Panduan Skrining BPJS Kesehatan: Deteksi Dini 14 Penyakit Gratis Tahunan

Table of Contents

skrining bpjs 14 penyakit


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Menjaga kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan yang produktif dan bahagia. Untungnya, pemerintah Indonesia melalui BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining kesehatan yang sangat bermanfaat bagi seluruh pesertanya.

Program skrining BPJS Kesehatan ini bersifat gratis dan dapat diakses satu kali dalam setahun, menjadikannya kesempatan emas untuk deteksi dini berbagai kondisi kesehatan. Layanan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko penyakit kronis serta mempromosikan gaya hidup sehat.

Mengapa Skrining Kesehatan Itu Penting?

Deteksi dini penyakit memainkan peran krusial dalam keberhasilan pengobatan dan pencegahan komplikasi yang lebih serius. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, langkah-langkah penanganan dapat segera diambil.

Selain itu, skrining juga berfungsi sebagai pengingat untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian. Ini adalah bagian dari upaya promotif dan preventif BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Mengenal Fokus Skrining BPJS Kesehatan: Deteksi 14 Penyakit Kronis

Skrining BPJS Kesehatan difokuskan pada deteksi dini risiko terhadap penyakit tidak menular (PTM) yang umum di Indonesia. Program ini membantu mengidentifikasi faktor risiko yang dapat memicu 14 jenis kondisi atau penyakit kronis.

Beberapa kondisi yang menjadi perhatian utama meliputi diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), gagal ginjal kronis, serta beberapa jenis kanker seperti kanker serviks dan kanker payudara. Dengan cakupan yang luas ini, peserta diharapkan dapat lebih awas terhadap kesehatan mereka.

Prosedur Mudah Skrining BPJS Kesehatan Tahunan

Melakukan skrining kesehatan BPJS sangatlah mudah dan dapat diakses melalui berbagai cara. Anda bisa melakukannya secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN atau langsung mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Anda.

Jika memilih via Mobile JKN, cukup login ke aplikasi, pilih menu 'Skrining Riwayat Kesehatan', dan ikuti langkah-langkah pengisian kuesioner yang tersedia. Kuesioner ini berisi pertanyaan terkait riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, serta gaya hidup sehari-hari.

Baca Juga: Waspada! Meningitis Mematikan, Tapi Ada Penyelamatnya: Vaksin Jadi Kunci Pencegahan Efektif!

Setelah mengisi kuesioner, data Anda akan dianalisis secara otomatis oleh sistem BPJS Kesehatan. Apabila hasil menunjukkan adanya risiko kesehatan atau indikasi kondisi tertentu, Anda akan dianjurkan untuk berkonsultasi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di FKTP.

Siapa yang Dianjurkan untuk Skrining?

Skrining kesehatan ini dianjurkan bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan yang sudah dewasa, umumnya dimulai dari usia 15 tahun ke atas. Program ini dirancang untuk mencakup spektrum luas masyarakat guna menjaring potensi risiko sejak dini.

Terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko tertentu seperti riwayat keluarga dengan penyakit kronis, obesitas, gaya hidup kurang aktif, atau kebiasaan merokok, skrining ini sangat disarankan. Jangan tunda untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

Manfaat Jangka Panjang Skrining Rutin

Melakukan skrining secara rutin setiap tahun memiliki manfaat jangka panjang yang signifikan bagi kesehatan Anda. Ini tidak hanya tentang deteksi dini, tetapi juga tentang pemberdayaan individu untuk lebih proaktif.

Skrining rutin dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi serius di kemudian hari, meningkatkan harapan hidup, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Manfaatkan kesempatan ini untuk selalu menjaga diri dan orang-orang tercinta.

Skrining kesehatan BPJS adalah langkah preventif yang cerdas dan gratis untuk semua peserta. Ini adalah wujud nyata komitmen BPJS Kesehatan dalam mendukung kesehatan masyarakat Indonesia.

Jangan lewatkan kesempatan untuk melakukan skrining kesehatan Anda setidaknya satu kali dalam setahun. Lindungi diri Anda dari 14 penyakit kronis dengan deteksi dini dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah skrining BPJS Kesehatan ini berbayar?

Tidak, skrining BPJS Kesehatan ini gratis dan dapat diakses satu kali dalam setahun bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan.

Penyakit apa saja yang menjadi fokus skrining?

Skrining ini difokuskan pada deteksi dini risiko 14 penyakit tidak menular (PTM) yang umum, termasuk diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, stroke, PPOK, gagal ginjal kronis, serta beberapa jenis kanker seperti kanker serviks dan payudara.

Bagaimana cara melakukan skrining BPJS Kesehatan?

Anda bisa melakukan skrining melalui aplikasi Mobile JKN (pilih menu 'Skrining Riwayat Kesehatan' dan isi kuesioner) atau langsung mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Anda.

Siapa saja yang boleh ikut skrining ini?

Semua peserta BPJS Kesehatan yang berusia dewasa, umumnya mulai dari usia 15 tahun ke atas, dianjurkan untuk mengikuti skrining ini.

Apa yang harus dilakukan jika hasil skrining menunjukkan adanya risiko?

Jika hasil skrining menunjukkan adanya risiko kesehatan, Anda akan dianjurkan untuk segera berkonsultasi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Anda untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga

Loading...