Panduan Lengkap Skrining Diabetes Mellitus (DM) BPJS Kesehatan: Manfaat & Cara Akses
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus meningkat di Indonesia. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah komplikasi serius dan menjaga kualitas hidup pasien.
Kabar baiknya, BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining DM secara gratis 1 kali setahun bagi para pesertanya. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini di seluruh lapisan masyarakat.
Mengapa Skrining DM Sangat Penting?
Banyak penderita diabetes tidak menyadari kondisinya pada tahap awal karena gejalanya yang samar atau tidak muncul sama sekali. Penyakit ini seringkali disebut sebagai 'silent killer' karena dapat merusak organ tubuh secara perlahan tanpa disadari.
Dengan skrining rutin, potensi diabetes atau pradiabetes dapat terdeteksi lebih awal, memungkinkan intervensi medis dan perubahan gaya hidup. Deteksi dini adalah kunci untuk mengelola penyakit, mencegah komplikasi seperti penyakit jantung, ginjal, kebutaan, dan amputasi.
Skrining DM BPJS Kesehatan: Gratis dan Rutin
Peserta BPJS Kesehatan kini memiliki akses mudah ke layanan skrining DM yang sepenuhnya gratis dan dapat diakses setidaknya satu kali dalam setahun. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program promotif dan preventif.
Layanan skrining ini dirancang untuk menjangkau sebanyak mungkin individu, terutama mereka yang berisiko tinggi. Ini adalah kesempatan berharga untuk proaktif dalam menjaga kesehatan Anda tanpa perlu khawatir akan biaya.
Syarat dan Cara Melakukan Skrining DM dengan BPJS Kesehatan
Melakukan skrining DM dengan BPJS Kesehatan sangatlah mudah dan tidak memerlukan prosedur yang rumit. Pastikan Anda adalah peserta BPJS Kesehatan yang aktif dan memiliki kartu identitas diri yang valid.
Langkah pertama adalah mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat Anda terdaftar, seperti puskesmas atau klinik dokter keluarga. Di sana, Anda bisa menyampaikan keinginan untuk melakukan skrining diabetes kepada petugas atau dokter yang bertugas.
Baca Juga: MUI Imbau Penghentian Demo Anarkis: Lindungi Masyarakat dan Hindari Kerusakan
Proses Skrining di Faskes Tingkat Pertama
Setelah mendaftar, dokter atau perawat akan melakukan anamnesis atau wawancara mengenai riwayat kesehatan Anda dan keluarga. Anda juga akan ditanyakan mengenai gaya hidup, pola makan, dan faktor risiko lainnya yang mungkin Anda miliki.
Kemudian, akan dilakukan beberapa pemeriksaan fisik dasar seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan tekanan darah. Puncak dari skrining ini adalah pemeriksaan kadar gula darah sewaktu atau tes lain yang dianggap perlu oleh tenaga medis.
Siapa Saja yang Dianjurkan untuk Skrining DM?
Meskipun semua peserta BPJS Kesehatan berhak mendapatkan skrining gratis, ada beberapa kelompok yang sangat dianjurkan untuk rutin melakukannya. Kelompok ini termasuk individu berusia di atas 40 tahun atau mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes.
Faktor risiko lain yang perlu dipertimbangkan adalah kelebihan berat badan atau obesitas, gaya hidup tidak aktif, serta penderita hipertensi atau kolesterol tinggi. Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional juga wajib melakukan skrining secara berkala.
Setelah Skrining: Menuju Gaya Hidup Sehat
Hasil skrining akan disampaikan oleh tenaga medis, dan jika ditemukan adanya risiko atau indikasi DM, Anda akan diberikan edukasi serta rekomendasi tindak lanjut. Ini mungkin berupa perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, atau rujukan ke dokter spesialis.
Ingatlah bahwa skrining hanyalah langkah awal; komitmen terhadap gaya hidup sehat adalah fondasi utama pencegahan dan pengelolaan diabetes. Konsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan hindari stres adalah langkah penting untuk kesehatan jangka panjang.
Skrining DM BPJS Kesehatan adalah fasilitas berharga yang seharusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Jangan tunda lagi untuk melakukan deteksi dini demi kesehatan yang lebih baik.
Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dalam program skrining ini, kita dapat bersama-sama membangun masyarakat yang lebih sehat dan produktif. Ambil langkah proaktif untuk kesehatan Anda hari ini!