Jafri Sastra Cemas, Amunisi Baru PSIS Bisa Tampil Lawan PSS?
Table of Contents
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3166310/original/083708100_1593509167-PSIS_Semarang_-_Ilustrasi_Logo.jpg)
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, kini tengah dilanda perasaan harap-harap cemas. Ia sangat menanti kepastian mengenai peluang bermainnya para pemain anyar saat timnya akan menghadapi PSS Sleman. Laga krusial ini merupakan bagian dari pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026, sebuah pertandingan yang sangat penting bagi posisi kedua tim di klasemen. Menjelang duel sengit yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 15.30 WIB, Jafri Sastra masih menunggu informasi resmi. Kepastian tersebut terkait pengesahan sederet amunisi baru yang telah direkrut oleh manajemen PSIS, yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat tim. Pelatih berusia 60 tahun itu menjelaskan bahwa proses adaptasi para pemain baru Mahesa Jenar sebetulnya telah berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. Namun, pihaknya masih harus bersabar menantikan pengesahan para pemain ini agar mereka bisa diturunkan untuk bertarung melawan skuad berjuluk Elang Jawa tersebut.
Fokus Adaptasi dan Tantangan Regulasi
Jafri Sastra menyampaikan bahwa para pemain baru tersebut sudah bergabung dengan tim sejak dua minggu yang lalu. Mereka telah mengikuti semua program latihan dan bahkan menonton pertandingan terakhir PSIS sebagai bagian dari proses integrasi tim. Menurutnya, masalah adaptasi sebetulnya tidak begitu sulit bagi para pemain profesional ini. Tiga pemain asing baru yang didatangkan juga menunjukkan adaptasi yang baik, tanpa ada kendala signifikan dalam menyatu dengan tim. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah proses administrasi dan regulasi pendaftaran pemain. Pihak PSIS harus menunggu hingga dini hari nanti untuk mengetahui bagaimana pengesahan para pemain baru ini akan diputuskan oleh operator liga. Harapan besar tentu saja agar semua amunisi baru PSIS dapat segera diturunkan untuk memperkuat tim saat menghadapi PSS Sleman. Meskipun demikian, Jafri Sastra menegaskan bahwa ia telah menyiapkan antisipasi maksimal apabila para pemain ini belum bisa diturunkan.Strategi PSIS di Tengah Ketidakpastian
Pelatih asal Padang itu menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku, kepastian status pendaftaran pemain baru baru akan diketahui pada dini hari nanti. Ia dan tim pelatih sudah menyusun rencana cadangan jika skenario terburuk terjadi dan pemain baru belum bisa dimainkan. Sebelumnya, ia telah memimpin PSIS dalam tiga pertandingan tanpa kehadiran pemain-pemain baru tersebut. Oleh karena itu, pengalaman ini menjadi bekal berharga, ditambah dengan persiapan matang yang telah dilakukan setelah laga melawan Persipal Palu kemarin. Jafri Sastra menegaskan bahwa timnya akan tetap bermain dengan semangat tinggi, terlepas dari situasi pendaftaran pemain. Ia percaya pada potensi skuad yang ada untuk memberikan perlawanan terbaik di laga penting ini.Kontras Performa PSIS dan PSS Sleman
Jafri Sastra tidak menampik bahwa kondisi kedua tim saat ini sangatlah kontras, mencerminkan perbedaan yang signifikan dalam performa di Pegadaian Championship 2025/2026. Skuad Elang Jawa, PSS Sleman, saat ini berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 30 poin dari 14 laga yang telah dimainkan. Di sisi lain, Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang, masih tertahan di urutan kesembilan dengan hanya mengumpulkan delapan poin. Perbedaan posisi ini tentu menjadi gambaran jelas akan tantangan yang harus dihadapi PSIS. Pelatih berusia 60 tahun itu mengakui bahwa dirinya sudah sering bertemu dengan PSS Sleman di berbagai kesempatan. Ia mengamati bahwa setelah sempat turun kasta, PSS telah mempersiapkan timnya dengan sangat baik, menunjukkan ambisi kuat untuk bisa lolos kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. “Materi pemain PSS Sleman bisa dikatakan sangat bagus, terbukti mereka sekarang berada di peringkat kedua,” ujar Jafri Sastra. Ia menambahkan bahwa perbedaan posisi klasemen yang mencolok, antara PSS di peringkat dua teratas dan PSIS di peringkat kedua terbawah, akan menjadi motivasi tersendiri bagi anak asuhnya.Prediksi Laga dan Ambisi Jangka Panjang
Terlepas dari perbedaan yang kontras ini, Jafri Sastra memprediksi duel antara PSIS kontra PSS akan berlangsung sangat menarik. Kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih kemenangan dalam pertandingan ini, menjanjikan tontonan yang seru bagi para penggemar. “Ini bakal menjadi pertandingan yang pasti menarik karena kami ingin menang, sedangkan mereka juga ingin menang,” tegasnya. Ia yakin laga PSIS melawan PSS ini bakal menjadi duel yang sengit dan penuh drama di lapangan hijau. Untuk PSIS, Jafri Sastra realistis bahwa mengejar klasemen papan atas sudah tidak mungkin lagi pada musim ini. Tujuan yang paling realistis saat ini adalah membawa PSIS bertahan dahulu di kasta kedua, memastikan agar Mahesa Jenar tidak terdegradasi. Setelah berhasil bertahan di kasta kedua, barulah manajemen akan membicarakan rencana selanjutnya untuk musim-musim mendatang. Fokus utama adalah mengamankan posisi, baru kemudian membangun kekuatan untuk target yang lebih tinggi di masa depan.Baca Juga
Loading...