Pegadaian Championship: PSS Waspadai Kekuatan Baru PSIS, Super Elja Siap Tempur
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Duel panas tersaji di pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026, kala PSS Sleman siap menjamu PSIS Semarang. Pertandingan bertajuk Derby Jawa Tengah ini akan digelar di markas Super Elja, Stadion Maguwoharjo, pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi Laskar Sembada yang berambisi bangkit dari keterpurukan setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari Kendal Tornado FC pada pekan sebelumnya. Hasil minor tersebut membuat PSS tertahan di posisi kedua klasemen sementara Grup Timur dengan raihan 30 poin, terpaut empat angka dari pemuncak klasemen, Barito Putera.
PSS Sleman Hadapi Tantangan Tanpa Pelatih Kepala
Kondisi PSS Sleman jelang laga krusial ini sedikit pincang karena harus tampil tanpa didampingi head coach Ansyari Lubis. Sang pelatih kepala terpaksa absen karena menjalani sanksi akumulasi kartu kuning, sebuah kerugian besar bagi tim.
Sebagai gantinya, tongkat kepemimpinan sementara dipegang oleh asisten pelatih Gilang Ramadan, yang memastikan tim siap tempur. Gilang menyampaikan bahwa persiapan tim, meskipun terbilang mepet hanya dua atau tiga hari, telah berjalan optimal dan kondisi skuad berada dalam performa terbaik.
“Untuk persiapan walaupun mungkin dua atau tiga hari ini sangat mepet, tapi kondisi tim dipastikan siap untuk laga besok," ujar Gilang saat sesi konferensi pers jelang laga pada Jumat (9/1/2026). Ia menambahkan bahwa meski ada beberapa pemain yang cedera atau tidak bisa bermain, PSS masih memiliki banyak opsi pemain berkualitas lainnya.
Evaluasi Mendalam: Fokus PSS di Menit Awal
Evaluasi menjadi agenda utama bagi tim pelatih PSS Sleman, khususnya dalam meningkatkan performa individu dan kolektif. Gilang Ramadan menekankan pentingnya para pemain untuk tampil lebih ngotot sejak menit awal pertandingan.
Data menunjukkan bahwa Tim Elang Jawa memang mengukir hasil yang lumayan oke pada putaran kedua Pegadaian Championship, dengan catatan tiga kemenangan, sekali imbang, dan satu kekalahan dari lima laga terakhir. Namun, ada satu celah yang menjadi perhatian serius: PSS selalu kesulitan mencetak gol di bawah 30 menit awal.
“Kami sudah menjalankan lima pertandingan dengan hasil tiga menang, satu draw, dan satu kalah. Kami ada beberapa mungkin bisa kelengahan dibilang fokus untuk di menit-menit awal. Memang kami sedang evaluasi itu,” kata Gilang. Ia melanjutkan, “Tim pelatih dan pemain juga gimana caranya kita fight dari menit awal. Kemudian untuk evaluasi tim, ya pastinya setiap latihan dan setelah pertandingan kami ada evaluasi. Entah itu dari tim ataupun dari individu.”
Baca Juga: Stuart Findlay Permanen di Hearts: Bek Tangguh untuk Ambisi Tynecastle
Waspada Kekuatan Baru PSIS Semarang: Perombakan Skuad yang Signifikan
Meskipun pada pertemuan pertama PSS berhasil meraih kemenangan besar atas PSIS, Gilang Ramadan menegaskan timnya tidak akan jemawa. Ia sangat mewaspadai kekuatan tim tamu yang kini telah jauh berbeda dan jauh lebih tangguh.
Perombakan skuad besar-besaran dilakukan PSIS Semarang pada bursa transfer paruh musim ini, mendatangkan belasan pemain baru yang berkualitas. Nama-nama seperti Beto Goncalves, Otavio Dutra, Esteban Vizcarra, Wawan Febrianto, hingga Rafinha kini memperkuat Laskar Mahesa Jenar, menjadikannya ancaman serius.
"Kita tahu di ronde pertama kami menang besar di kandang lawan, tapi itu tidak menjadi acuan karena kita tahu besok mereka datang dengan kekuatan berbeda, dengan banyak pemain baru dan sekarang bisa dibilang tim kuat juga,” sebut Gilang, menekankan perlunya kewaspadaan penuh.
Amunisi Baru PSS Siap Unjuk Gigi
Tidak hanya PSIS, PSS Sleman juga memiliki amunisi baru yang berpotensi diturunkan dalam pertandingan ini. Tiga rekrutan baru, yakni Lucao, Figo Dennis, dan Jehan Pahlevi, menunjukkan progres adaptasi yang memuaskan.
Meski waktu adaptasi terbilang singkat, Gilang Ramadan cukup puas dengan chemistry dan kondisi fisik yang ditunjukkan para pemain anyar ini dalam dua hari latihan. “Untuk pemain baru pastinya butuh adaptasi dengan waktu yang singkat ini. Tapi Alhamdulillah dia sudah gabung dan sudah dua hari latihan ini menunjukkan chemistry dan kondisi bagus. Kemungkinan besok bisa ditampilkan," ungkapnya, memberikan sinyal debut.
Fokus Bertahap dan Harapan Akan Fair Play
Mengenai target, tim berlogo Candi tersebut memilih untuk melangkah secara bertahap dan tidak terpaku pada hasil akhir semata. Fokus utama saat ini adalah memperbaiki performa dari pertandingan ke pertandingan, memastikan peningkatan yang berkelanjutan.
“Mengenai nanti hasilnya seperti apa kami tidak melihat itu. Yang jelas kami lihat dulu sekarang ke depannya yang ada seperti apa. Fokus step by step dari pertandingan ke pertandingan,” papar Gilang, menegaskan pendekatan pragmatis timnya. Ia juga menyinggung kontroversi kepemimpinan wasit pada laga sebelumnya, namun menegaskan hal tersebut tidak akan dijadikan alasan. "Harapan kami semoga besok wasit bisa fair dan pertandingan berjalan sukses," pungkasnya, menunjukkan profesionalisme dan harapan akan pertandingan yang adil.
Pertarungan antara PSS Sleman dan PSIS Semarang ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga adu strategi dan mentalitas. Dengan segala persiapan dan kewaspadaan terhadap kekuatan baru lawan, PSS Sleman bertekad memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukungnya di Maguwoharjo.