
Pertarungan strategi antara Hendri Susilo dan Bernardo Tavares diprediksi akan menjadi kunci dalam menentukan hasil akhir pertandingan. Hendri Susilo telah menyiapkan game plan khusus untuk mengantisipasi potensi kejutan dari Persebaya di bawah pelatih barunya.
Sayangnya, duel Persebaya vs Malut United ini hanya akan terbuka untuk suporter tuan rumah, Bajol Ijo. Pendukung Malut United dan pemirsa di seluruh Indonesia dapat menyaksikan laga ini secara langsung melalui siaran Indosiar, dimulai pukul 15:30 WIB atau 17:30 WIT.
Dengan posisi Malut United yang berada di papan atas dan ambisi Persebaya untuk bangkit di kandang sendiri, pertandingan ini dipastikan akan berlangsung ketat. Kedua tim akan berjuang keras untuk meraih poin maksimal demi mencapai target masing-masing di paruh pertama BRI Super League musim 2025-2026.