Pep Guardiola Puji Penampilan “Luar Biasa” City di Laga Imbang Kontra Chelsea
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Meskipun Manchester City harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Chelsea pada Minggu malam, Pep Guardiola menyatakan kepuasannya atas penampilan keseluruhan timnya. Manajer asal Spanyol itu bahkan menggambarkan performa anak asuhnya sebagai sesuatu yang "luar biasa", terlepas dari dua poin yang hilang.
Hasil seri ini memperlebar jarak Manchester City dengan pemuncak klasemen Liga Primer, Arsenal, menjadi enam poin. Ini merupakan kali kedua dalam empat hari terakhir City kehilangan poin, setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol melawan Sunderland di Stadium of Light pada Hari Tahun Baru.
Dampak Hasil Imbang terhadap Perburuan Gelar Liga Primer
Arsenal berhasil mempertahankan momentum mereka di akhir pekan dengan menundukkan Bournemouth 3-2 di Vitality Stadium, berkat dua gol Declan Rice di babak kedua. Kemenangan tersebut menegaskan posisi kuat The Gunners di puncak klasemen.
Dengan kondisi ini, margin kesalahan bagi Manchester City kini menjadi sangat kecil di sisa musim Liga Primer. Ambisi mereka untuk meraih gelar Liga Primer kelima dalam enam musim akan sangat bergantung pada konsistensi dan kemenangan di setiap laga sisa.
Momen-momen Kunci dalam Pertandingan Man City vs Chelsea
Manchester City berhasil memimpin pada menit ke-42 melalui gol Tijjani Reijnders, yang melanjutkan performa impresifnya dengan mencetak gol kelima di Liga Primer musim ini. Gol tersebut seolah menegaskan dominasi awal The Citizens di pertandingan tersebut.
Sayangnya, The Blues gagal memperpanjang keunggulan mereka meskipun menciptakan serangkaian peluang emas, termasuk tendangan Erling Haaland yang membentur tiang gawang di babak pertama. Peluang-peluang yang terlewatkan ini menjadi sorotan penting.
Chelsea menunjukkan semangat juang yang patut diacungi jempol di babak kedua dan akhirnya mendapatkan imbalan atas kegigihan mereka. Gol penyama kedudukan tercipta jauh di masa tambahan waktu, ketika Enzo Fernandez melepaskan tendangan keras yang menaklukkan Gianluigi Donnarumma dari tiang belakang.
Gol penyeimbang tersebut tidak hanya menyelamatkan satu poin penting bagi tim asal London barat itu, tetapi juga mengakhiri dominasi City yang terasa di sebagian besar pertandingan. Meskipun demikian, Pep Guardiola tidak menunjukkan kekecewaan yang berlebihan terhadap hasil akhir.
Analisis Guardiola: Lebih dari Sekadar Statistik Gol
Dalam wawancaranya dengan BBC Sport setelah pertandingan, Guardiola menyampaikan bahwa evaluasinya melampaui metrik seperti expected goals. Ia menekankan pentingnya melihat performa tim secara menyeluruh.
Baca Juga: Analisis Kekalahan Timnas: Taktik Kluivert & Evaluasi Usai Laga Arab Saudi
"Ini bukan tentang expected goals atau apa yang bisa Anda dapatkan," kata Guardiola. "Ketika Anda berbicara tentang semua statistik, semua departemen yang bisa kita analisis, salah satunya adalah seberapa efektif Anda di sepertiga akhir! Namun secara umum, bagaimana kami bertahan, bagaimana kami berlari, bagaimana kami bermain – itu luar biasa!"
Manajer legendaris itu melanjutkan pandangannya dalam konferensi pers pasca-pertandingan, memberikan detail lebih lanjut tentang jalannya pertandingan. Ia mengakui bahwa timnya telah mengelola babak pertama dengan cukup baik, menunjukkan kontrol yang solid.
"Kami mengelola babak pertama dengan cukup baik. Di babak kedua, mereka (Chelsea) memiliki dua peluang karena kami kehilangan dua bola," tambahnya, menyoroti sedikit kelengahan di paruh kedua.
Guardiola juga menyinggung tentang ketidakmampuan para pemainnya untuk mengubah peluang menjadi gol, terutama dalam situasi yang menguntungkan. Ia merasa bahwa timnya memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol tambahan.
"Namun kami hanya kurang dalam penyelesaian dengan pemain-pemain berbakat di akhir, dua lawan satu, tiga lawan dua, dan tidak menciptakan banyak gol," jelasnya. "Kami luar biasa di semua departemen, kecuali kami tidak bisa mencetak gol kedua, atau ketiga, atau keempat yang kami miliki di babak pertama dan kedua."
Secara jeli, Guardiola juga mengamati perubahan pendekatan Chelsea di babak kedua. Ia menilai bahwa setelah jeda, tim tamu bermain tanpa beban, yang akhirnya membuahkan hasil.
"Tentu saja, di babak kedua, kami membuat langkah maju. (Di) babak pertama, mereka (Chelsea) sedikit lebih berhati-hati, babak kedua tidak ada yang perlu dirugikan, dan pada akhirnya mereka menemukan hadiah mereka," pungkasnya.
Tantangan Menuju Laga Kontra Brighton
Setelah hasil yang kurang memuaskan ini, Manchester City harus segera berbenah dan fokus pada pertandingan selanjutnya. Mereka akan menjamu Brighton di Etihad Stadium pada pertengahan pekan dalam pertandingan yang wajib dimenangkan.
Dengan Arsenal yang kini unggul cukup jauh di puncak klasemen, setiap pertandingan bagi Manchester City di sisa musim ini akan terasa seperti final. Tekanan untuk kembali ke jalur kemenangan dan memperkecil selisih poin akan menjadi perhatian utama Guardiola dan pasukannya.