Johnny Jansen Temukan Pakem Bali United, Lanjutkan Tren Positif di BRI Super League

Table of Contents

BRI Super League: Johnny Jansen Mulai Temukan Pakem Bermain Bali United usai Tundukkan PSM


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bali United berhasil menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang membanggakan, setelah menundukkan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie Parepare. Kemenangan ini diraih pada Jumat malam WIB, 9 Januari 2026, menandai sebuah periode kebangkitan bagi Serdadu Tridatu.

Setelah sempat limbung dengan dua kekalahan beruntun di awal musim, tim asuhan Johnny Jansen kini menjelma menjadi kekuatan yang tangguh. I Made Tito Wiratama dkk. berhasil bangkit dan menunjukkan konsistensi luar biasa dalam beberapa laga terakhir.

Transformasi Performa Bali United di Bawah Johnny Jansen

Periode transisi di bawah Johnny Jansen, pelatih berusia 50 tahun yang mulai menukangi tim sejak Juni 2025, kini mulai menunjukkan hasil nyata. Bali United secara drastis mengubah nasibnya setelah sempat menelan kekalahan dari Persib Bandung dan Bhayangkara FC.

Dalam enam pertandingan terakhir, Bali United tak terkalahkan dengan mencatatkan empat kemenangan impresif dan dua hasil imbang. Rangkaian hasil positif ini membuktikan bahwa strategi dan filosofi bermain yang diterapkan oleh mantan arsitek PEC Zwolle tersebut mulai beradaptasi sempurna dengan skuadnya.

Benteng Pertahanan yang Kokoh: Enam Laga Tanpa Kebobolan

Salah satu pencapaian paling menonjol dari enam pertandingan terakhir Bali United adalah solidnya lini pertahanan mereka. Gawang yang dijaga oleh Mike Hauptmeijer berhasil tetap perawan, mencatatkan enam clean sheet berturut-turut.

Pencapaian ini menjadi indikasi kuat bahwa Johnny Jansen telah menemukan skema baku dan komposisi ideal di lini belakang tim. Perubahan signifikan terlihat pada posisi bek kanan, di mana Andhika Wijaya yang sebelumnya reguler kini lebih banyak menghangatkan bangku cadangan, digantikan oleh Rizky Dwi yang tampil cukup meyakinkan.

Di jantung pertahanan, duet Joao Ferrari dan Kadek Arel, dibantu oleh Ricky Fajrin di sisi kiri, membentuk tembok yang sangat sulit ditembus lawan. Kolaborasi apik ini menjadi kunci utama di balik rentetan clean sheet yang berhasil diraih oleh Serdadu Tridatu.

Peran Krusial Tim Receveur dan Ketajaman Lini Depan

Tak hanya di lini belakang, stabilitas juga ditemukan di sektor tengah lapangan dengan keberadaan Tim Receveur sebagai gelandang jangkar. Perannya yang krusial dalam memutus serangan lawan dan mendistribusikan bola telah menjadi elemen penting dalam enam pertandingan terakhir.

Baca Juga: Persis Solo Berkomitmen Lunasi Tunggakan Gaji Pemain BRI Super League

Sementara itu, barisan penyerang juga mulai menunjukkan taringnya kembali, meskipun Johnny Jansen masih melihat beberapa kekurangan. Dua gol kemenangan atas PSM Makassar dicetak oleh Mirza Mustafic saat pertandingan baru berjalan satu menit, dan disusul oleh Thijmen Goppel pada menit ke-90+4.

Kemenangan Sulit Kontra PSM Makassar dan Evaluasi Pelatih

Kemenangan 2-0 atas PSM Makassar menambah koleksi poin Bali United menjadi 27, yang menempatkan mereka di peringkat ketujuh klasemen sementara. Namun, pertandingan ini tidak sepenuhnya berjalan mulus seperti yang terlihat dari skor akhir.

Johnny Jansen mengakui bahwa pertandingan tersebut berjalan berat, terutama di babak pertama. Bali United bahkan sempat kesulitan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Syahrul Lasinari dari PSM diganjar kartu merah pada menit ke-24, disusul Ananda Raehan di menit 90+8.

Refleksi Johnny Jansen atas Performa Tim dan Keputusan Wasit

“Seperti yang sudah saya duga sebelumnya, ini menjadi pertandingan yang berat. Dalam 10-15 menit pertama, kami bermain sangat bagus,” ucap Johnny Jansen usai laga. Ia menambahkan bahwa tim seharusnya bisa menambah gol di babak pertama, namun setelah itu PSM justru berhasil menguasai jalannya pertandingan.

Pelatih berdarah Belanda ini juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya, terutama dalam menjaga rekor tak kebobolan di enam pertandingan. Terkait dengan sembilan kartu kuning dan dua kartu merah yang dikeluarkan wasit M. Erfan Efendi, Jansen memilih untuk tidak banyak berkomentar.

“Saya bangga dengan perjuangan mereka. Kami sudah tidak kebobolan lagi di enam pertandingan terakhir. Untuk banyaknya kartu dan 2 kartu merah untuk PSM, saya tidak mau terlalu banyak berkomentar tentang wasit,” tutupnya.

Prospek Bali United di Putaran Kedua BRI Super League

Momentum positif yang berhasil dibangun oleh Bali United di bawah Johnny Jansen ini menjadi modal berharga untuk menghadapi putaran kedua BRI Super League. Konsistensi pertahanan dan mulai tajamnya lini depan akan menjadi kunci dalam persaingan ketat di papan tengah dan atas klasemen.

Dengan fondasi yang semakin kuat, Serdadu Tridatu diharapkan mampu menunjukkan performa yang lebih stabil dan terus menanjak. Kebangkitan ini menjanjikan putaran kedua yang menarik bagi para penggemar Bali United, seiring dengan pakem bermain yang telah ditemukan oleh Johnny Jansen.

Baca Juga

Loading...